Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
68.Bab 67


❤️ Happy Reading ❤️


''Ya kali kak aku milihin yang terbuka...bisa di gorok leherku sama kak Kevin.''selorohnya.


''Kakak cobain dulu gih...aku pengen lihat.''pinta Kania.


Sambil menunggu Sifa mencoba gaun yang dipilihnya...Kania memutuskan untuk memilih high heels serta tas dan aksesoris yang pas dan senada untuk Sifa.


''Kan.''panggil Sifa.''Gimana?''tanyanya setelah Kania melihat ke arahnya.


''Perfect kak...bagus dan pas banget.''puji Kania.''Nih sekalian pakek high heels sama tasnya...''kata Kania lagi menyerahkan barang yang telah di pilihnya.


Kania sangat puas dengan hasil pilihannya...semuanya cocok dan menambah kesan yang wow buat Sifa.


''Kita ambil semua ini ya kak...''kata Kania.''Aku bayar dulu.''timpalnya sebelum Sifa mengatakan apapun lalu berlalu menuju kasir.


''Semua totalnya Rp12.220.000,00 nona.''kata sang kasir yang telah selesai menghitung.(Maaf ya aku kasih nominalnya...biar tambah menghalu...😁✌️dan jangan di komplain ya...😁).


''Kan,pakek ini aja.''seru Sifa sambil menyerahkan kartu miliknya saat melihat Kania merogoh dompet yang ada di tasnya.


''Jangan kak...pakek ini aja.''tolak Kania sambil mengacungkan black cart yang ada di tangannya.


''Gak usah Kan biar aku bayar sendiri aja...''kata Sifa lagi.


''Kakak tenang aja deh...lagian ini juga bukan punya aku kok...ini kartu kak Kevin.''ujar Kania yang memang di kasih pegangan kartu kakaknya untuk belanja kebutuhan Sifa hari ini.


''Udah gak usah pakek ini aja...yang itu kakak simpan aja.''kekeh Kania.


*****


''Kakak punya black cart juga?''tanya Kania penasaran dan saat ini mereka sedang duduk di sebuah stand makanan.


''Ehm...kakak kasih tau tapi kamu jangan marah atau salah paham dan jangan mikir macem-macem ya tentang kakak.''jawab Sifa DNA di angguki oleh Kania.''Sebenernya ini kartu yang waktu itu...pas kita pergi bareng-bareng tapi kakak kamu gak mau terima setelah aku balikin malah minta aku buat nyimpen.''cerita Sifa.


''Hahaha...ternyata sudah sebucin itu kakak ku sama kakak.''jawab Kania sambil tertawa...ternyata kakaknya yang kata orang dingin bisa bucin parah.


''Kamu gak marahkan Kan?''tanya Sifa ragu-ragu.


''Ya enggaklah...ngapain juga aku marah...itu artinya kakak aku yang dingin itu sudah cinta mati sama kakak.''sahutnya.''Dan aku seneng karena ternyata kak Kevin mendapatkan pacar seperti kakak bukan seperti mantannya ataupun para wanita yang selama ini mengejar-ngejarnya.''lanjutnya.


''Emang banyak ya Kan yang suka sama kakak kamu?''tanya Sifa.


''Jangan di tanya kak banyak banget yang pengin jadiin kakak Kevin suami atau menantu mereka.''jawab Kania.''Mulai dari temen-temennya kuliah,rekan bisnis... temen-temen papa,temen-temen mama...bahkan angkatan aku atau kak Kemal sekolah banyak yang suka sama kak Kevin.''sambungnya.''Makanya baik-baik ya kak jagain kak Kevin...jangan sampai di gondol orang...hehehe.''seloroh Kania yang membuat Sifa sedikit memelototkan matanya.


''Sampek segitunya...''kata Sifa kemudian dengan lesu.


''Tapi kakak tenang aja...ada kami kok yang siap pasang badan buat kakak...kami gak bakal biarin kakak lepas dari kak Kevin lagian sepertinya kak Kevin sudah cinta mati tu sama kakak...''kata Kania lagi yang awalnya serius tapi ujungnya di sertai ledekan.