Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 87


Cleo yang saat ini berada di dalam mobil, menatap pada pria tampan yang duduk di sampingnya. Menatap pria yang tidak lain dan tidak bukan adalah suaminya, yang beberapa menit lalu membuat situasi restoran terasa mencekam.


Bagaimana tidak mencekam? Jika pria itu datang bersama beberapa pengawal, seperti hendak menangkap penjahat kelas kakap. Padahal pria itu datang ke tempat tersebut, hanya untuk menangkap istrinya yang melarikan diri.


Masih teringat dengan jelas di benak Cleo, saat Kenan masuk ke dalam restoran, dan tanpa basa-basi menarik dirinya keluar tanpa satu katapun yang terucap dibibir pria itu. Bahkan sampai detik ini Kenan masih diam seribu bahasa. Hanya terlihat guratan kemarahan di wajah tampan tersebut, dengan rahang yang mengeras menahan sesuatu yang pastinya akan meledak jika pria itu membuka mulutnya.


"Ken, aku ..." Cleo terdiam saat melihat tangan Kenan mengisyaratkan dirinya untuk diam. Karena tidak mau membuat Kenan semakin marah, Cleo memilih mengikuti perintah pria itu. "Aku tidak menyangka, dibalik wajah tegas itu menyimpan sebuah luka?" gumam Cleo dalam hati sembari mengingat perkataan Edgar sebelum Kenan datang.


Flash back on.


Cleo terkejut saat Edgar mengajaknya berselingkuh. Dia tidak habis pikir, bagaimana bisa pria itu mengajaknya melakukan sesuatu yang gila seperti itu. Meskipun Edgar sangat tampan, tapi Cleo tidak berminat sedikitpun berselingkuh dengan pria itu. Karena Cleo mempunyai prinsip yang tidak bisa diganggu gugat, yaitu setelah menikah akan setia pada pasangannya.


"Aku serius! Jika kau ingin terbebas dari Kenan, maka hanya itu cara satu-satunya."


Cleo menautkan kedua alisnya dengan bingung. "Kenapa harus dengan cara berselingkuh?"


"Karena kesalahan itu yang tidak akan pernah di maafkan oleh Kenan."


Cleo semakin bingung dengan perkataan Edgar, dan Edgar yang mengerti kebingungan Cleo, mengajak wanita itu untuk duduk kembali di tempat mereka.


"Mantan kekasih?" Cleo mengerutkan keningnya. Berpikir apakah mantan kekasih yang dikatakan Edgar, adalah mantan yang pernah dikatakan Kenan tempo hari, yang pernah dibawa ke ruangan istirahat milik Kenan. Sedangkan mengenai Mom Sofia, dia mendengar dari desas-desus para pelayan tentang ibu mertuanya yang menelantarkan Kenan dan Kaylin di saat keluarga Meyer jatuh bangkrut. Itu sebabnya Cleo tidak menyukai Mom Sofia dan kerap menyindir ibu mertuanya itu.


"Ya, mantan kekasihnya itu berselingkuh. Sama seperti yang dilakukan Ibu kandungnya dulu, yang pergi meninggalkan keluarganya yang jatuh miskin hanya untuk menikah lagi dengan pria yang lebih kaya."


Deg.


Cleo begitu terkejut mendengar penjelasan Edgar. "Jadi Mom Sofia meninggalkan suami dan anak-anaknya, untuk menikah lagi?"


Edgar menganggukkan kepalanya. "Itu sebabnya Kenan begitu membenci pengkhianatan. Dan saat mantan kekasihnya berselingkuh dengan pria lain, Kenan pun langsung membuangnya begitu saja. Padahal wanita itu sangat dicintai dan begitu berarti dalam hidup Kenan." Edgar menghela napasnya dengan kasar. "Jadi jika kau ingin lepas dari Kenan, maka berselingkuh lah dengan ku."


Belum sempat Cleo menjawab perkataan Edgar. Kenan lebih dulu datang bersama dengan para pengawal. Menariknya keluar tanpa sempat berpamitan pada Edgar yang di kelilingi oleh para pengawal Kenan.


Flash back off.


"Jadi itu sebabnya, kenan mengatakan rasa cinta hanya akan membuat seseorang terluka." gumam Cleo yang masih menatap Kenan dengan intens. "Sepertinya kenangan Mom Sofia begitu membekas di ingatannya, di tambah mantan kekasihnya melakukan hal yang sama."


Cleo kini mengetahui lebih jauh tentang Kenan Meyer, dan alasan kenapa pria itu begitu dingin dan tidak bisa mencintai wanita mana pun termasuk dirinya.