Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 23


Pernah satu kali dirinya membuat perusahaan milik keluarga Orion bangkrut. Tapi lagi-lagi Kaylin melakukan tindakan bodoh, membantu Orion dengan cara menjual saham yang dimiliki adiknya itu yang ada di perusahaannya.


Saham yang Kenan berikan itu dijual begitu saja oleh Kaylin, dan uangnya dipergunakan untuk membantu perusahaan baji*ngan itu. Sungguh miris bukan, adiknya yang cantik dan pintar itu mendadak dibuat bodoh hanya karena satu kata yaitu cinta.


"Sekarang apa yang ingin kau lakukan?" tanya Kenan setelah cukup lama terdiam. Karena dia curiga adiknya akan merajut kasih kembali dengan bajingan itu.


"Tentu saja aku akan membalas rasa sakit hatiku pada Cleopatra!" jawab Kaylin dengan tersenyum sinis. Dia sudah tidak sabar membuat jala*ng itu sengsara tinggal di mansion mereka.


Kenan lagi-lagi menghela napasnya. "Lakukan apa pun mau, tapi ingat satu hal! Tidak ada kekerasan fisik!"


"Ya, aku tahu." Kaylin merangkul lengan Kenan dengan manja. "Terima kasih kak, karena sudah mengabulkan keinginanku."


"Tidak perlu berterima kasih, karena ini untuk yang terakhir kalinya! Dan lupakan niatmu jika ingin kembali pada Orion, karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah menyetujuinya."


Kaylin menganggukkan kepalanya walau dengan berat hati. "Tapi aku tidak berjanji kak, karena sekarang sudah tidak ada lagi penghalang hubungan kami. Karena Cleopatra sudah menikah denganmu," gumam Kaylin dalam hati.


Ya, niat Kaylin meminta kakaknya menikah dengan Cleopatra selain untuk membuat wanita itu sengsara. Tapi juga untuk membuat hubungan Orion dan wanita itu putus, hingga dengan mudah Kaylin akan membuat Orion mencintainya lagi. Dan untuk restu kakaknya, Kaylin yakin suatu saat Kenan akan kembali menerima hubungannya dengan Orion.


"Bagaimana kabar Edgar? Kenapa dia tidak datang?" tanya Kenan.


"Baiklah, sekarang kau istirahat!" Kenan berjalan menuju pintu yang ada di ruangan tersebut, karena saat ini mereka berada di ruang kerjanya.


"Kak, kau akan kembali ke Hotel?" tanya Kaylin.


Kenan hanya diam tidak menjawab pertanyaan adiknya, dia membuka pintu tersebut lalu berjalan menuju kamarnya. Karena saat ini yang dibutuhkan Kenan hanya satu yaitu beristirahat, karena tubuh dan pikirannya sangat lelah. Dan untuk Cleo, besok pagi dia akan menyuruh supir pribadinya menjemput wanita itu.


*


*


Sedangkan di tempat yang berbeda, Cleo yang sudah bersiap dengan lingerie seksi berbahan tembus pandang, menatap gelisah pada jam yang tertera di layar ponselnya. Karena sudah larut malam Kenan belum juga masuk ke dalam kamar mereka.


"Di mana si dingin itu? Tidak tahu apa, aku sudah tidak sabar?" Walaupun tadi sempat marah karena dijatuhkan begitu saja oleh suaminya, tapi Cleo tidak sakit hati dan menyerah begitu saja pada sosok Kenan Meyer.


Terlebih lagi Cleo sangat penasaran dan ingin tahu bagaimana rasanya bercinta, setelah selama ini mempertahankan mati-matian mahkotanya itu. Karena terkadang Cleo hampir lepas kendali saat terpancing gairah dengan permainan para kekasihnya. Dan sekarang statusnya yang sudah menjadi seorang istri, sudah memperbolehkannya untuk bercinta dan memberikan mahkota nya itu pada Kenan, meskipun tidak ada rasa cinta diantara mereka.


"Kenan Meyer, kau akan habis di tangan ku kalau sampai melarikan diri di malam pertama kita!" Geram Cleo dengan wajah menahan amarah.