Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
104.Bab 103


❤️ Happy Reading ❤️


''Sayang...habis makan siang jangan langsung balik ke rumah sakit dulu ya...''pinta Kevin.


''Loh memangnya kenapa dad?''tanya Sifa.


''Karena ada yang mau ketemu sama kita.''jawab Kevin.


Begitu makan siang selesai Sifa berinisiatif untuk membersihkan bekas makanan mereka.


''Kamu mau ngapain yank?''tanya Kevin saat melihat sang kekasih berdiri.


''Mau beresin ini dad.''jawab Sifa.


''Gak usah nanti biar ob aja yang beresin.''sahut Kevin.


''Kasihan dad...pasti mereka juga baru balik dari makan siang.''kata Sifa.


''Terserah kamu sajalah.''sahut Kevin yang sudah hafal dengan sifat kekasihnya itu...yang keras kepala.


''Memang tamunya siapa sih dad?''tanya Sifa yang sudah selesai dengan urusan beres-bereanya dan kini sudah duduk di samping Kevin.


''Mereka adalah...''kata Kevin terpotong karena ada yang mengetuk pintu ruangannya.


Tok


Tok


Tok


''Masuk.''sahut Kevin.


Cklek


''Permisi pak boss di luar ada tamu yang mengatakan bahwa dia sudah ada temu janji dengan anda.''kata Lisa memberi tahu.


''Suruh kesini dan tolong kamu beri tahu Leo...suruh dia ke sini.''perintah Kevin.


''Baik pak bos.''kata Lisa lalu berbalik dan berjalan keluar.


*****


Tak berselang lama Lisa keluar pintu ruangan Kevin sudah di ketuk lagi dari luar.


Tok


Tok


Tok


''Masuk.''seru Kevin.


Cklek


''Iya.''jawab Kevin singkat.


''Ada apa pak boss?''tanyanya.


''Kita akan segera kedatangan tamu makanya aku minta kamu di sini.''jawab Kevin.


''Kalau gitu aku balik ke rumah sakit aja ya...''ijin Sifa.''Gak enak kamu ada tamu jugakan...''lanjutnya.


''Aku gak ijinin kamu balik kerumah sakit sekarang jadi tetaplah duduk di tempatmu.''ucap Kevin datar.


''Ck.''decak Sifa sebal.


Tok


Tok


Tok


''Masuk.''seru Kevin lagi.


Cklek


''Permisi pak boss tamunya...''kata Lisa memberi tahu.


''Suruh masuk.''kata Kevin.


Lisa mengangguk dan meminta tamu bossnya itu untuk masuk.


''Mas...''lirih Sifa saat melihat dua sosok yang sangat dia kenal masuk kedalam ruangan calon suaminya.


''Iya...''balas Kevin tak kalah lirih kemudian mempersilahkan kedua tamunya itu duduk dan tak lupa pula dia menyuruh Lisa untuk meminta ob membuatkan minuman.


''Maaf bisakah kita bicara berempat saja tuan...''pinta Erik sambil melirik kearah Leo.


''Sayang sekali tuan muda Hartanto...tidak bisa...seperti yang anda tau dia adalah asisten Leo...asistenku...tangan kanan sekaligus orang kepercayaan ku.''sahut Kevin yang tau siapa yang di maksud oleh Erik.''Jadi...apa yang membuat anda dan istri anda meminta bertemu denganku dan calon istriku.''tanya Kevin to the poin.


''Maksud kedatangan kami berdua ke sini ingin membicarakan tentang kejadian tempo hari sewaktu resepsi pernikahan kami tuan.''jawab Leo.


''Baiklah apa yang ingin kalian bicarakan?''tanya Kevin lagi.


''Kami ingin meminta maaf kepada tuan dan Sifa.''tukas Erik yang kemudian menyenggol lengan istrinya.


''Iya kami mau minta maaf karena hal itu.''kata Siska yang sebenarnya ogah-ogahan tapi mau gimana lagi dari pada dia kena amuk Erik.


''Bagaimana apakan tuan dan Sifa berkenan memaafkan kami?''tanya Erik yang sudah tidak sabar menunggu jawaban dari kedua orang yang ada di depannya saat ini.


''Bagaimana sayang...apa kamu mau memaafkan mereka?''tanya Kevin sambil menatap sang pujaan hati.