Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
261.Bab 260


❤️ Happy Reading ❤️


Pagi ini Kevin dan Sifa sengaja tidak berangkat bekerja karena pagi ini rencananya mereka akan melihat sekolah yang akan menjadi tempat menimba ilmu pertama kakak Kendra.


Karena semalam saat melihat acara kartun dari negri Jiran yaitu Upin dan Ipin yang sedang bersekolah langsung membuat kakak Kendra ingin segera kesekolah.


Karena menimbang umur Kendra yang saat ini sudah 4,5tahun jadi mereka memutuskan untuk mengikuti kemauan Kendra.


Karena bagaimanapun bocah menggemaskan itu mungkin butuh teman dan berinteraksi dengan anak sebayanya.


Dan begitu mendengar permintaan sang putra serta setelah berembuk dengan Sifa...Kevin langsung meminta asistennya untuk mencari beberapa rekomendasi sekolah terbaik.


''Loh kalian kok santai banget?memangnya gak pada berangkat kerja?''tanya mama Iren yang melihat putra serta menantunya memakai pakaian santai.


Kevin saat ini hanya memakai pakaian kasual,yaitu hanya memakai celana bahan dasar chinos warna krem dan kemeja lengan panjang warna navi dan jangan lupakan yang lengannya di gulung se siku alhasil membuatnya lebih tampan dan muda.


Kalau Sifa...si ibu tiga anak itu memakai dress selutut warna navi juga.


''Mau daftarin Kendra sekolah ma.''jawab Kevin.


''Loh Kendra sudah mau sekolah?''tanya mama Iren memastikan dan diangguki oleh Sifa serta Kevin.


''Semalam dia merengek minta buat sekolah ma.''kata Sifa.''Lagian Kendra juga butuh bersosialisasi dengan teman sebayanya...''kata Sifa lagi.


''Wah ponakan mami sudah besar ya...sudah mau sekolah.''kata Kania.


''Iya dong mami biar kaya Upin dan Ipin.''sahut Kendra dengan samangat yang membuat semua orang tertawa mendengarnya.


''Sudah dapat sekolahnya?sekolah dimana?''berondong mama Iren.


''Sudah ma tadi malam aku langsung minta asisten aku buat nyari rekomendasi sekolah untuk Kendra dan pilihan kami berdua jatuh di sekolah xxx.''jawab Kevin.''Karena selain kualitasnya bagus dan sudah bertaraf internasional,tempatnya juga dekat dari sini.''sambung Kevin.


''Memang iya pa.''kata Kevin.


''Si kembar nanti biar ikut kita saja ma.''kata Sifa yang masih merasa tidak enak hati.


''Gak usah biar di rumah sama mama saja.''kata mama Iren.


''Tapi nanti mungkin kita agak lama ma...soalnya mau sekalian cari perlengkapan sekolah buat Kendra.''kata Sifa memberi tahu kegiatannya pagi ini.


''Sudah gak apa-apa...kamu tenang saja.''kata mama Iren lagi.


''Iya kak.''sahut Kania.''Lagian aku juga kebutiknya nanti masih agak siangan kok jadi bisa sama aku juga.''sambungnya lagi.


''Terimakasih ya ma,Kan jadi ngrepotin terus.''ucap Sifa.


''Kakak itu ngomong apa...kita ini saudara kak jadi sudah sewajarnya kalau saling bantu apalagi kita satu rumah.''kata Kania.


''Bener apa Kania sayang...kamu itu kayak sama siapa aja.''timpal mama Iren.''Dan lagian mereka itu cucu mama...darah daging mama dan papa...jadi kami malah seneng karena hari tua kami masih bisa menjaga serta bermain dengan cucu-cucu kami.''sambungnya lagi.


''Kamu gak usah merasa gak enak Fa.''kata papa Adi ikut menyahut.''Lagian anak-anak kalian itu anteng banget dan gak pernah rewel.''kata papa Adi lagi.


''Tapi kamu sudah menyetok ASI kamukan Fa?''tanya mama Iren.


''Sudah ma...persediaan asi aman.''jawab Sifa.


*****


Maaf aku baru up dan gak bisa up banyak-banyak karena kepala aku pusing banget beberapa hari ni apa lagi kalau buat lihat hp terlalu lama 🙏🙏,mohon pengertiannya 🙏😊