
❤️ Happy Reading ❤️
Aktivitas masih berlanjut...dilanjutkannya lebih turun lagi untuk menikmati dua buah yang sangat menggodanya sejak tadi...diremas serta di sesapnya seperti seorang bayi yang sedang membutuhkan sumber kehidupan.
''Ish...pelan-oelan mas.''desis Sifa yang merasakan sedikit sakit karena ulah Kevin yang sengaja menggigitnya.
''Aku gemes yank...dan aku ingin menikmati ini sepuasnya sebelum nanti kita punya baby dan ini di ambil alih serta di monopoli oleh baby kita kelak.''kata Kevin.
Begitu puas menikmati semuanya...sekarang waktunya melakukan hal yang paling penting...intin dari semua kegiatan yang mereka lakukan.
Kevin segera menyatukan miliknya dengan sang istri dengan lembut namun karena hasrat yang semakin membuncah yang dulunya lembut dan pelan lama-lama semakin liar dan kuat...
Kevin memacu dengan cepat sehingga membuat Sifa sudah beberapa kali mendapatkan puncaknya tapi entah masih berapa lama lagi sang suami akan mendapatkan pelepasannya karena sepertinya kegiatan mereka akan berjalan sangat lama karena sang pusaka masih enggan untuk memuntahkan laharnya.
Peluh yang membanjiri tubuh serta nafas yang sedikit tersengal sama sekali tak berpengaruh untuk mereka berdua bahkan suara des*Han semakin bersautan yang membuat Kevin semakin bersemangat karena bagaikan sebuah simponi yang mengalun indah di telinganya sehingga hasratnya semakin bergelora...
Dapat di pastikan suara des*han mereka akan terdengar sampai keluar kamar kalau saja kamar tersebut tidak dilengkapi oleh peredam suara.
Setelah hampir dua jam terdengarlah suara er**gan keduanya yang menandakan jika mereka telah mencapai puncak kenikmatan bersama.
Setelah kegiatan panas mereka Kevin hanya memberi jeda sang istri untuk beristirahat selama sekitar setengah jam karena setelah itu dia kembali lagi menggempurnya hingga entah sudah berapa ronde mereka melakukannya...seolah tak merasakan lelah sama sekali...Kevin terus saja melakukannya sampai hampir dini hari.
Puas...bahkan sangat puas...itulah yang mereka rasakan saat ini terlebih-lebih untuk mantan duda berbuntut satu itu.
*****
Mereka selalu langsung mandi keramas agar nanti kalau mau sholat subuh tidak terlalu terburu-buru jika sudah mepet waktunya.
Kevin sama sekali tak mengijinkan sang istri untuk berjalan...dia mengendong dan melayaninya karena dia tau kalau sang istri sangat lelah akibat ulahnya dan Kevin selalu mengucapkan terimakasih pada sang istri begitu mereka mengakhiri percintaan panas yang mereka perbuat...hal itu membuat Sifa merasa sangat di hargai sebagai seorang istri bukan hanya sebagai pemuas nafsu.
Mulai dari mengambilkan pakaian sampai membantu memakai pakaian...Kevin lakukan bahkan diapun membantu mengeringkan rambut sang istri dengan hairdryer serta menyisirnya.
''Selamat istirahat my wife...cup...cup.''ucap Kevin lalu mencium sekilas kening serta bibir sang istri.
''Selamat malam my hubby...''ucap Sifa.
Direngkuhnya tubuh langsing itu kedalam dekapan Kevin guna memberi kenyamanan untuk sang istri kemudian mereka berdua tidur dalam damai dan saling memberi kehangatan pada satu sama lain.
*****
Baru saja tidur beberapa jam namun Sifa sudah mendengar suara adzan subuh berkumandang yang membuatnya mau tak mau harus membuka matanya.
Sifa menggeliat kecil dalam dekapan sang suami...coba di lepaskannya pelukan sang suami...begitu terlepas di gerakkan tubuhnya yang terasa remuk redam akibat kegiatan mereka semalam.
Tak lupa di bangunkannya sang suami untuk menjalankan ibadah sholat subuh berjamaah.
*****
Maaf semua...aku gak bisa crazy up soalnya suami aku tadi siang tiba-tiba sakit...dan ini aja aku nulis sambil di sela-sela ngompres dia karena demam...padahal sudah kedokter dan minum obat tapi gak tau kok belum turun juga demamnya...jadi maaf banget ya semuanya...terimakasih🙏🙏🙏