
❤️ Happy Reading ❤️
Setelah puas melihat tas c*****l dan meletakkannya kembali ke tempatnya...Nia meraih paper bag yang lainnya.
''Ini apa ya isinya...''gumam Nia dan kali ini berisi tas keluaran terbaru dari produk H****s yang lagi-lagi membuatnya tercengang.
''Tas lagi...''gumamnya.
''Wah yang ini isinya sepatu...''kata Nia.
''Itu dari Kania...adik bungsunya Kevin tadi yang kasih.''kata Sifa.
''Ini high heels.''kata Nia lagi yang masih asik membongkar.
''Itu dari Putri istrinya Kemal...adiknya Kevin.''sahut Sifa.
''Kalau sultan memang beda ya hadiahnya...''kata Nia.''Gak main-main yang mereka kasih semua barang-barang branded dengan harga yang gak main-main...jutaan.''kata Nia.
''Iya kak kalau orang kayak kita mah saya sayang uangnya.''ujar Sifa.
''Bener banget.''sahut Nia.''Tapi Fa uang kamu habis banyak dong buat beli ini semua?''tanya Nia.
''Enggak sama sekali kak karena ini semua di beli pakek uangnya Kevin karena sebelum berangkat ke mall mamanya Kevin sudah minta kartu milik Kevin jadi aku di suruh bayar pakek itu dan dilarang keras menggunakan kartu milikku.''cerita Sifa.
''Sepertinya mama Kevin dan saudara-saudaranya sayang ya adek sama kamu...''kata Arman.
''Ibu senang kalau ternyata keluarga Kevin sangat menerima kamu nak.''sahut ibu.''Semoga kalian berjodoh dan kamu mendapatkan kebahagiaan mu...''do'a ibu dan di aminkan oleh semuanya.
Setelah acara bongkar membongkar selesai mereka semua membubarkan diri dan tidur dikamar masing-masing karena hari sudah larut malam.
*****
Seperti hari biasanya Kevin menjemput Sifa sebelum berangkat ke kantor.
''Memang dan pagi ini kamu harus menemaniku ke kantor.''jawab Kevin seenaknya.
''Ya gak bisa gitu dong dad...aku kan juga harus bekerja.''protes Sifa.
''Aku sudah bilang ke Vito kalau kamu berangkat habis makan siang hari ini.''sahut Kevin.
''Kamu kok gak bilang-bilang dulu sama aku dad?''tanya Sifa.
''Akukan sudah bilang semalem sayang...''kata Kevin.
''Ya aku kira kamu gak beneran mau ajak aku ke kantor pagi ini.''belanya.
''Aku itu selalu serius dengan ucapan aku kalau menyangkut tentang kamu sayang.''kata Kevin lagi.
''Pantas saja kamu minta aku buat pakek barang-barang yang di beli kemarin.''sungutnya.
Pasalnya sang kekasih tadi pagi-pagi sekali sudah wa buat minta Sifa memakai salah satu tas juga sepatu dan pakaian branded yang dipilihkan oleh mamanya kemarin...alasannya Kevin ingin sekali melihatnya.
''Tapi aku malu dad...aku ke rumah sakit aja ya...''bujuknya.
''Gak ada bantahan.''tegas Kevin.''Pagi ini sampai siang nanti kamu harus temenin aku bekerja dan supaya kamu juga tahu gimana kerjaan calon suami kamu ini.''lanjutnya.
''Calon suami?sejak kapan?''tanya Sifa yang sebenarnya didalam hatinya bersorak.
''Sejak kita memulai hubungan ini,apa kamu pikir aku cuma main-main dengan hubungan ini hem...''kata Kevin yang sudah memberhentikan mobilnya di area parkir eksklusif khusus petinggi perusahaan miliknya.
''Bukan begitu dad.''kilah Sifa.
''Kamu kan tahu sendiri apa status aku yank dan di umurku yang sekarang ini sudah nggak pantas untukku berhubungan main-main.''kata Kevin lagi.