Deal, Kita Menikah!

Deal, Kita Menikah!
Part 45


Setelah selesai membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian, Cleo segera keluar dari kamar untuk menemui Kenan. Karena tadi malam dan sampai pagi ini, Cleo tidak mendengar pria itu mengatakan apa pun padanya.


Memang dia tidak mengharapkan Kenan mengatakan I love you atau kata-kata cinta lainnya, mengingat mereka memang tidak saling mencintai. Tapi setidaknya pria itu harus mengatakan terima kasih, karena dia sudah memberikan kesuciannya.


"Dimana Kenan?" Cleo berjalan menghampiri Kaylin yang tengah berdiri menatap pintu mansion.


Kaylin yang masih marah dengan kenyataan yang ada, kalau kakak satu-satunya itu sudah meniduri wanita yang paling dibencinya. Langsung menatap Cleopatra dengan tatapan penuh amarah. Bahkan rasa amarahnya kali ini, melebihi rasa amarahnya pada saat mengetahui wanita murahan itu merebut Orion.


"Kau kenapa?" tanya Cleo dengan bingung, saat mendapatkan tatapan mengerikan dari adik iparnya. Karena baru ini kali ini Kaylin menatap dirinya dengan tatapan penuh kebencian, dan kemarahan meskipun mereka tidak akur dan saling membenci.


"Dasar wanita ja-lang!" Kaylin berteriak penuh amarah, dan tanpa basa-basi menjambak rambut panjang wanita itu sambil terus memaki.


Cleopatra yang tidak siap dengan serangan dari Kaylin, berusaha melepaskan tarikan di rambutnya yang terasa menyakitkan. "Hei, apa kau lakukan?" teriaknya.


"Dasar murahan! Berani sekali kau menggoda kakakku!"


"Apa maksudmu?" Cleopatra yang tidak terima terus dimaki dengan sebutan ja-lang, murahan, dan menggoda, tanpa segan membalas Kaylin dengan menarik rambut adik iparnya itu.


"Ah.. aku membencimu!" teriak Kaylin kesakitan, dan semakin membabi buta menyerang Cleopatra dengan mengeluarkan seluruh tenaganya.


"Kau pikir aku tidak?" Cleo yang terbiasa bertengkar, dan menghadapi wanita yang mengamuk karena pria mereka mencintainya. Tidak mau mengalah dengan semakin menarik kasar rambut Kaylin, bahkan dapat ia pastikan rambut adik iparnya itu banyak yang terlepas dan berakhir mengenaskan di tangannya.


Dengan susah payah dan penuh perjuangan, akhirnya para pelayan berhasil memisahkan dua wanita cantik yang terlibat adu fisik dengan begitu ganas. Bahkan terlihat dengan sangat jelas rambut nona mereka berantakan, pipi keduanya memerah dan ada bekas cakaran.


"Kami akan memberitahukan kejadian ini pada Tuan Kenan," ucap salah satu pelayan. Setelah melihat kedua nona mereka tidak lagi saling menyerang.


"Jangan!" ucap Kaylin dan Cleo bersamaan, membuat keduanya saling menatap dengan tajam.


"Tapi Nona, kami..."


"Aku bilang jangan! Dan tinggalkan kami berdua!" perintah Kaylin dengan tegas.


Para pelayan saling berpandangan, dan akhirnya mereka pergi dari tempat tersebut setelah memastikan kedua nona mereka tidak lagi saling adu fisik.


"Pergilah dan tinggalkan kakakku!" ucap Kaylin setelah mereka cukup lama saling diam, dan saling menatap dengan tajam.


"What?" Cleo menautkan kedua alisnya, sembari merapihkan rambutnya yang berantakan.


"Aku ingin kau meminta cerai pada kakakku, dan untuk uang dendanya biar aku yang menanggung!" ucap Kaylin dengan sungguh-sungguh. Karena tidak ingin melihat kakak satu-satunya yang sangat disayanginya, hidup selamanya bersama wanita murahan itu.


Sungguh Kaylin merasa menyesal sudah memaksa kak Kenan untuk menikahi Cleopatra, hanya untuk membalas rasa sakit hatinya kehilangan Orion. Dia tidak menyangka jika kakaknya yang anti pati terhadap wanita murahan dan tidak setia, justru menyentuh Cleopatra dan menjadikan wanita itu selamanya milik Kenan Meyer.