Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
96.Bab 95


❤️ Happy Reading ❤️


''Hai sepupuku...''seru Siska sambil berjalan menuju ke arah Sifa di ikuti dengan Erik di belakangnya.


Bukannya menanggapi tapi Sifa hanya menatapnya sekilas kemudian melanjutkan makannya.


''Wah...wah...kalian itu romantis juga ya...''katanya.''O iya jangan malu-malu lo ambil yang banyak...''katanya lagi.''Karena aku yakin tunangan kamu yang hanya seorang pegawai biasa ini jarang-jarang atau bahkan belum pernah makan makanan enak seperti ini...''cemoohnya.''Kecuali mungkin sisa dari tamu tempatnya bekerja.''lanjutnya.


Sifa yang merasa Kevin di permalukan membuatnya sedikit geram apalagi sekarang semua orang yang ada di sana menatapnya karena seruan Siska.


''Siska,kamu apa-apaan sih.''tegur Erik tapi sama sekali tidak di indahkan oleh Siska.


''Ambil lagi lo makannya...di bungkus juga tidak apa-apa...kan lumayan bisa untuk stok sampai besok dan juga bisa untuk perbaikan gizi tunangan kamu itu.''cemoohnya lagi.


''Siska tolong jaga batasanmu.''ucap Sifa tenang namun penuh penekanan.


''Batasan apa yang harus aku jaga sepupuku...?''tanya Siska.''Semua yang aku katakan memang benar adanya bukan...itu adalah sebuah fakta.''tukasnya.''O iya sayang sekali ya dirimu setelah di hempaskan oleh suamiku dulu...bukannya mendapatkan yang lebih malah mendapatkan yang seperti itu...''katanya lagi merendahkan.


''Cukup Siska...''kata Sifa sambil berdiri dari duduknya.''Kamu boleh menghina aku tapi tidak untuk tunangan aku.''tegas Sifa.


''Ada apa ini?''tanya mama Siska.


''Tidak apa-apa kok bude...''jawab Sifa.''Kami permisi duluan ya bude soalnya masih ada urusan.''pamit Sifa lalu berjalan keluar dari sana sambil menarik tangan Kevin.


*****


''Sudah tenang...?''tanya Kevin saat mereka sudah beberapa saat berada di dalam mobil Kevin.


''He'em.''jawab Sifa.


''Mau kedalam lagi atau..?''tanya Kevin.


''Enggak kita datang lagi nanti malam saja waktu pesta...''jawab Sifa.''Kangen Kendra...''ucapnya sendu.


''Ya sudah ayo kerumah ketemu sama Kendra...''kata Kevin.


''Tapi kerumahku dulu ya...mau ambil gaun untuk nanti malam.''kata Sifa semangat.


Sebelum mobil mereka meninggalkan pelataran halaman rumah orangtua Siska yang di jadikan parkir...Sifa sudah lebih dulu mengirim pesan pada sang kakak kalau dia dan Kevin pulang duluan.


*****


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Kendra sayang...coba lihat siapa ini yang datang sayang.''seru mama Iren begitu melihat Sifa dan Kevin masuk kedalam rumah.


''Ma...gimana kabar mama?''tanya Sifa.


''Mama baik sayang.''jawab mama Iren.''Kok kalian sudah pulang...memang sudah selesai acaranya?''tanya mama Iren.


''Belum sih ma...tapi Sifa ngajak pulang.''sahut Kevin.''Kangen Kendra katanya.''lanjutnya.


''Iya ma...lagian tinggal acara biasa saja dan nanti malamkan masih harus datang ke pesta resepsinya.''timpal Sifa.


''Mommy...''seru Kendra sambil berlari ke arah Sifa dengan di susul papa Adi di belakangnya.


''Jangan lari-lari sayang...''peringat Sifa.


Grep


Bocah tampan itu langsung saja memeluk sang mommy.


''Kangen mommy banyak-banyak...''ucapnya saat berada di pelukan Sifa,karena begitu Kendra mendekat kearahnya dia langsung berjongkok agar dirinya sejajar dengan bocah itu.


''Mommy juga kangen banyak-banyak...''ucap Sifa.''Sini mommy cium dulu jagoan mommy ini...''kata Sifa langsung menghujani seluruh wajah Kendra dengan ciuman yang bertubi-tubi sehingga bocah itu tertawa geli sekaligus bahagia.


''Mommy...stop mommy...stop...hahaha...''kekehnya sehingga membuat Kevin beserta kedua orangtuanya ikut tertawa bahagia melihat interaksi sang cucu dengan calon menantunya itu.


''