
❤️ Happy Reading ❤️
Hari minggu pun tiba...pukul 8.00 pagi Kevin sudah dateng kerumah Sifa...mereka berencana untuk berangkat bersama-sama dengan orang tua serta kakak Sifa...acara ijab qobul akan di adakan pukul 10.00 nanti rencananya.
Kevin datang dengan mengenakan celana dasar warna hitam yang di padu padankan dengan kemeja yang sama motifnya dengan kain Tapis yang di gunakan oleh Sifa...oh dan jangan lupakan dengan sepasang sepatu pantofel yang hitam mengkilap serta di jari manis kirinya memakai cincin pertunangannya dengan Sifa tak lupa pula jam tangan mewah yang melingkar di pergelangan tangan kirinya yang couple dengan Sifa juga.
Sedangkan Sifa mengenakan pakaian kebaya yang kemarin di pilih yang di padu padankan dengan high heels dan tas mewah limited edition yang kemarin di belikan oleh Kevin...semakin menambahnya terlihat anggun.
Dan untuk orangtua serta kakak dan para ponakannya...entah karena feeling atau apa hanya author yang tahu...mereka juga mengenakan kebaya dengan warna yang sama namun untuk ibu serta kakak iparnya memakai bawahan kain batik dan couplelan dengan pasangan masing-masing.
''Loh kok bisa samaan warnanya?''kaget Nia saat mereka satu per satu anggota keluarga berkumpul di ruang tamu.
''Memang kalian janjian?''tanya ayah.
''Enggak yah...''jawab ibu.
''Wah kalian sungguh-sungguh sehati.''ledek Arman.
''Ayo berangkat...nanti kita telat lo...''kata ayah.
''Ayah jadi bareng sama aku?''tanya Arman.
''Ayah sama ibu bawa mobil Sifa aja.''usul Sifa.''Takutnya nanti pulangnya gak bareng...''lanjutnya.
Akhirnya tiga mobil melesat dari kediaman ayah Bayu...dengan mobil pertama di tumpangi oleh ayah dan ibu sedangkan mobil kedua ada Arman dengan istri dan anak-anaknya,dan mobil terakhir ada Sifa dengan Kevin.
''Sayang...''panggil Kevin.
''Hem.''jawab Sifa sambil menoleh ke arah sang duda.
''Kamu cantik banget hari ini...''puji Kevin.
''Oh hanya hari ini aja aku cantik...jadi kemarin-kemarin aku gak cantik gitu...''goda Sifa dengan pura-pura merajuk.
''Eh enggak...bukan begitu sayang.''sanggah Kevin kelabakan.''Kamu cantik...selalu cantik...di mata dan hatiku hanya kamu yang tercantik.''lanjutnya.
''Kok gombal sih...aku serius tau.''bantah Kevin.
''Kamu belajar ngegombal dari mana sih dad?''tanya Sifa.
''Ish di bilangin aku gak gombal kok...aku cuma mengungkapkan fakta sayang.''jawab Kevin.
''Sayang...''panggil Kevin lagi yang lagi-lagi membuat Sifa menoleh ke arahnya.
''Apa dad?''tanya Sifa.
''Kalau gini jadi gak pengen bawa kamu ke pernikahan sepupu lucnut kamu itu.''katanya.
''Loh terus...?''tanya Sifa.
''Pengen langsung bawa kamu ke KUA aja dan setelah itu aku kurung di kamar biar gak ada pria lain yang bisa menikmati wajah cantikmu.''kata Kevin.''Hanya aku...hanya aku yang akan dan boleh menikmati serta menatapnya...''tukasnya.
''Apaan sih dad...''kata Sifa.
''Aku serius lo yank sama ucapan aku.''ujar Kevin.
''Emangnya kamu itu nikahin aku untuk kamu jadiin istri atau tahanan dad...?''kata Sifa.
''Istrikulah.''sahutnya cepat.
''Lah terus ngapain kamu mau ngurung aku?''tanya Sifa lagi.
''Ya aku gak relalah yank berbagi dengan yang lain...enak aja.''sahutnya.
''Ck.''decih Sifa.
''Lihat saja aku akan mengurungmu dengan cintaku sehingga kamu tak akan mampu keluar dari sana walau hanya sedikit saja...''timpal Kevin.