
Setelah sampai di pusat perbelanjaan, Cleo berjalan dari outlet satu ke outlet yang lainnya untuk mencari sesuatu yang sebenarnya ia sendiri tidak tahu apa yang dicarinya. Karena sebenarnya Cleo hanya ingin membuang waktu, dengan keseruan yang selama ini tidak bisa ia lakukan saat bersama Kenan.
"Kau tahu Alex? Inilah yang dinamakan kehidupan," Cleopatra berjalan memilih pakaian yang terbuka dan mini untuk ia kenakan nanti malam saat pergi ke Club. "Tidak ada yang melarang ini itu, tidak ada lagi yang mengatur, terutama tidak ada pengawal Kenan yang menguntit," ucapnya sambil menatap ke kiri dan kanan.
Alex hanya diam sambil menghela napas panjang. "Anda tidak tahu saja," gumamnya dalam hati, menatap kearah beberapa orang yang mengikuti mereka sejak dua hari yang lalu. Karena Alex tahu jelas siapa orang-orang tersebut, yang sudah membuat semua pria yang ada di dalam Club tidak berani mendekati Cleopatra.
Bahkan tanpa di sadari nona Cleopatra, orang-orang itu juga yang membuat para pria yang ada di pantai tadi menghilang satu persatu. Hanya agar tidak ada yang bisa melihat Cleopatra yang sedang mengenakan bikini.
"Tapi Nona, dari yang aku lihat Anda justru sedang mengharapkan seseorang mengikuti Anda?" tebaknya saat melihat Cleopatra terus menatap sekitarnya seperti sedang mencari seseorang.
"Ck, kau itu bicara apa?" Cleo kembali fokus melihat-lihat pakaian, karena tidak ingin Alex menyadari isi hatinya yang memang mengharapkan seseorang itu ada di sini. Orang itu tidak lain dan tidak bukan Kenan Meyer.
Meskipun Cleo merasa bahagia bisa terbebas dari Kenan, tapi jauh di lubuk hatinya yang terdalam ia ingin sekali bertemu pria itu. Tapi sayangnya pria tersebut sama sekali tidak mencarinya atau berusaha untuk menemuinya. Karena sudah tiga hari Cleo berada di Bali, tapi pria itu tidak menunjukkan batang hidungnya sama sekali.
"Cleopatra..."
Cleo yang tengah melamun, tersadar saat mendengar namanya dipanggil seseorang, ia pun menatap sekitarnya begitu pun dengan Alex.
"Edgar?" kedua mata Cleo membulat, saat mengetahui sepupu Kenan yang memanggilnya.
"Hei ada apa ini?" Edgar yang ingin mendekati Cleo, ditahan oleh beberapa orang yang berpakaian hitam-hitam. "Cleo mereka siapa?" tanya Edgar dengan terkejut.
"Mereka pengawal pribadi ku," jawab Cleo sembari menyuruh para pengawal untuk melepaskan Edgar.
"Wow.. beberapa hari tidak bertemu, rupanya kau sudah berubah menjadi seorang Putri yang dikawal oleh para pengawal pribadi," goda Edgar sambil menatap para pria bertubuh kekar yang menghalanginya tadi.
"Hei.. kita ini baru bertemu kembali, tapi kenapa kau sangat ketus?" Edgar menggelengkan kepalanya.
"Oh come on Edgar, aku bukan anak kecil yang bisa kau bodohi! Yang dengan mudahnya beranggapan pertemuan kita ini hanya sebuah kebetulan. Jadi katakan ada apa?"
Edgar langsung tertawa mendengar apa yang dikatakan Cleo, dia semakin mengagumi wanita cantik itu yang dengan cepat tanggap mengerti maksud kedatangannya.
"Aku membawa kabar tentang Kenan Meyer."
Cleo mengerutkan keningnya. "Really? Tapi sayangnya aku tidak tertarik," ucapnya dengan berbohong, bergegas pergi dari tempat tersebut.
"Benar kau tidak tertarik? Apa kau tidak penasaran apa yang membuat Kenan Meyer sampai hari ini tidak menemuimu?" teriak Edgar.
Deg.
Cleo menghentikan langkahnya, lalu berbalik menatap Edgar dengan wajah penuh tanya.
"Tidak mungkin bukan, seorang Kenan Meyer tidak mengetahui kau bersembunyi dimana? Kau pun pasti bertanya-tanya, kenapa sampai detik ini dia tidak datang menjemputmu," ucap Edgar kembali.
...Pengumuman...
...Bagi yang sudah membeli Novel cetak Mars Untuk Kejora segera DM ke Ig mom_tree_17 karena give away nya akan di mulai 🤗 Dan untuk MT lovers yang belum pernah nonton webseries Emergency Wedding, Mom punya voucher nonton gratis bagi yang memenuhi syarat. Jadi DM ke Ig mom sekarang juga😘...