Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 42


"Akan aku hapus poin itu!" Kenan tersenyum tipis.


"What? Kau gila ya? Kau tidak bisa berbuat seenaknya padaku!" Cleo mendorong dada bidang Kenan agar terbebas dari tubuh kekar tersebut.


"Tentu saja aku bisa, dan itu hukuman untukmu karena sudah membuat harga diriku jatuh." Kenan melepaskan tubuh Cleo, lalu hendak pergi dari tempat tersebut. Namun langkah kakinya terhenti, saat mendengar suara tawa wanita yang berstatus sebagai istrinya itu.


"Kau itu aneh sekali, apa kaitannya pekerjaanku dengan harga dirimu yang jatuh?" tanya Cleo dengan sinis.


"Tentu saja ada! Coba kau pikir," Kenan mendorong kening Cleo dengan telunjuknya. "Apa kata orang saat melihat foto tela-njang mu itu beredar di semua sosial media?"


"Aku tidak tela-njang, aku memakai bikini." Protes Cleo.


"Sama saja!" Ucap Kenan dengan tegas.


"Oh ya ampun, beginilah jika berbicara dengan seorang pembisnis yang dingin dan antipati terhadap wanita. Jadi dia tidak bisa membedakan mana yang te-lanjang, dan mana yang memakai bikini," gerutunya.


"Apa kau bilang?" Kenan menautkan kedua alisnya.


"Tidak ada," Cleo mengangkat kedua bahunya. "Intinya aku tidak akan pernah berhenti bekerja sebagai seorang model." Putus Cleo tanpa mau diganggu gugat.


"Tapi kau tidak punya pilihan," Kenan menyeringai tipis.


"Kau jangan macam-macam!" Kenan mencengkram tangan Cleo, menarik wanita itu kearah tempat tidur lalu menghempaskan nya. "Kau begitu suka mempertontonkan tubuh tela-njang mu ini kan?" Kenan menarik paksa pakaian yang dikenakan Cleopatra hingga semua kancingnya terlepas, memperlihatkan tubuh bagian depannya yang kini hanya tertutupi b-ra. "Jadi tela-njang lah untukku!" Kenan menyatukan kedua tangan Cleo diatas kepala, dan tanpa membuang waktu melu-mat bibir wanita itu yang sejak tadi melawannya, menyapu keseluruh permukaan kenyal tersebut dengan begitu menuntut. Menyalurkan amarah dan gairah yang mulai bangkit ditubuhnya melalui ciuman tersebut.


Akh..


Cleo mende-sah dengan suara tertahan, saat tangan Kenan meraba keseluruhan tubuhnya tanpa menghentikan ciuman panas mereka. Apalagi saat tangan itu bermain di kedua da-danya, membuat seluruh tubuhnya terasa terbakar.


"Ken..." Cleo menyebut nama Kenan saat tautan bibir mereka terlepas, menatap pria yang kini berada di atas tubuhnya dengan kilatan mata yang dipenuhi oleh gairah.


"Kau suka?" Kenan menyeringai tipis, menyentuh bibir Cleo dengan ibu jarinya. "Kau menginginkannya?"


Cleo menganggukkan kepalanya dengan cepat, karena dari semalam dia penasaran bagaimana rasanya making love. Karena selama ini ia hanya merasakan making out dengan para kekasihnya.


Kenan menyeringai tipis sambil menundukkan wajahnya di dekat telinga Cleopatra. "Aku harap kau tidak akan menyesal atas keputusanmu!" bisiknya.


"Apa maksud.. hmp..." perkataan Cleo tenggelam saat bibirnya kembali dilu-mat oleh Kenan. Pria itu kini bukan hanya mencium bibirnya saja, tapi juga mulai membuka satu persatu kancing kemejanya sendiri. Sehingga tubuh atas pria itu kini polos, memperlihatkan betapa kekar dan berotot nya tubuh seorang Kenan Meyer.


🍃 Unboxing nya nanti malam ya, Kenan& Cleo lagi pemanasan dulu 😂🤭