Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 56


Kenan terus melangkahkan kakinya membawa Cleo pergi, tanpa mempedulikan dibelakangnya terjadi keributan antar pengawal pribadinya dengan pengawal Cleopatra. Dia pun tidak mempedulikan wanitanya yang sejak tadi tidak mau diam, dengan memukuli punggungnya secara brutal.


"Kenan turunkan aku! Kau tidak malu dilihat oleh banyak orang?" Cleo berkata dengan jujur, karena semua orang yang ada di dalam pusat perbelanjaan tersebut menatap kearah mereka. Belum lagi kekacauan yang terjadi di butik yang masih bisa dilihat oleh kedua matanya, dimana para pengawal mereka saling adu kekuatan. "Kenan kau tuli ya? Aku bilang turunkan aku!"


Kenan hanya diam tidak mempedulikan perkataan wanitanya, dia terus berjalan dengan satu tujuan yaitu membawa Cleo dan mengurungnya agar tidak lagi melarikan diri.


"Stop!"


Langkah kaki Kenan terhenti saat melihat wanita muda dan cantik berdiri di depannya dengan beberapa pengawal, wanita yang terlihat tengah hamil itu tidak lain dan tidak bukan kakak iparnya yang bernama Baby Arbeto.


"Ada apa ini?" Baby berpura-pura tidak tahu dengan apa yang terjadi, sambil menahan tawanya saat melihat Cleopatra digendong layaknya sebuah barang.


"Baby.. Baby.. tolong aku!" teriak Cleo dengan penuh semangat, saat mengetahui kedatangan kakak iparnya itu. Karena dengan adanya Baby, maka Kenan tidak akan berani berbuat seenaknya apalagi memaksanya untuk pulang. "Cepat turunkan aku! Sebelum Baby mengadukan perbuatanmu pada seluruh keluarga ku!" ancam Cleo dengan harapan rencananya akan berhasil.


Dan ternyata rencananya itu berhasil, karena di detik itu juga Kenan menurunkannya. Namun saat Cleo hendak menghampiri Baby, langkah kakinya terhenti ketika lengannya di tarik dan digenggam erat oleh pria itu.


"Aku ingin membawanya pulang, tapi Cleo menolak. Jadi terpaksa menggunakan cara ekstrim." Jelas Kenan pada kakak iparnya.


"Oh..." Baby menganggukkan kepalanya.


"Ya Tuhan, kenapa dia hanya mengatakan oh?" gumam Cleo dalam hati, sambil menatap tajam kakak iparnya.


"Jadi apa boleh aku membawa istriku?" tanya Kenan dengan sopan. Karena bagaimanapun wanita yang ada dihadapannya itu adalah kakak iparnya.


"Tentu saja boleh, kau kan suaminya." jawab Baby.


Sontak saja membuat Cleo hampir terjungkal kebelakang, saat mendengar jawaban Baby yang mengijinkan Kenan membawanya pergi.


"Baby, kau—"


"Terima kasih," dengan cepat Kenan menggendong kembali wanitanya.


"Oh my God, turunkan aku!" teriak Cleo. Tangannya memukul punggung tegak Kenan dengan sekuat tenaga. "Baby Arbeto awas kau! Dasar kakak ipar laknat!" Cleo terus mengumpat, apalagi saat melihat Baby tersenyum sembari melambaikan tangan.


"Bye Cleo, hati-hati di jalan ya!" teriak Baby dengan tersenyum, menatap Kenan dan Cleo yang menghilang di balik pintu lift.


"Nona..." Alex datang dengan tergesa-gesa. "Nona apa Anda baik-baik saja? Dan di mana Nona Cleo?" tanya Alex dengan wajah yang panik, karena tadi sempat kecolongan saat beberapa pengawal Kenan menyerang. Dan karena kalah jumlah, membuat Alex sedikit kewalahan.


"Aku baik-baik saja, dan Cleo sudah dibawa suaminya," jawab Baby dengan santai, lalu berjalan pergi dari tempat tersebut.


"Tapi Nona,"


"Sudah ayo kita pulang! Atau kau mau ikut bersama Cleo dan suaminya?"


Alex dengan cepat meng-gelengkan kepala, karena tidak mau berurusan kembali dengan Nona Cleopatra yang selalu membuatnya pusing dan kesal setengah mati.