
❤️ Happy Reading ❤️
Saat ini Kevin beserta keluarga kecilnya sedang menuju ke arah pinggir taman di tempat yang menjual beraneka ragam makanan.
''Mau mam sama apa sayang?''tanya Sifa.
''Ehm...''kata Kendra yang nampak berfikir.
''Bagaimana kalau kita sarapan bubur ayam?''usul Sifa yang melihat sang putra tampak sedang berpikir.
''He'em.''jawab Kendra lalu mereka bertiga menuju ke gerobak bubur ayam yang ada di sana.
Lumayan ramai tapi untungnya begitu mereka bertiga sampai di sana ada sebuah keluarga yang sudah selesai makan dan pergi jadi tempat duduk mereka bisa di duduki oleh Kevin.
''Permisi...''kata istri penjual bubur ayam itu.
''Iya bu' kami pesan tiga porsi bubur ayam sama...''kata Kevin.''Disini ada apa aja bu'?''tanyanya.
''Di sini ada sate telur puyuh juga sate usus juga sate jerohan pak.''jawab ibu itu.
''Ya sudah saya minta masing-masing satu porsi ya bu'.''sahut Kevin.
''Baik pak...bu'...di tunggu ya.''katanya sopan lalu pergi ke arah sang suami yang sedang sibuk meracik pesanan bubur ayam.
*****
Begitu pesanan mereka datang...mereka langsung menikmatinya.
''Kendra...nak kamu mau pakek apa?''tanya Sifa.
''Ehm mau telur puyuh mom.''jawab Kendra yang beberapa detik kemudian sudah ada sate telur puyuh di mangkuk bubur ayamnya.
''Daddy?''tanya Sifa.
''Sudah kamu makan aja mom...biar aku ambil sendiri.''jawab Kevin yang mengerti maksud sang istri.
''O iya hubungi yang lainnya dad...bilang kalau kita ada di sini.''kata Sifa.''Takutnya nanti mereka nyariin atau nunggu kita.''terangnya.
''Pelan-pelan dong sayang maemnya.''peringat Sifa saat Kendra begitu antusias melahap bubur ayam yang ada di depannya.
''Enak ya sayang...?''tanya Sifa yang langsung di angguki kepala oleh Kendra karena mulut anak itu penuh dengan bubur ayam.
''Kendra memang sangat suka bubur ayam mom.''kata Kevin memberitahu.
''Kapan-kapan mommy bikinin di rumah ya...buat sarapan kesayangan mommy ini.''sahut Sifa sambil mencium pipi Kendra yang gembul karena makanan di dalamnya.
*****
''Wih...enak ni kayaknya.''celetuk Kemal begitu sampai di tempat Kevin.
''Eh sini-sini...''kata Sifa.''Buburnya enak lo...dan kalian harus coba.''rekomendasinya.''Mama sama papa juga.''lanjutnya.
''Boleh.''sahut papa Adi.
''Wah kayaknya beneran enak ni.''kata Kania.''Buktinya tu ada yang diem aja gak menggubris kita sama sekali malah asik makan.''ujarnya sambil menunjuk ke arah Kendra dengan ekor matanya karena bocah itu masih makan tanpa memperdulikan keluarganya yang baru datang.''Kita seperti tak terlihat.''katanya lagi mendrama.
''Cucu opa laper ya...?''tanya papa Adi sambil mengambil duduk di sebelah Kendra.
Kendra menyahut dengan sedikit tidak jelas karena makanan di mulutnya.
''Kalau mau ngomong di telen dulu makanannya sayang.''peringat Sifa.''Takutnya nanti kamu bisa tersedak.''lanjutnya memberi pengertian dan di angguki oleh Kendra.
''Iya opa.''jawab Kendra begitu dia sudah menelan habis makannya.
''Enak ya sayang?''tanya mama Iren.
''He'em.''jawab Kendra.
''Mal,pesen sana.''perintah papa Adi pada putra keduanya untuk menghampiri penjual bubur karena sedang sibuk melayani pembeli yang lain.
''Siap boss.''sahutnya dengan tangan layaknya memberi hormat sehinga membuat semua tertawa.