
❤️ Happy Reading ❤️
''Kamu kan tahu sendiri apa status aku yank dan di umurku yang sekarang ini sudah nggak pantas untuk berhubungan main-main.''kata Kevin lagi.
''Iya aku tahu aku juga nggak main-main dengan hubungan ini dad.''sahut Kevin.
''Ya udah yuk sekarang kita turun.''ajak Kevin.
''Loh kita sudah sampai ya dad?''kata Sifa dan di angguki oleh Kevin.
Kevin keluar lebih dulu dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Sifa keluar tak lupa dia pun mengulurkan tangannya agar digandeng oleh Sifa.
Sengaja dia melakukan itu agar seluruh karyawannya tahu bahwa wanita yang berjalan dengannya ini adalah kekasih hatinya calon nyonya muda Kevin Wijaya.
''Aku gak enak dad sama karyawan kamu.''bisik Sifa saat Kevin menggandeng mesra tangannya.
''Gak enak kenapa?aku bosnya disini...''kata Kevin.
''Cih sombong.''ejek Sifa.
''Bukan sombong memang ini kenyataannya.''bantah Kevin.
''Ya...ya...ya anda bosnya tuan Kevin Wijaya yang terhormat.''kata Sifa jengah.
''Nah itu pinter.''seloroh Kevin dan Sifa pun hanya mencebikkan bibirnya.
*****
''Jangan nunduk sayang...tegakkan kepalamu.''bisik Kevin ketika mereka memasuki lobi perusahaan.
''Aku malu dad.''bisik Sifa.
''Kenapa malu?''tanya Kevin.''Perusahaan ini nantinya juga akan menjadi milik kamu sayang.''bisik Kevin lagi.
''Selamat pagi pak.''sapa para resepsionis yang bertugas.
''Selamat pagi pak boss...''sapa Leo yang sudah datang dari tadi dan menunggu bossnya di sana.''Eh bu boss ikut juga...''celetuknya yang membuat semua karyawan yang berlalu lalang di sana menatap ke arah mereka sambil mencuri-curi dengar.
''Selamat pagi bu boss.''sapa Leo.
''Selamat pagi.''balas Sifa yang berusaha menampilkan senyumannya untuk menutupi rasa gugupnya.
''Perhatian semuanya.''seru Kevin yang dari tadi memang sudah mendengar kasak kusuk serta bisik-bisik tentang dirinya.
Mendengar seruan Kevin secara otomatis semua karyawan menghentikan aktivitasnya dan menjadi fokus padanya.
''Perhatian semuanya...perkenalkan ini nona Asifa...dia adalah calon istri saya...calon nyonya muda Kevin Wijaya jadi tolong di ingat-ingat wajahnya...suatu saat kalau beliau kemari langsung suruh saja ke ruangan saya.''ucap Kevin lantang.
''Baik pak.''jawab mereka semua.
''Sekarang kalian sudah boleh bubar.''lanjut Kevin.
Kalau Sifa jangan di tanya...wajahnya sudah merah merona...dia bertambah gugup...malu tapi juga ada rasa bahagia di sana karena Kevin mengenalkan kepada seluruh karyawannya bahwa dia adalah calon istrinya.
Setelah melakukan pengumuman dadakan itu Kevin mengajak Sifa untuk naik ke atas menuju ruangannya menggunakan lift khusus petinggi perusahaan dan tak lupa juga ada Leo sang asisten yang berada di belakang mereka.
*****
''Calon istri pak boss cantik banget ya...serasi sama pak boss.''
''Yah pupus sudah harapan buat dapetin pak boss.''
''Pak boss nemu cewek secantik itu dimana sih...coba aku duluan yang nemu pasti langsung aku halalin.''
''Senyumnya manis banget.''
''Wahsudah ketutup ni peluang jadi nyonya muda Wijaya.''
''Oh pak boss kamu bikin hatiku patah pagi ini.''
Dan masih banyak lagi kata-kata yang keluar dari karyawan Kevin baik yang laki-laki ataupun yang perempuan...