
❤️ Happy Reading ❤️
Maaf kemarin gak up,soalnya ada acara tempat Mbah itu aku jadi sibuk di sana kemarin jadi gak sempet up,dan kenapa akhir-akhir ini jarang up karena tempat aku lagi sering ujan di sertai petir...hampir tiap hari jadi susah sinyal...sekali lagi maaf🙏dan terimakasih masih terus setia baca karangan receh aku ini🙏❤️❤️❤️😊
*****
Saat ini sifa sedang dikamarnya bersama dengan ketiga buah hatinya...ada Kendra,Kenan juga Kirana.
Sifa sangat bahagia sekali dengan kehidupannya saat ini...hidup dengan lingkungan orang-orang yang baik serta penuh kasih sayang di tambah lagi ada suami dan ketiga anaknya yang lebih menyempurnakan hidupnya.
Di pandangnya satu persatu ketiga anaknya yang saat ini sudah terlelap di ranjang dan kasur king size di kamarnya.
Cklek
Mendengar suara pintu terbuka membuatnya langsung menoleh.
''As...''suara Kevin yang keras langsung merendah begitu sang istri langsung mengkode menaruh jari telunjuk tangan kanannya di bibirnya sendiri yang itu artinya kalau dia tak boleh berisik.''Assalamualaikum...''lanjutnya dengan suara pelan sambil melangkahkan kakinya.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Sifa dengan suara tak kalah pelan.
''Sudah pada tidur ya yank?''tanya Kevin dan di jawab anggukan kepala oleh Sifa.''Yah aku jadi gak bisa main dulu sama mereka.''keluhnya.
Tangan Kevin terulur ingin menyentuh anak-anaknya namun langsung di cegah oleh Sifa.
''Eith mau ngapain?''tanya Sifa yang sudah memegang tangan Kevin yang terulur.
''Mau pegang anak-anak yank.''jawab Kevin.''Kangen banget tau sama mereka bertiga.''katanya lagi.
Kevin yang selama beberapa hari ini di rumah bersama ketiga buah hati dan istrinya itu tadi di kantor sedikit uring-uringan karena pasalnya dia yang segera ingin pekerjaannya selesai agar bisa segera kembali pulang nyatanya sua tak seperti dugaan...hati pertamanya masuk kembali ternyata di suguhi dengan pekerjaan yang banyak sehingga diapun harus lembur dan pulang malam bersama sang asisten.
''Dikit aja yank.''rengeknya.
''Gak boleh dad.''larang Sifa lagi.''Daddy itu seharian di luar jadi banyak kuman yang menempel maka biasakan buat bersih-bersih dulu baru boleh pegang anak-anak.''kata Sifa lagi.
''Baiklah bu' dokter...saya akan bersih-bersih dulu.''sahut Kevin dengan patuh.
Ketika Kevin duduk di sofa dan mulai melepaskan sepatunya,Sifa pun berjalan ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat yang akan di pergunakan sang suami untuk mandi.
''Air hangatnya sudah siap dad.''kata Sifa memberi tahu ketika dirinya keluar dari kamar mandi.
''Kamu seharusnya gak perlu lakuin ini sayang.'.kata Kevin mendekati sang istri.''Aku bisa melakukannya sendiri.''lanjutnya.''Aku tau kamu pasti capek karena seharian sudah mengurus ketiga buah hati kita.''sambungnya lagi.
''Gak apa-apa kok dad,aku gak capek karena aku sangat suka dengan segala rutinitasku saat ini dan aku juga gak mau mengabaikan serta tak memperhatikanmu karena terlalu sibuk dengan anak-anak.''sambungnya lagi.
''Terimakasih sayang...terimakasih karena telah menjadi istri serta mommy yang baik dan hebat untuk kami.''ucap tulus Kevin.
Cup
Kevin pun melayangkan sebuah kecupan penuh cinta di kening sang istri.
''Sudah sana mandi...nanti airnya keburu dingin.''kata Sifa dengan sedikit mendorong tubuh Kevin agar segera masuk ke kamar mandi.
Begitu sang suami sudah berada di kamar mandi,Sifa bergegas menuju walk in closet untuk menyiapkan pakaian yang akan di gunakan sang suami yaitu kaos oblong putih polos dengan celana kolor pendek sedikit di atas lutut lengkap dengan **********.
Kenapa bukan piyama?itu karena Kevin lebih menyukai memakai kaos oblong dengan celana kolor pendek di bandingkan memakai piyama untuk tidurnya.