Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
176.Bab 175


❤️ Happy Reading ❤️


Kevin dan Sifa sedang berada di mobil untuk kembali ke kediaman Wijaya.


''Dad,kita mampir ke bakery dulu ya.''pinta Sifa.''Aku mau beliin kue macaroon buat Kendra juga red velvet buat di rumah.''sambungnya.


''Siap bu' boss.''sahut Kevin.


''Kamu apaan sih dad...kayak Leo tau.''kata Sifa.


''Hehehe...''kekeh Kevin.


Begitu mereka sampai dan selesai membeli cake,mereka berdua langsung menjalankan mobil mereka menuju ke rumah.


''Eh dad...stop.''seru Sifa tiba-tiba.


''Apa sih yank?''tanya Kevin heran.


''Itu mau beli sate Madura.''jawab Sifa yang melihat pedagang sate Madura yang sedang mangkal di tempat jejeran para pedagang kaki lima.


''Owalah mau sate...kirain kenapa.''kata Kevin dan hanya di tanggapi Sifa dengan menyengir kuda.


Kevin langsung membuka sabuk pengamannya dan hendak akan turun.


''Kamu tunggu di sini saja biar aku yang beli.''kata Kevin saat membuka sabuk pengamannya.''Mau sate apa yank?''tanyanya saat hendak membuka pintu mobil.


''Mau sate kambing dad sama minta acarnya juga ya...''kata Sifa berbinar.''Beli yang rada banyak dad...buat yang lainnya juga untuk makan malam.''sambung Sifa.


''Iya.''jawab Kevin lalu berlalu meninggalkan sang nyonya Wijaya untuk membeli sate.


*****


Setelah beberapa lama menunggu akhirnya Kevin kembali dengan menenteng plastik yang berisi banyak sekali tusukan sate serta acarnya.


''Sudah?mau apa lagi yank?''tanya Kevin saat sudah masuk kedalam mobil.


''Sudah dad.''jawabnya.''Eh tapi mau itu dad...''kata Sifa kemudian begitu mendengar lengkingan suara khas yang baru datang.


''Iya mau itu...mau kue putu.''jawab Sifa.


''Ehm...aku turun dulu.''kata Kevin kemudian lalu menuju penjual kue putu yang batu datang.


Kue hijau bulat memanjang dengan berbahan dasar beras ketan yang di tengahnya ada gula merah serta di taburi kelapa parut di atasnya.


''Nih...''kata Kevin sambil menjulurkan tangannya untuk menyerahkan plastik yang berisi kue putu pesanan sang nyonya.


''Ehmmm enak banget.''seru Sifa begitu menyomot satu kue putu dan memasukkan ke mulutnya.''Daddy mau?''tanya Sifa yang langsung menyodorkan kue putu yang sudah di makan setengahnya oleh Sifa.


Tentu saja dengan senang hati Kevin langsung membuka mulutnya untuk menerima suapan kue putu dari sang istri.


''Iya enak.''kata Kevin setelah merasakan kue itu di mulutnya.''Sekarang kita pulang ya sayang...''kata Kevin dan di angguki oleh Sifa.


*****


''Assalamualaikum.''ucap salam Kevin dan Sifa begitu mereka berdua sampai di rumah.


''Wa'alaikumsalam.''sahut para penghuni rumah yang mendengarnya.


''Kalian sudah pulang?''tanya mama Iren yang baru saja keluar dari dalam.


''Iya ma.''jawab Sifa.


''Kendra mana ma?''tanya Kevin sambil mengedarkan pandangannya.


''Ada tu di belakang sama papa.''jawab mama Iren.''Dari tadi pagi cuma uring-uringan aja...nanyain terus kenapa kalian berdua gak pulang-pulang.''kata mama Iren memberi tahu bagaimana seharian ini sang cucu di rumah.''Untung saja tadi siang si papa berhasil bujuk anak kalian itu untuk tidur siang agar anak kalian itu gak marah terus.''sambungnya lagi.


''Mommy...Daddy...''seru Kendra yang berjalan dari arah belakang bersama sang opa.


Kendra langsung saja berlari ingin segera sampai ketempat kedua orangtuanya.


''Jangan lari sayang...''peringat Sifa.