
❤️ Happy Reading ❤️
Hari ini Kevin beserta Sifa dan ketiga anaknya bertolak ke Singapura.
Kevin akan menyelesaikan masalah cabang perusahaannya yang ada di sana sedangkan Sifa akan menemani ke tiga anak-anaknya berlibur.
Tapi setelah di sana, pada kenyataannya Sifa lebih sering menemani Kevin untuk menyelesaikan pekerjaannya, sedangkan anak-anak di titipkan di rumah Nana.
Sifa yang sudah belajar bisnis pada ahlinya langsung secara langsung pula, jadi cepat memahaminya...sehingga kalau di ajak bertukar pikiran masalah bisnis oleh suaminya dia akan bisa menanggapi dengan sangat baik.
Seperti siang ini, Kevin ada pertemuan dengan salah satu calon klien perusahan yang meminta untuk bertemu langsung dengan Kevin di sebuah restoran dengan private room.
''Selamat siang Mr. Kevin.'' sapanya.
''Selamat siang tuan.'' sahut Kevin.
''Ah Mr. Kevin perkenalkan ini putri saya Marta.'' kata sang klien yang bernama Abram.
Setelah membicarakan tentang pengajian kontrak kerja sama, Mr. Abram berpamitan untuk ke kamar mandi jadi yang tertinggal di sana hanyalah Sifa, Kevin juga Marta.
Sepeninggal sang ayah, dengan tak tau dirinya Marta berusaha mendekati serta menggoda Kevin tanpa menghiraukan Sifa yang ada di sana, karena baginya Sifa hanyalah seorang sekretaris Kevin.
Iya siang ini Sifa memang mengback up pekerjaan sekretaris Kevin yang ada di Singapura, karena begitu banyak pekerjaan yang harus di selesaikannya di perusahaan.
Marta berdiri dan pindah duduk tepat di samping Kevin.
Dengan berani di bukanya dua kancing atas kemeja seksinya yang di kenakannya sehingga menampilkan dua bukit kembar yang seolah-olah ingin loncat keluar, tak hanya itu dia juga menaikan roh span ketatnya hingga satu jengkal dari pinggangnya.
''Mr. aku bisa loh memuaskan Mr selama ada di sini.'' katanya yang di buat semenggoda mungkin.
''Maaf tapi saya sudah memiliki istri dan anak.'' sahut Kevin tanpa mau menoleh sedikitpun ke arah yang mengajak bicara.
Sedangkan Sifa juga sudah sangat muak dengan apa yang di lakukan wanita yang satu ruangan dengannya itu, namun dia tetap membiarkannya karena ingin tau sejauh mana wanita lacur itu berani menggoda suaminya.
Karena kesal seperti tak di anggap...akhirnya Marta menggunakan jalan yang terakhir sebab dia bukan tipe wanita yang mudah menyerah.
Marta mulai menggerakkan tangannya untuk meraih tangan Kevin.
''Tolong jaga batasan anda.'' geram Kevin dan Sifa pun sudah memelototkan matanya karena kesal.
''Sudahlah Mr jangan jual mahal.'' katanya lagi dengan tangan yang hendak menyentuh dada bidang Kevin tapi sebelum itu terjadi..
Byur
Sifa sudah lebih dulu menyiram Marta menggunakan air mineral yang ada di gelasnya.
''Ahh...'' seru Marta yang kaget dengan apa yang terjadi dengan dirinya. ''Kurang ajar.'' geramnya.
''Itu adalah balasan untuk seorang wanita yang sudah berani menggoda suami wanita lain.'' kata Sifa. ''Dan itu belum seberapa.'' imbuhnya.
''Ada apa ini Mr Kevin?'' tanya Mr Abram. ''Kenapa putri saya basah kuyup seperti ini?'' tanyanya lagi yang melihat keadaan sang putri.
''Tuan tanyakan sendiri pada putri anda tentang apa yang terjadi.'' sahut Kevin. ''Oh iya tuan...saya dan perusahan saya tidak bisa menerima kerja sama dengan perusahan anda.'' sambungnya lalu hendak pergi.
''Tapi tuan kenapa?'' tanya Mr Abram. ''Alasannya apa?'' tanyanya lagi.
''Saya tidak bisa menerima orang yang tak mempunyai attitude untuk bekerja sama.'' jawab Kevin. ''Dan satu lagi.'' kata Kevin menoleh ke arah Marta. ''Perkenalkan ini adalah istri saya...Sifa Kevin Wijaya.'' kata Kevin lalu menggenggam tangan Sifa untuk mengajaknya pergi dari ruangan tersebut.
''Ah sial...sial...sial...'' umpat Mr Abram sesaat setelah Kevin dan Sifa pergi karena apa...karena rencananya untuk menjerat Kevin melalui putrinya agar bisa bekerja sama dengan perusahan ternama itu gagal total.
*****
Maaf-maaf kalau baru bisa up...tapi mulai besok author usahain up lagi... terimakasih karena masih selalu memberikan dukungan 🙏❤️😊