
❤️ Happy Reading ❤️
Pagi ini seluruh anggota keluarga Wijaya akan melakukan oleh raga bersama di taman komplek kediaman mereka,mumpung semua sedang berkumpul dan juga kebetulan adalah hari Sabtu.
Biasanya hari Sabtu dan Minggu taman yang ada di komplek perumahan akan lebih ramai maka ini juga sebuah kesempatan untuk keluarga Wijaya lebih mengenalkan anggota baru keluarga mereka.
''Sudah siap semua?''tanya papa Adi yang menanyakan kesiapan seluruh pasukannya.
''Siap.''seru para cucu keluarga Wijaya yang di ketuai oleh putri bungsu keluarga Wijaya...ya siapa lagi kalau bukan Kania Wirajaya.
''Let's go...!''seru papa Adi bersemangat lalu berjalan terlebih dulu di dampingi oleh mama Iren lalu di ikuti oleh anak,mantu serta cucu-cucu mereka.
Keluarga Wijaya berjalan santai ke arah taman dengan di iringi obrolan serta canda tawa sehingga membuat siapa pun yang mereka lewati bisa merasa iri dengan kerukunan serta keharmonisan keluarga tersebut.
"Pagi pak Wijaya..."sapa pak Agus salah satu tetangga Mereka pas mereka sudah sampai di taman.
"Selamat pagi pak."jawab papa Adi Wijaya.
"Wah lagi olahraga bareng ni ceritanya."katanya.
"Iya ni pak mumpung hari Sabtu dan semua bisa kumpul."jawab papa Adi lagi.
"O iya jeng ini..."tanya istri pak Agus sambil menunjuk ke arah Sifa.
"Ini mantu saya jeng...istrinya Kevin."jawab mam Iren dengan senyumannya.
"Wah cantik ternyata..."puji nyonya Agus."Cantik alami...natural."lanjutnya.
"Terimakasih tante...tante juga cantik."ucap Sifa.
"Kamu bisa saja."kata nyonya Agus."Tapi kalian berdua benar-benar serasi...yang satu cantik dan yang satunya tampan."sambungnya.
''Dan yang jelas kedua mantu saya ini sangat baik jeng."sahut mama Iren memuji kedua menantunya.
*****
"Ehm...mama..."panggil Kevin."Aku sama Sifa juga Kendra kesana dulu ya ma.."kata Kevin pada sang mama.
"Iya sayang."jawab mama Iren.
"Kami juga."sambung kemal yang juga berpamitan bersama dengan Putri dan ketiga anaknya.
"La terus aku gimana?"tanya Kania yang akan di tinggalkan oleh kakak-kakaknya.
"Ya terserah kamu."sahut Kevin.
"Siapa suruh jomblo terus..."ledek Kemal yang membuat Kania semakin kesal.
"Ma..."adu Kania pada sang mama.
"Kalian berdua ini..."kata mama Iren yang geleng-geleng kepala melihat kelakuan anak-anaknya.
*****
Kevin dan sifa mengajak Kendra berjoging mengelilingi taman.
Jelas sekali rasa bahagia yang terpancar dari mereka bertiga.
Bahkan setiap perhatian yang di berikan Sifa ke Kendra serta kedekatan mereka berdua...siapapun yang belum mengenal mereka pasti mengira bahwa Sifa adalah ibu kandung dari Kendra.
"Capek?"tanya Sifa pada Kendra setelah beberapa saat mereka berjalan.
"He'em."jawab Kendra sambil menganggukkan kepalanya.
"Aduh kasihan banget putra mommy ini."sahut Sifa."Mau mommy gendong sayang?"tanyanya.
"Sama daddy saja ya...sini daddy gendong."sela Kevin yang sedari tadi hanya melihat interaksi antara putra dan istrinya itu.
"Gak apa-apa dad...biar sama aku saja."kata Sifa.
"Biar sama aku saja...nanti kamu kecapekan kalau harus gendong Kendra."kata Kevin lalu meraih tubuh Kendra kedalam gendongannya.
"Sayang...mau sarapan gak?"tanya Sifa yang saat ini dia sedang berjalan beriringan dengan sang suami yang menggendong tubuh bocah tampan nan menggemaskan itu.
"'Mau...Kendra laper."sahut Kendra.