Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
138.Bab 137


❤️ Happy Reading ❤️


Masih part resepsi ya dan maaf telat up soalnya aku tadi pergi...ada acara dan baru pulang..🙏🙏🙏


Begitu para MUA selesai merias dan mengganti Sifa...penampilannya begitu sempurna.Sudah cantik di tambah lagi memakai gaun dengan perlengkapannya dengan harga yang spekta.


''Mas.''panggil Sifa pada Kevin yang dari tadi sibuk dengan ponsel di tangannya.


Karena di panggil oleh sang istri membuat Kevin langsung spontan mendongak dan betapa tercengangnya saat dia melihat wanita yang ada di hadapannya sampai membuat dirinya terpaku serta tak mengedipkan matanya.


''Mas.''panggil Sifa lagi.


''I...iya kenapa?''sahut Kevin yang balik bertanya setelah kembali kesadarannya.


''Gimana?''tanya Sifa.


''Sempurna.''puji Kevin.''Aku akan memberikan bonus untuk kalian karena sudah membuat penampilan istriku begitu memukau.''kata Kevin pada para petugas MUA tapi pandangan matanya sama sekali tak berpaling dari sang istri.


Dia terus mengagumi maha karya indah yang telah di ciptakan oleh Yang Maha Kuasa untuknya.


''Terimakasih tuan muda tapi memang dasarnya nyonya muda sangat cantik jadi kami hanya memolesnya sedikit saja.''ucap salah satu dari mereka.''Kalau begitu kami undur diri tuan...nona.''pamit mereka dan di angguki oleh Kevin.


''Terimakasih ya.''ucap Sifa.


*****


''Kitaau berangkat kapan mas kalau kamu hanya diam ngelihatin aku kayak gitu?''tanya Sifa yang merasa jengah sendiri karena dari tadi di tatap oleh Kevin.


''Ah aku jadi gak rela bawa kamu kemana-mana yank...mau ngurung kamu di kamar aja.''sahut Kevin.


''Loh...''beo Sifa.


''Ish gombal.''sahut Sifa dengan wajah yang sudah merona.''Ayo dong mas...gak enak sama yang lain pasti sudah pada nunggu.''kata Sifa kemudian.


''Iya...iya ayo.''sahut Kevin sambil menggandeng tangan sang istri.


*****


Setelah sampai di hotel mereka langsung menuju tempat yang sudah di persiapkan sebelum acara di mulai.


Mereka hanya menunggu beberapa saat di sana setelah mereka langsung menuju ke ballroom hotel yang sudah di persiapkan untuk pesta pernikahan mereka.


Semua tamu langsung menatap kearah pintu masuk begitu MC memberi tahu bahwa sang pengantin yang menjadi raja serta ratu malam ini akan memasuki ruangan.


Sungguh serasi...Kevin berbalut jas dan sepatu yang mengkilat serta Sifa memakai gaun dengan warna senada dengan jas Kevin juga bertahtakan berlian disana sebagai hiasan dan jangan lupakan sebuah mahkota kecil namun full dengan hiasan diamond di sana sehingga hiasan mahkota dan gaun langsung bersinar begitu terkena cahaya lampu yang langsung menyoroti mereka berdua dari pertama masuk sampai ke pelaminan.


Senyum manis dan bahagia tak pernah luntur ataupun surut dari bibir manisnya,berbeda lagi dengan Kevin yang sudah sangat terbiasa memperlihatkan muka datarnya.


Disana ada beberapa acara yang salah satunya adalah berdansa dan yang paling pertama serta terdepan berdansa tentu saja raja dan ratu sehari kita.


''Aku gak pandai berdansa lo mas.''lirih Sifa saat mereka berdua diminta untuk berdiri.


''Sudah tenang saja ada aku.''kata Kevin meyakinkan.''Kamu hanya cukup mengikuti semua langkahku saja.''lanjutnya.


Begitu mereka berdiri di tempat yang sudah di tentukan,mereka langsung berdiri berhadapan.


Kevin memegang tangan Sifa lalu di letakkannya di pundak Kevin sedangkan tangan Kevin sudah bertengger manis di pinggang ramping Sifa.


''Pertama kita akan melangkahkan kaki ke arah kanan kamu baru setelah itu ke arah kiri kamu satu langkah-satu langkah.''bisik Kevin yang kalau orang melihatnya pasti mereka akan mengira bahwa Kevin mencium Sifa.