
❤️ Happy Reading ❤️
''Baik laksanakan.''sahut Leo.
Ucapan Kevin itu membuat semua orang heran mendengarnya serta bertanya-tanya siapa sosok Kevin sebenarnya.
''Ma..maaf tuan Leo...dia tadi siapa?''tanya Erga kakak Erik.
''Iya siapa?''Siska ikut bertanya.''Bukannya dia hanya karyawan rendahan kok berani-beraninya berkata seperti itu pada anda tuan...''lanjutnya.''Dasar pegawai kurang ajar...''katanya lagi.
''Yang anda maksud karyawan rendahan dan orang kurang ajar itu adalah tuan Kevin Wijaya CEO sekaligus pemilik Golden Wijaya corp.''jawab Leo yang membuat semua orang menjadi terperangah.''Dan seperti ucapan beliau tadi kerjasama antara Golden Wijaya corp dan Hartanto grup di batalkan...''tegas Leo yang membuat orangtua serta Erga dan Erik semakin syok.
''Tapi tuan...''kata papa Erik.
''Kalian telah menyinggung orang yang salah tuan...''ucap Leo.''Oya satu lagi wanita yang dibawa tuan Kevin tadi adalah calon nyonya muda Wijaya.''ucapnya lagi lalu meninggalkan tempat itu.
''Tuan...tuan Leo...''panggil papa Erik.''Tuan Leo...tolong beri kami kesempatan...''mohonnya namun sama sekali tidak di indahkan oleh Leo yang terus melenggang pergi.
Pesta pernikahan yang seharusnya mambahagiakan malah menjadi sangat menyedihkan saat ini.
Plak
Papa Erik berbalik dan menghampiri putranya lalu menamparnya...dia sangat geram...sangat marah...tapi tidak mungkin dia menampar menantunya maka dari itu di lampiaskan ke putranya.
''Papa...''seru mama Erik kaget dengan apa yang dilakukan oleh suaminya itu.
Karena keadaan yang sudah tidak kondusif akhirnya para tamu langsung di bubarkan Erga...sehingga yang tersisa disana hanya ada orangtua Erik dan orangtua Siska serta Erga,istrinya juga Erik dan Siska.
''Ajari istri kamu itu agar tidak mudah merendahkan orang lain.''ketusnya.
''Cuma batal kerja sama dengan perusahaan itu saja kok papa sampai segini marahnya?''tanya Siska dengan entengnya.''Kita bisa mengajukan kerja sama dengan perusahan lain yang lebih bonafit dari itu...''lanjutnya.
''Cuma...cuma kamu bilang...''kata papa Erik geram.''Asal kamu tau ya perusahaan Golden Wijaya adalah perusahan yang sangat berpengaruh di dunia bisnis...siapa pun yang berani menyinggung perusaahan itu sudah bisa di pastikan bakal banyak perusahaan yang tak mau lagi bekerja sama...dan setelahnya kamu pikirkan saja akibatnya.''katanya lagi memberi tahu.
''Biar besok aku kesana pa...siapa tahu tuan Kevin masih mau berbaik hati.''kata Erga.
''Bukan kamu tapi mereka berdua yang harus datang kesana dan meminta maaf pada tuan Kevin serta calon istrinya...Sifa.''kata papa Erik.
''Apa?!''seru Siska.''Gak...gak...aku gak mau minta maaf pada Sifa.''kata Siska.
''Terserah kalau kamu lebih memilih perusahaan Hartanto pailit dan bangkrut...''tukas papa Erik lalu meninggalkan tepat itu disusul dengan istrinya.
''Pikirkan baik-baik Rik...''saran Erga.''Dan kakak harap kamu bisa mengambil langkah yang tepat.''katanya lagi.
''Iya kak.''jawab Erik.
''Kakak kenal bagaimana Sifa jadi kakak rasa tak akan terlalu sulit minta maaf padanya sedangkan kalau tuan Kevin...kakak gak tau.''kata Erga.
''Setelah kejadian masa lalu dengan sebegitu dalam luka yang telah aku torehkan padanya...aku yakin tak akan mudah mendapatkan maaf darinya kak.''tutur Erik lalu menghela nafasnya.''Aku benar-benar gak nyangka kalau ternyata pria yang dia gadang-gadang sebagai calon suaminya adalah orang yang sangat berpengaruh.''sambungnya.
*****
O iya untuk semua readers...aku mau ucapin selamat tahun baru...jadikan setahun kemarin menjadi sebuah kenangan dan pembelajaran serta jadikan tahun yang baru ini sebagai pengharapan dan mewujudkan impian...🙏❤️😊