Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
298.Bab 297


❤️ Happy Reading ❤️


''Huh...lama banget sih.''keluh Kania.''Ngapain aja sih mereka berdua itu.''katanya lagi.


''Honey...''tegur Chiko.


''Iya...iya aku diem.''kata Kania dengan nada kesal.


Chiko sengaja menegur Kania,agar istrinya itu tak terus ngedumel yang bakal merembet mengatakan yang tidak-tidak,sedangkan saat ini ada anak-anak serta orangtua yang ada di sana juga.


''Sudah pada ngumpul ya...''seru Kevin yang baru saja turun bersama Sifa.


''Ini ni yang di tungguin dari tadi...baru nongol dengan rasa tak bersalah lagi.''cerocos Kania yang membuat Sifa langsung menjadi merasa tak enak tapi beda lagi dengan Kevin yang hanya bersikap biasa saja.


''Honey.''panggil chiko.


''Habisnya gak sadar apa kalau kita semua itu nungguin buat makan...sudah pada lapar tau.''gerutu Kania lagi.


''Honey.''panggil Chiko penuh dengan penekanan pertanda dia tidak suka dengan apa yang di ucapkan istrinya,karena dia takut kalau Sifa yang notabene hanya kakak ipar Kania menjadi tersinggung.


''Maaf.''cicit Sifa.


''Gak apa-apa kok nak,gak usah di dengerin apa kata Kania.''sahut mama Iren yang ikut jadi tak enak atas apa yang dikatakan putrinya,terlebih di sana juga ada besannya juga.


''Ayo sini kita makan sama-sama.''kata papa Adi yang melihat kearah putra sulungnya beserta sang istri masih dalam posisi berdiri.


''Ayo sayang.''bisik Kevin mengajak Sifa untuk duduk lesehan bergabung dengan yang lainnya.


Sifa pun menurut untuk duduk,kemudian dia mengambilkan makan untuk suami serta ketiga anaknya.


''Ehem...aku ke atas dulu.''kata Sifa yang kemudian bangkit dari duduknya.


''Loh kamu gak makan nak?''tanya ibu Dewi.


''Nanti saja bu'.''sahut Sifa.''Permisi.''pamitnya dan langsung beranjak dari sana.


Semuanya langsung saling tatap begitu melihat Sifa pergi dari sana.


''Daddy,mommy kok pergi?''tanya Kirana.


''Mungkin mommy masih capek sayang jadi mau istirahat.''jawab Kevin.


Kendra menambah isi di piringnya lalu beranjak berdiri dari duduknya sambil membawa piringnya.


''Mau kemana kak?''tanya Kevin yang melihat sang putra dan semua pun langsung menoleh pada Kendra.


''Mau ketempat mommy.''jawab Kendra.


''Nanti saja sayang,lebih baik sekarang Kendra makan dulu.''kata ibu Dewi.


''Kendra mau makan bareng mommy nek.''sahut Kendra.''Mommy juga pasti lapar.''sambungnya lalu menyusul sang mommy tersayang.


''Apa?''sahut Kania.


''Kalau ngomong itu di saring dulu...nyakiti hati orang apa tidak.''kata kemal lagi.


''Sudah yah.''kata Putri agar sang suami diam.


''Habisnya dia...''kata Kemal.


''Ayah.''tegur Putri dan Kemal pun langsung diam.


''Huft...Kan,kakak tau kalau kami salah tapi gak perlu ngomong sampai seperti itu.''kata Kevin.''Kalau kakak sih gak apa-apa tapi istri kakak...pikirin dong dia tersinggung atau enggak.''sambungnya lagi.


''Habisnya kalian berdua itu gak mikir apa kalau kami itu sudah kelaparan.''jawab Kania.


''Baiklah,selanjutnya kalau mau makan kalian langsung makan saja tak usah menunggu kami.''kata Kevin.''Permisi.''pamitnya.


''Yeah mereka yang salah...mereka juga yang marah dan tersinggung.''seru Kania.


''Kania.''tegur papa Adi.


''Honey,aku mau bicara berdua denganmu.''kata Chiko.''Sekarang.''tekannya lalu berdiri dan di ikuti oleh Kania.


*****


''Ada apa honey?''tanya Kania ketika mereka sampai di dalam kamar.


''Duduk.''titah Chiko.


Kania pun duduk di samping suaminya dan saling berhadapan.


''Honey,aku mau minta sesuatu padamu.''kata Chiko.


''Apa?''tanya Kania.


''Tolong lain kali kalau ngomong di pikir dulu.''jawab Chiko.''Bener kata kak Kemal...di saring dulu apakah itu bisa melukai perasaan seseorang atau tidak.''lanjutnya.


''Ya mereka yang salah,kenapa juga turunnya lama sedangkan yang lain sudah pada lapar.''sahut Kania.


''Yang lain cuma diem honey,hanya kamu saja yang ngomong gak jelas.''kata Chiko.''Lagian mereka juga telat turun gak lama kok,gak nyampek lima belas menit.''sambungnya lagi.


''Ya mereka yang salah kenapa jadi malah marah.''kata Kania yang masih tak mau kalah.


''Kita ini semua sedang dalam keadaan capek,tak terkecuali kak Sifa dan kak Kevin apalagi beberapa hari belakangan ini mereka di hadapkan dengan adanya masalah.''kata Chiko.''Kalau orang capek dengar omongan gak enak dikit aja bakal kena di hati...bakal tersinggung,bahkan aku pun bisa begitu.''sambungnya lagi.''Jadi tolong kamu minta maaf sama kakak dan kakak ipar.''pinta Chiko.


''Aku gak salah kok.''sahut Kania.


''Ini perintah dari aku...suamimu.''tegas Chiko.


''Baiklah.''kata Kania dengan pasrah yang tak ingin suaminya itu marah kalau dia terus membantah dan tak menurut.