
❤️ Happy Reading ❤️
"Tadi malam Kendra kayak denger suara aneh gitu.''kata Kendra.''Tapi kayak mirip suara mommy sama daddy.''lanjutnya yang membuat Kevin dan Sifa spontan saling tatap.
''Ah masak sih sayang...''kata Sifa sedikit gugup.
''Daddy gak denger apa-apa tuh.''sahut Kevin.''Mommy denger enggak?''tanya Kevin pada Sifa.
''Eggak dad.''jawab Sifa.
''Mungkin Kendra cuma mimpi.''kata Kevin lagi.
''He'em.''jawab Kendra sambil menganggukkan kepalanya.
Mereka berdua cukup lega karena Kendra percaya dengan omongan mereka.
Dalam hati Sifa merutuki perbuatan mereka tadi malam walaupun tidak menampik kalau dia sangat-sangat menikmatinya,tapi dia harus berhati-hati karena tidak mau kalau sampai otak polos sang putra tercemar dengan perbuatan daddy dan mommynya.
Sedangkan Kevin lain lagi...dia malah memikirkan untuk memasang kedap suara di kamar mandinya dan merutuki kebodohannya yang hanya memasang kedap suara di kamar saja.Dia memang sebelumnya tak terpikirkan kalau ada ke hadiran anaknya saat mereka melakukannya di kamar mandi karena anaknya sudah memiliki kamar tidur sendiri.
''Sekarang Kendra bobok lagi ya sama daddy.''kata Sifa karena hari memang masih terlalu pagi...baru pukul lima.''Mommy mau turun ke bawah dulu buat bantu nyiapin sarapan.''sambungnya lagi memberitahu.
*****
Saat baru masuk dapur...Sifa sudah mendapati sang mama mertua di sana.
''Pagi ma.''sapa Sifa.
''Pagi sayang.''sahut mama Iren.''Kevin sama Kendra mana?''tanya mama Iren menanyakan putra serta cucunya itu.
''Di kamar ma...''sahut Sifa.
''Gak apa-apa kok ma.''kata Sifa.''Ehm mau bikin apa ma untuk sarapan?''tanya Sifa kemudian.
''Masak apa ya enaknya?''kata mama Iren tanya balik pada sang menantu.
''Bikin nasi goreng seafood aja gimana ma?''usul Sifa.
''Boleh tu.''jawab mama Iren.''Kebetulan Kevin suka sama nasi goreng seafood dan sudah lama juga mama gak masak itu.''kata mama Iren lagi.
Merek berdua mengeluarkan serta meracik bahan-bahan yang di butuhkan untuk membuat nasi gorengnya.
''Emm boleh gak ma kalau aku yang coba masak?''tanya Sifa sopan.
''Tentu saja sayang.''jawab mama Iren.''Kalau gitu biar mama siapin acarnya.''sambung mama Iren lagi.''Dan bik tolong gorengin kerupuk udangnya ya...''pinta mama Iren pada salah satu artnya yang ada di dapur.
Walaupun Sifa itu wanita karir tapi dia yang hidup dalam keluarga sederhana sudah terbiasa melakukan segala pekerjaan rumah tangga sendiri...jadi sedikit-sedikit dia pun bisa memasak dan mama Iren sangat bersyukur akan hal ini.
Acara memasak sarapan pun sangat seru karena di sertai obrolan juga canda tawa dari kedua menantu keluarga Wijaya yang berbeda generasi itu.
''Aku ke atas dulu ya ma buat bangunin Kendra sama daddynya sekalian bersih-bersih.''kata Sifa begitu mereka selesai memasak dan menatanya di meja makan.
''Iya sayang.''jawab mama Iren.''Mama juga mau bangunin papa dulu.''sambungnya.
*****
Cklek
Pandangan pertama yang Sifa lihat disaat masuk ke kamar yaitu melihat ayah dan anak yang sedang tidur pulas di tempat tidur sambil saling berpelukan dan hal itu membuat Sifa langsung melebarkan senyum manisnya...