Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
199.Bab 198


❤️ Happy Reading ❤️


Dua hari sudah Sifa di rawat di rumah sakit dan selalu saja dia merengek minta pulang pada sang suami.


''Dad...ini kapan pulangnya?''rengek Sifa.''Aku sama baby gak apa-apa lo.''rengeknya lagi.


''Tunggu dokter periksa kamu lagi ya sayang.''jawab Kevin.


Cklek


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Lun,ini kapan aku boleh pulangnya?''tanya Sifa pada dokter Luna yang baru saja datang.


''Aku periksa dulu ya.''jawab Luna dengan senyum ramahnya.


Luna berjalan mendekat ke arah bumil yang sedari tadi sudah minta pulang.


''Semuanya baik...''kata Luna setelah selesai memeriksa.


''Jadi aku sudah boleh pulangkan.''kata Sifa merasa tak sabar.


''Belum boleh pulang sekarang...''kata Luna.


''Luna...aku itu sudah gak betah tau di sini.''protes Sifa.''Aku yang punya rumah sakit ini jadi aku mau pulang sekarang atau semuanya aku pecat kalau gak aku tutup aja rumah sakitnya sekalian.''cerocos Sifa dengan kata-kata yang gak masuk akal.


Entahlah mereka juga bingung kenapa Sifa bisa berkata seperti itu...yah mungkin karena faktor kehamilan kali ya jadi ya...


''Aduh jangan dong Fa...tega ya kamu,apa kamu gak kasihan sama aku...mau buat modal nikah ni.''sahut Luna.


''Iya pulang.''jawab Luna.''Kamu sih aku belum selesai bicara sudah main potong saja.''kata Luna.''Kamu memang belum boleh pulang sekarang tapi nanti setelah jam makan siang.''sambung Luna.''Dan dengan catatan harus banyak istirahat dan yang lainnya aku rasa kamu juga sudah sangat paham.''sambungnya lagi.


''Beneran?''tanya Sifa memastikan dan di angguki oleh Luna.''Kamu sih gak ngomong dari


tadi.''lanjutnya.


''Eh dodol...kamu tu yang sudah nyela duluan omongan orang.''bantah Luna.''Banyakin sabar ya pak Kevin...''kata Luna pada Kevin dan hanya di tanggapi dengan senyuman.


''Eh maksudnya apa ngomong gitu?''kata Sifa tak terima.


''Gak ada.''jawab Luna singkat.''Ya sudah aku ijin pamit dulu...sudah ada pasien yang nunggu.''pamit Luna.


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


*****


''Aku telpon orang rumah dulu ya yank...juga ayah ibu biar mereka nanti gak kesini dan sekalian juga mau minta supir buat jemput.''kata Kevin dan di angguki oleh Sifa.''O iya aku juga mau sekalian bersihkan.''kata Kevin lagi.


Setelah mendapat persetujuan dari sang permaisuri Kevin langsung melangkahkan kakinya menuju ke kamar tunggu.


''Baik-baik ya sayang di perut mommy.''ucap Sifa sambil mengelus perutnya yang masih datar.


''Nanti siang kita pulang...kak Kendra pasti seneng banget.''katanya lagi pada sang jabang bayi.


Semula Sifa sangat khawatir kalau mengandung dalam waktu yang secepat ini...dia ingin melimpahkan kasih sayangnya dulu kepada Kendra,dia juga takut kalau Kendra belum bisa menerima kehadiran adiknya nanti...tapi ya mau bagaimana lagi ini adalah anugrah dari Yang Kuasa yang harus mereka terima dengan rasa syukur dan semua yang dia khawatirkan salah...justru Kendra sangat senang sekali mendengar kalau diri mau memiliki adik...ternyata bocah tampan nan menggemaskan itu kadang merasa kesepian dan iri dengan Arka juga Boby yang memiliki saudara dan teman bermain di rumah.