
"Ada apa ini, A? Kenapa Alex datang ke mansion Meyer dan membuat keributan?" tanya Cleo tanpa basa-basi, saat melihat sosok Agam yang berada di ruang kerja.
"Lihat ini!" Agam melempar ponselnya keatas meja.
Cleo mengambil ponsel tersebut, melihat satu persatu foto dan video yang ada di ponsel milik Agam. Awal melihat foto-foto tersebut, Cleo belum menyadari objek yang ada di dalam foto tersebut. Namun setelah melihat dengan jelas sosok wanita dan sosok pria yang ada di foto dan video tersebut, raut wajahnya berubah mengeras.
"Seseorang mengirimnya padaku," Agam yang sedang duduk di kursi kerjanya, beranjak mendekati Cleo. "Sebenarnya ada apa? Dan kenapa tidak mengangkat panggilan teleponku?"
Cleo mengembalikan ponsel milik Agam, sambil menghela napasnya dengan kasar. "Kau tidak salah bertanya padaku? Aku saja baru tahu semua ini," ia tersenyum tipis. Namun kedua tangannya mengepal dengan sangat kuat, untuk menahan emosi yang mulai berkecamuk dihatinya. "Lagi pula ponselku ada pada Kenan, jadi bagaimana caranya mengangkat panggilan darimu."
"Apa? Ponselmu ada pada Kenan? Bagaimana bisa!"
"Panjang ceritanya," Cleo memilih tidak bercerita pada Agam, karena situasinya yang tidak memungkinkan.
Agam menghela napasnya dengan kasar. Ia tidak habis pikir, rumah tangga seperti apa yang dijalani oleh adiknya itu. Sampai-sampai ponsel Cleo berada di tangan suaminya, sementara pria itu tengah tidur bersama wanita lain. "Aku yakin kau mengenal wanita itu, karena terlihat jelas dari raut wajahmu yang tidak terlalu terkejut."
"Ya, aku mengenalnya. Namanya Thalia, dia anak bawaan dari suami Mom Sofia."
"Sofia?" Agam mengingat-ingat nama tersebut. "Bukankah Sofia Ibu kandung Kenan Meyer? Dia ada di sini?" karena setahu Agam ibu kandung Kenan tinggal di luar.
"Sekarang apa yang ingin kau lakukan?" tanya Agam dengan serius.
"Tidak ada."
"Tidak ada?" Agam mengulangi perkataan Cleo dengan kening yang berkerut. "Kau serius? Tapi Cleopatra mereka—"
"Oh ayolah A, apa kau percaya dengan semua foto dan video itu?" potong Cleo dengan tertawa sinis.
"Foto dan video itu asli Cleopatra Mateo," jawab Agam dengan penuh penekanan. "Tapi apa yang terjadi adalah sebuah permainan, yang dimainkan oleh orang yang sangat tidak berpengalaman." Agam yang merupakan bagian dari tim Delta, tentu saja tidak bisa di bodohi oleh foto dan video yang dikirim oleh orang yang tidak dikenalnya.
"Exactly," Cleo menjentikkan jarinya.
"Tapi Cleo.." Agam terdiam sesaat sebelum meneruskan perkataannya. "Meskipun foto dan video itu dibuat hanya untuk jebakan, tapi nyatanya Kenan terjebak. Dan aku tidak menjamin, suamimu sudah meniduri wanita itu atau belum."
Cleo tersenyum tipis mendengar apa yang dikatakan Agam, karena sejujurnya itulah yang membuatnya marah. Kenan terjebak dengan wanita sekelas Thalia, dan tentu saja dia bisa menebak dalang dari semua itu adalah Mom Sofia. Karena siapa lagi yang bisa membuat seorang Kenan Meyer terjebak, selain orang yang dekatnya yaitu keluarganya sendiri.