
"Di minum Kak!"
Kenan hanya menatap gelas tersebut dalam diam, lalu menatap Mom Sofia. "Aku harus kembali ke kantor, jagalah kesehatan Anda."
"Tunggu Nak!" Sofia menahan putranya yang hendak berdiri. "Sebelum pergi, setidaknya minumlah dulu. Kasihan Thalia yang sudah membuatnya."
Kenan hanya diam tanpa mau mengambil minuman yang disodorkan Thalia. Karena pantang bagi dirinya, meminum atau memakan apa pun buatan orang lain di luar Mansion, kecuali restaurant atau tempat makan langganannya. Kalaupun dia terpaksa makan di tempat lainnya, maka Kenan akan menyuruh Bram lebih dulu memakan atau meminumnya.
Meskipun terdengar sangat kejam, karena menjadikan Bram kelinci percobaan. Tapi dia membayar Bram dengan bayaran yang setimpal.
"Kenapa hanya dilihat? Apa kau takut Mommy menyuruh Thalia menaruh racun di minuman itu?" ucap Sofia dengan sendu. Melihat Kenan yang diam saja tanpa menyentuh gelas tersebut, membuat Sofia tersenyum dalam hatinya. "Thalia minumlah!
"Baik Mom," Thalia meminum minuman tersebut.
"Lihat! Thalia baik-baik saja bukan?" Sofia meneteskan air mata di kedua pipinya. "Kenapa kau begitu membenci sampai mencurigai Mommy? Mom hanya melakukan satu kesalahan bukan kejahatan, tapi kenapa kau tidak bisa memaafkan Mommy?" Ucap Sofia dengan terisak.
Deg.
Kenan tak dapat berkata-kata, benar apa yang dikatakan Mom Sofia. Mommy nya itu hanya melakukan kesalahan bukan kejahatan, tapi entah mengapa dia begitu curiga hingga membencinya.
"Mom jangan menangis! Ingat apa yang dikatakan dokter, mommy tidak boleh banyak pikiran. Kak Kenan bukan bermaksud curiga, benarkan kak?"
Kenan menjawab dengan anggukan kepala.
"Lihat Mom, sekarang aku akan membuatkan minuman lagi untuk kak Kenan." Thalia bergegas pergi dengan senyum licik dibibirnya. Membawa air minum yang sudah dia persiapkan, lalu memberinya pada Kenan.
"Akhirnya!" Sofia turun dari atas ranjang, melihat putranya yang tergeletak tak berdaya di atas tempat tidur nya.
"Mommy memang pintar, tahu kalau Kenan pasti akan menolak minuman yang pertama." ujar Thalia dengan tersenyum.
"Tentu saja aku pintar, lagi pula pria seperti Kenan pasti akan selalu waspada di segala hal. Tapi dia akan mudah di tipu hanya dengan sedikit trik kesedihan." Sofia tertawa puas, karena rencananya berjalan dengan lancar. Semua memang sudah ia siapkan dengan sempurna, sampai kamera CCTV yang ada di seluruh apartemen sudah di matikan olehnya.
"Tapi Mom kenapa kita tidak memberikan obat perangsang saja? Bukankah lebih baik jika dia menyentuhku?"
"Ck, kau itu bodoh sekali? Meskipun Kenan di berikan obat perangsang, dia pasti akan memilih pulang untuk menuntaskannya pada Cleo, bukan padamu!"
"Iya juga."
"Tunggu apa lagi? Cepat buka semua pakaian Kenan dan pakaianmu! Mom akan memotretnya dan memberikan foto itu pada Cleopatra. Mom yakin wanita itu pasti akan meminta cerai setelah melihat foto-foto kalian. Dan Kenan pasti tidak akan ingat apa yang terjadi dengan kalian, dan seharusnya percaya kalau kalian sudah melakukannya."
Bagi Sofia percaya atau tidaknya Kenan sudah menyentuh Thalia, bukan menjadi inti masalahnya. Karena tujuan Sofia sebenarnya adalah ingin memisahkan Cleo dengan putranya, membantu wanita itu mendapatkan cara agar terbebas dari pernikahan itu. Karena dia tahu Cleo tidak mencintai putranya, namun tidak bisa berbuat apa-apa karena Kenan yang begitu memaksa.
Dan bukan hanya itu saja, Sofia juga akan memberikan foto-foto syur Kenan dengan Thalia pada keluarga besar Mateo. Agar putranya itu tidak bisa lagi mendekati Cleopatra dengan cara apa pun. Karena dari apa yang didengarnya, keluarga Mateo tidak akan memberikan maaf bagi siapa pun yang menyakiti anggota keluarganya.
🍃 Pengumuman.
Hai MT lovers, Mom mau kasih kabar gembira nih 🤗 Novel Emergency Wedding sudah ada dalam bentuk Webseries, yang akan diperankan oleh Dinda Kirana dan Ryukenlie. Jangan lewatkan tayangan perdananya di Genflix tanggal 27 Mei 2022 pukul 19.00. Jangan lewatkan penampilan Boy dan Tita di genflix ya 🤭 dan terus dukung Novel Mommy tree. Love u all dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rejeki. Aamiin 🤲