Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 128


Melihat Kenan yang terkejut dengan kedatangannya, Silviana pun berinisiatif berjalan mendekat pada mantan kekasihnya yang tengah bersama istrinya. Ya, Silviana mengetahui kabar pernikahan Kenan bersama wanita yang bernama Cleopatra. Wanita cantik mantan model papan atas, yang merupakan putri dari David Mateo dan Gemini Richard.


"Akhirnya kau pulang juga," Silviana mengulangi perkataannya setelah berada di depan Kenan. Di depan pria yang sejak tadi di tunggu-tunggu nya bahkan sejak kemarin. Karena sudah dua hari ini Silviana datang ke mansion Meyer hanya untuk bertemu dengan mantan kekasihnya itu, namun sayangnya Kenan tidak ada. Dan hari ini dia beruntung mantan kekasihnya itu sudah kembali.


"Oh ya ampun, ulat bulu yang satu hilang datang ulat bulu yang lainnya," gerutu Cleo sambil menghela napas dengan kasar. Dia tidak peduli perkataannya membuat Kenan, ataupun wanita yang ia kenali sebagai mantan kekasih suaminya itu menatap dengan terkejut.


"Ah.. Anda pasti Cleopatra Mateo? Perkenalkan aku Silviana," ia mengulurkan tangannya. Meskipun merasa tersindir dengan perkataan wanita tersebut, tapi Silviana harus bisa menahan emosi di depan Kenan, agar apa yang menjadi tujuannya datang ke mansion Meyer bisa ia dapatkan.


"Cleopatra Meyer!" Cleo meralat namanya dengan penuh penekanan pada kata Meyer, sambil menjabat uluran tangan tersebut. Dia sengaja melakukannya untuk mempertegas posisinya sebagai istri dari Kenan Meyer di depan Silviana. Di depan wanita yang baru kali ini dia lihat secara langsung, karena sebelumnya hanya melihat dari foto yang di perlihatkan Edgar.


"Oh ya ampun, maaf aku lupa nama Anda sekarang Cleopatra Meyer," Silviana tertawa kecil namun mengutuk dalam hati. "Sombong sekali dia! Padahal nama Meyer ada dibelakang namanya juga karena aku yang pergi dari Kenan, jika tidak nama Meyer sudah menjadi nama belakang ku."


"Ada apa kau kemari?" Kenan yang sejak tadi diam karena terkejut dengan kedatangan Silviana, kini ikut berbicara menanyakan maksud kedatangan mantan kekasihnya itu. Karena sudah hampir dua tahun lebih wanita itu menghilang, dan tak pernah menampakkan batang hidungnya sejak hubungan mereka berakhir.


"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan mu," Silviana menatap intens wajah Kenan. Wajah tampan yang dulu sering menemani tidur di tiap malam-malamnya, dan selalu ia rindukan selama ini.


"Ehem.. mata, itu mata ya ampun!" Cleo berdeham dengan keras sembari menyindir, membuat Silviana mengalihkan tatapan matanya.


"Em.. bisa kita bicara empat mata?" pinta Silviana.


Kenan langsung menatap Cleo, begitu pun sebaliknya. Pasangan suami-istri itu saling menatap dalam beberapa detik tanpa ada yang bersuara. Kenan berharap wanitanya itu melarang, dan memperlihatkan kecemburuannya. Namun sayangnya Cleo terlihat biasa saja setelah sempat terlihat gusar.


"Baiklah.. kalau begitu aku tinggal ke dalam," Cleo berjalan meninggalkan keduanya, setelah mengecup Kenan terlebih dahulu.


Melihat wanitanya pergi tanpa ada rasa cemburu sama sekali, membuat Kenan sedikit kecewa. "Katakan ada apa?" ucapnya dengan dingin.


"Aku merindukanmu..."


"What?"


"Aku merindukanmu Kenan Meyer," Silviana mengulangi perkataannya.