Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
119.Bab 118


❤️ Happy Reading ❤️


Sebelumnya buat yang bertanya-tanya kan sudah lamaran kok lamaran lagi gak langsung nikah...sebenernya yang waktu itu tunangan bukan lamaran...dan tunangan sama lamaran itu berbeda ya...memang serupa tapi tak sama.


Maaf aku gak bisa jelasin apa bedanya karena nanti kita jadi malah bahas tentang ini gak jadi lanjut deh ceritanya...😊


*****


''Buru-buru amat Fa?''tegur Luna dari belakang saat sang sahabat berjalan agak sedikit cepat di koridor rumah sakit.


''Iya ni soalnya Kevin sudah nungguin dari tadi di lobi.''sahut Sifa.


''Biasanya juga gak sampai tergesa-gesa kayak gini?''tanya Luna lagi.


''Soalnya aku sama dia itu ada janji mau ketemu sama pihak WO.''jawab Sifa.''Gak enak kalau terlambat.''sambungnya lagi.


''Iya deh tau yang mau nikah...''ledek Luna.''Sudah mulai sibuk ni kayaknya...''katanya lagi sambil terus mensejajarkan langkahnya dengan Sifa.


''Gak juga kan semua sudah di serahin ke WO.''jawab Sifa.''Sebenernya aku itu males ribet...gak usah pesta mewah cukup yang sederhana saja bila perlu gak usah pesta tapi tau sendirilah Kevin gak bisa di ajak kompromi soal itu...jadi mendingan pasrah daripada debat sama dia.''keluhnya.


''Ya wajar dong Fa...secara diakan pengusaha kaya masa iya nikah gak ngadain pesta...kan gak lucu juga.''sahut Luna.


''Kalau bagi aku pesta mewah-mewah itu gak penting...ribet, buang-buang tenaga,buang-buang waktu juga buang-buang uang...aku milih yang simpel-simpel aja yang penting sah itu sudah lebih dari cukup.''kaya Sifa.


''Huh dasar Miss hemat.''ledek Luna.


''Iya...iya...kalah deh memang kalau bicara sama Miss sosial.''ujar Luna.''Tu doi...''kata Luna sambil menunjuk kearah Kevin yang sedang berdiri di teras lobi membelakangi arah mereka menghadap ke mobilnya dan jangan lupakan kedua tangan yang di simpan kedua saku celana dasarnya yang memberinya kesan lebih cool...bagi siapapun yang tak mengenalnya pasti mengira bahwa dia masih bujangan bukan seorang duda berbuntut satu.


''Aku duluan ya...''kata Sifa.''Assalamualaikum.''salam Sifa.


''Wa'alaikumsalam.''jawab Luna sambil melihat sang sahabat yang setengah berlari meninggalkannya.


*****


''Assalamaualaikum mas.''tegur Sifa pelan di belakang tubuh Kevin agar calon suaminya itu tidak merasa kaget.


''Wa'alaikumsalam.''sahut Kevin.''Sudah?''tanyanya dan di angguki oleh Sifa.


Kevin langsung membukakan pintu mobil untuk Sifa baru setelah itu dia bejalan memutari mobilnya untuk duduk di belakang kursi kemudi.


''Maaf ya...kamu jadi nunggu lama dad.''kata Sifa saat Kevin mulai menstarter mobilnya.


''Iya gak apa-apa kok sayang.''jawab Kevin lembut.''Banyak pasiennya hari ini?''tanya Kevin.


''Lumayan tapi tadi aku juga lagi ngurus pengajuan cuti aku ke pihak rumah sakit.''sahut Sifa.''Kan gak bisa cuti mendadak dad.''lanjutnya yang membuat Kevin menganggukkan kepalanya.


''Aku juga tadi mulai mengatur ulang jadwalku di kantor...agar bisa free untuk dua minggu.''sahut Kevin.''Kayaknya mulai besok aku cuma bisa anter kamu ke rumah sakit yank...kalau buat jemput di jemput sama supir gak apa-apakan?''tanya Kevin.


''Gak apa-apa dad...kalau kamu sibuk aku bisa bawa mobil sendiri kok.''jawab Sifa.