Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 86


Di sebuah restoran yang letaknya begitu jauh dari perusahaan Meyer berada. Tampak seorang wanita cantik yang tengah tertawa lepas, bersama seorang pria tampan yang tampak memandang wanita itu dengan tatapan penuh kekaguman. Mereka tengah asik membahas keberhasilan keduanya, yang bisa melarikan diri dari banyaknya pengawal pribadi Kenan Meyer.


Ya, Cleo akhirnya bisa melarikan diri dari perusahaan Kenan, dengan dibantu oleh Edgar tentunya. Pria yang berstatus sebagai sepupu Kenan itu memberitahunya jalan keluar dari pintu belakang, dan menunggu dirinya di tempat yang sudah disepakati bersama.


"Aku tidak menyangka Kenan memiliki sepupu yang sangat tampan sepertimu," puji Cleo dengan jujur sambil mengaduk minuman nya.


"Aku tampan?"


Cleo menganggukkan kepalanya dengan cepat.


"Kalau aku tampan, itu artinya kau tertarik padaku?"


"Tentu saja," jawab Cleo sambil tersenyum.


Membuat Edgar membelalakkan kedua matanya. Karena baru kali ini ada wanita yang tanpa malu, dan penuh percaya diri mengatakan tertarik padanya.


"Tapi hanya sebatas tertarik, tidak lebih dari itu! Karena kau tahu bukan? Aku sudah menikah," Cleo menunjukkan cincin yang melingkar di jari manisnya.


"Ya, I know," Edgar meng-gelengkan kepala, untuk menghapus praduganya yang sempat berpikiran macam-macam tentang Cleopatra. "Jadi.. kenapa kau melarikan diri?" tanya Edgar mengalihkan pembicaraan mereka.


"Kenapa kau membantuku?" Cleo balik bertanya.


"Karena aku ingin."


"Begitu pun aku. Karena aku sedang ingin melarikan diri," sahut Cleo sambil tertawa.


Edgar ikut tertawa sambil menggelengkan kepala. Dia tidak habis pikir, ada wanita secantik Cleo yang begitu asik diajak berbicara dan bercanda. Dan bukan hanya itu saja, Edgar juga begitu kagum pada Cleo karena sudah berani melawan seorang Kenan Meyer, yang terkenal arrogant dan dingin.


"Kau tidak takut Kenan marah, dengan tindakanmu ini?"


Cleo mengangkat kedua bahunya dengan raut wajah yang cuek.


"Serius kau tidak takut?"


Cleo lagi-lagi menjawab dengan gerakan tubuhnya. Dia tidak mempedulikan pertanyaan Edgar, dan lebih memilih menikmati minuman yang dipesannya.


"Berarti tidak masalah jika dalam waktu lima belas menit ke depan, Kenan datang ke tempat ini menemukanmu?"


Edgar tersenyum sembari menatap jam dipergelangan tangannya. "Aku rasa dalam waktu kurang dari empat belas menit, Kenan dan anak buahnya akan sampai ke tempat ini."


"Are you serious?" tanya Cleo dengan panik.


Edgar menganggukkan kepalanya, dia tahu betul siapa Kenan dan kekuatan dari pria itu.


"Kenapa tidak bilang dari tadi?" Cleo segera berdiri dari tempat duduknya.


"Tunggu! Tadi kau bilang tidak takut?" Edgar menahan Cleo sambil tertawa, saat melihat wajah cantik itu berubah menjadi panik.


"Aku memang tidak takut, tapi aku masih ingin bebas seharian ini," Cleo yang hendak pergi dari tempat tersebut, menghentikan langkahnya saat teringat sesuatu. "Kau tidak mau membantuku melarikan diri lagi?"


Edgar tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. "Aku membantumu pun percuma, karena Kenan pasti akan menemukan di mana pun kau bersembunyi."


"Benar juga," Cleo menghela napasnya dengan kasar.


"Tapi aku bisa membantumu, kalau kau—"


"Kalau aku apa?" tanya Cleo dengan sangat antusias.


"Kalau kau memang benar-benar ingin melarikan diri selamanya dari Kenan."


"Apa maksudmu?" Cleo mengerutkan keningnya.


"Maksudku sangat jelas Nona Cleopatra, aku tahu betul pernikahan kalian karena terpaksa. Lebih tepatnya lagi karena keinginan dan ambisi Kaylin, jadi.. jika kau ingin terbebas dari Kenan. Aku bisa membantumu."


Cleo sedikit terkejut saat Edgar mengetahui latar belakang pernikahannya.


"Dengan cara apa?"


"Berselingkuh denganku!"


"What? Kau gila ya?"


Edgar hanya tersenyum penuh arti, menandakan apa yang dikatakannya itu sangat serius. Tidak ada salahnya bukan? Mengulangi kembali cerita masa lalu dengan kasus yang sama.