
❤️ Happy Reading ❤️
''Hehehe maaf kak...Sifa juga baru sadar kok.''sahut Kevin.
''Ck.''decak sang kakak ipar lalu berjalan menghampiri adik dan iparnya itu.
''Bagaimana keadaan kamu sayang?''tanya Arman sambil merengkuh tubuh Sifa.
Dia saat ini berada di sisi ranjang yang bersebrangan dengan Kevin.
''Sudah lebih baik kak.''jawab Sifa yang masih dalam dekapan Arman.
''Ehem...sudah kali kak pelukannya...''kata Kevin.
''Kenapa?''tanya Arman yang masih belum juga melepaskan pelukannya.
''Dia itu istri aku loh kak.''sungut Kevin.
''Tau,memangnya kenapa?''tanya Arman lagi.
''Jadinya jangan lama-lama pelukannya.''kata Kevin lagi.''Karena cuma aku yang boleh peluk dia...apalagi lama...karena aku suaminya.''kata Kevin lagi dengan kata konyolnya yang Kedang terlontar jika sedang cemburu atau kumat sikap posesifnya.
''Aku ini kakaknya kalau kamu lupa.''kata Arman .
''Tapi aku suaminya.''bantah Kevin tak mau kalah.''Kalau mau peluk-peluk lama...tu peluk saja kak Nia.''kata Kevin lagi sambil menunjuk istri Arman dengan dagunya.
''Ka...''kata Arman.
''Sudah...sudah kalian ini.''potong Nia sambil geleng-geleng kepala melihat kelakuan suami plus iparnya itu.
Kalau antara Nia atau Sifa tak ada yang melerai,sudah dapat di pastikan kedua laki-laki itu tak akan berhenti untuk berdebat...karena dua-duanya sama saja,sama-sama tak ada yang mau mengalah.
Sedangkan Sifa jangan di tanya lagi...dia sudah terkikik geli melihat kelakuan dua orang yang di sayanginya itu.
''Ma...''panggil Arman.
''Apa masih mau berdebat lagi?''tanya Nia.''Ayo teruskan saja,tapi...''kata Nia lagi menggantung kata-katanya.
''Tapi apa?''tanya Arman.
''Puasa satu bulan.''sahut Nia enteng yang langsung membuat Arman kicep.
''Seneng banget kayaknya dad?''tanya Sifa.
''Iya habis kak Arman lucu.''sahut Kevin tanpa memperdulikan kakak iparnya yang semakin bertanduk mendengar ucapannya itu.
''Oh lucu ya dad?''tanya Sifa lagi.
''Iya yank lucu.''jawab Kevin.
''Kalau lucu...gimana kalau kamu juga puasa satu bulan dad?''kata Sifa.
Skak mat Kevin langsung terdiam di buatnya.
''Rasain tu.''ejek Arman.
''Pa.''peringat sang istri karena kalau tidak begitu bisa di pastikan mereka akan mulai lagi.
Cklek
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Gimana keadaan kamu nak?''kata mama Iren yang baru saja datang bersama papa Adi,Kendra juga Kania plus baby twins.
''Sudah lebih baik ma.''jawab Sifa.''Kendra.''panggil Sifa yang melihat putra sulungnya itu hanya diam sambil menundukkan kepalanya di sebelah papa Adi tanpa mau mendekat padanya seperti biasa.
Walaupun sudah di panggil sang mommy tapi Kendra tetap diam tak bergeming.
''Sini sayang.''panggil Sifa lagi.
Kevin pun yang melihat sang putra tak mau mendekat mengambil inisiatif untuk menggendong Kendra dan mendudukkannya di sebelah Sifa.
''Kendra memangnya gak kangen sama mommy?''tanya Sifa namun hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh Kendra.
''Kenapa?apa Kendra marah sama mommy?kok cuma diem aja dari tadi.''tanya Sifa lagi namun Kendra hanya menggelengkan kepalanya.
''Terus kenapa dong?''tanya Sifa.
''Kendra minta maaf mom.''ucap Kendra yang membuat Sifa bingung dan langsung melihat semua orang yang ada di sana seolah minta penjelasan.