
❤️ Happy Reading ❤️
''Gimana?suka.''bisik Kevin tepat di sebelah telinga Sifa dan yang di tanya hanya menganggukkan kepalanya.
Karena saat ini posisi Sifa sedang berdiri melihat pemandangan yang kemudian di peluk Kevin dari belakang dengan tangan yang sudah melingkar manis di perutnya serta dagu yang di tumpukan di pundak Sifa.
Bisikan Kevin serta nafas yang merayap di leher Sifa membuatnya langsung meremang seketika...ada perasaan geli dan ah gak taulah hanya author yang tau rasa apa yang di rasakan Sifa...hehehe,akibat bingung bagaimana cara untuk mendeskripsikannya.
Sesekali Kevin mengecupi leher mulus yang ada di dekatnya itu sehingga tak sadar membuat sang empunya pun mendesah.
''Mandi gih sayang terus istirahat.''kata Kevin kemudian sebelum seluruh hasratnya bangun dan tak terkendali dan hal itu langsung membuat Sifa menoleh ke arahnya.
Kevin pun tak menyia-nyiakan kesempatan karena berada dalam posisi yang sangat dekat jadi begitu Sifa menoleh maka jarak bibir mereka hanya beberapa senti saja bahkan hidung merekapun langsung bersentuhan.
Kevin mengecup...oh tidak bukan hanya mengecup lebih tepatnya mencium bibir manis di depannya itu dengan sedikit memberikan ******* serta gigitan kecil di sana.
''Sana mandi.''titah Kevin lagi setelah selesai sesi silaturahmi bibir itu.
''I...iya...''jawab Sifa gugup dengan wajah yang masih merona.
Sifa buru-buru mencari pakaiannya di koper dan melesat masuk ke kamar mandi untuk menetralkan detak jantungnya yang sudah tak beraturan dari tadi.
Maklum selama mereka pacaran mereka tak pernah melakukan hal seintim ini,bahkan ciuman bibir pun tidak pernah...hanya sebatas pipi dan kening saja.
*****
Cklek
Sifa keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah lengkap...dia memakai dress selutut dengan lengan pendek.
''Tunggu aku mandi bentar ya...''kata Kevin lalu melangkah ke kamar mandi sambil membawa pakaiannya juga.
Kali ini Kevin memakai celana bahan selutut lengkap dengan kaos lengan pendeknya.
''Kok malah duduk disini gak istirahat?''tanya Kevin sambil berjalan mendekat kearah sang istri.
''Eh dad...iya ni lagi ingin menikmati pemandangan.''sahut Sifa.
''Tidur yuk...aku capek banget.''ajak Kevin.''Nanti sore kita jalan-jalan.''lanjutnya.
''Baiklah...ayo.''sahut Sifa yang langsung berdiri dari duduk cantiknya.
*****
Mereka berdua sedang berbaring di ranjang yang akan menjadi saksi penyatuan mereka nanti untuk yang pertama kalinya.
''Sayang.''panggil Kevin yang spontan membuat Sifa menoleh kearahnya,karena posisi mereka sedang berbaring menatap atap.
''Aku minta maaf...''ucap Kevin sambil merubah posisi menghadap kearah istrinya.
Ucapan Kevin sontak membuat Sifa mengernyitkan dahinya.Seolah dia sedang berpikir kenapa sang suami tiba-tiba meminta maaf...kesalahan apa yang telah di perbuatnya.
''Untuk...?''tanya Sifa.
''Untuk yang kemarin malam...dimalam yang seharusnya menjadi malam pertama kita.''jawab Kevin.''Aku gak bermaksud untuk meninggalkan atau tidak menemanimu malam itu tapi...''kata Kevin yang diam menggantung kata-katanya.
''Tapi...''beo Sifa.
''Ada beberapa rekan bisnisku yang datang dari luar negri dan telat datangnya jadi aku tidak enak kalau tidak menemani mereka sekedar bercengkrama.''lanjut Kevin.
''Iya gak apa-apa kan tamu jadi harus di hormati dan lagian kasihan sudah jauh-jauh datang masa mau di tinggal.''kata Sifa bijak.
''Dan setelah itu...''kata Kevin lagi.