
Kenan yang masih bingung dengan sikap wanitanya yang marah-marah tidak jelas, bahkan sampai menyebut dirinya sebagai pria brengsek, memutuskan untuk kembali bertanya pada Cleopatra.
"Kenapa menyebutku sebagai pria brengsek?"
Cleopatra hanya diam saja, matanya yang begitu berat membuatnya malas untuk berbicara.
"Jawab aku!"
"Em..." Cleo berusaha membuka kedua matanya dengan perlahan. "Ck, kau itu berisik sekali! Tidak tahu apa aku ini sedang berpikir," gerutunya dengan ketus.
Kenan menghela napas dengan kasar, tangannya menyentuh wajah cantik Cleo untuk menatap wajahnya. "Katakan! Kenapa kau marah padaku? Sampai menyebutku sebagai pria brengsek?"
"Alexander aku tidak marah padamu! Tapi aku marah pada Kenan si brengsek itu, pria pembohong, penipu, tukang selingkuh. Dia bilang tidak bisa memberikan cintanya untukku, tapi sebagai gantinya akan memberikan sebuah kesetiaan. Tapi mana buktinya? Sudah dua kali!" Cleo memperlihatkan kelima jarinya tepat di depan wajah Alex. "Dua kali Kenan selingkuh! Yang pertama dengan Thalia dan yang kedua dengan Silviana."
"Silviana?" Kenan mengerutkan keningnya dengan wajah yang bingung.
"Ya, Silviana mantan kekasihnya," sahut Cleo dengan emosi, saat mengingat kembali foto-foto Kenan bersama wanita yang bernama Silviana.
"Kau itu bicara apa? Aku tidak mengerti?" Kenan semakin bingung.
"Kau tidak perlu mengerti apa pun, cukup mendengarkan apa yang aku katakan!" Cleo menyentuh bibir Alex dengan jarinya. "Oh ya ampun kau benar-benar mirip Kenan, atau karena aku yang terlalu merindukannya sampai melihatmu sebagai Kenan?"
Kenan yang sempat bingung kini tersenyum dengan lebar. "Kau merindukanku?"
"Bukan kau, tapi aku merindukan si brengsek itu." Cleo tertawa sembari mengusap wajah tampan di hadapannya. "Apa kau ingin tahu sebuah rahasia?"
Kenan menganggukkan kepalanya dengan cepat, karena ingin tahu rahasia apa yang disembunyikan Cleopatra. Mengingat wanitanya itu sedang mabuk berat, pastinya akan berkata jujur.
"Aku memiliki banyak kekasih bukan untuk bersenang-senang, tapi aku melakukannya untuk membalas sikap brengsek mereka yang suka mempermainkan wanita," ucapnya dengan berapi-api namun sedetik kemudian kembali sendu. "Tapi sekarang aku justru memiliki seorang suami yang brengsek, berselingkuh dengan mantan kekasihnya di saat aku sedang menenangkan diri untuk mencari tahu apa yang hatiku inginkan," tanpa terasa air mata menetes di kedua pipinya. Karena Cleo menyadari situasi yang saat ini dihadapinya bukan hanya karena kesalahan Kenan seorang, tapi dirinya pun ikut andil karena sudah pergi meninggalkan pria itu tanpa ijin.
"Hei kau menangis?" Kenan terkejut saat melihat Cleopatra mengeluarkan air mata, karena selama ini Cleo yang dikenalnya adalah wanita yang tangguh.
"Siapa bilang aku menangis? Aku itu hanya sedang mengeluarkan air mata," Cleo semakin terisak.
Membuat Kenan langsung memeluk wanitanya dengan erat, meskipun hati dan pikirannya masih bertanya-tanya apa yang terjadi sampai Cleo berpikiran dia berselingkuh dengan Silviana. Padahal bertemu dengan wanita itu saja Kenan tidak pernah.
"Kau tahu Alex? Hatiku ini sakit setelah Edgar memperlihatkan foto-foto kebersamaan Kenan dengan mantan kekasihnya." Cleo mengusap ingusnya pada kemeja yang dikenakan Alex.
"Edgar?" Kenan yang bingung, kini mengepalkan kedua tangannya setelah memahami apa yang terjadi.
"Kenan bilang tidak bisa mencintai seseorang, tapi kenapa si brengsek itu kembali bersama mantan kekasihnya? Berarti yang sebenarnya dia itu tidak bisa mencintaiku, bukan tidak bisa mencintai seseorang," ucap Cleo semakin menangis dengan keras.