
❤️ Happy Reading ❤️
Sesuai janji Kevin,setelah sarapan mereka berdua bersiap-siap untuk berkeliling Santorini.
Mereka berkeliling keseluruh kawasan Santorini.
Benar-benar hari yang menyenangkan,selain melihat keindahan alam yang di sajikan,mereka pun selalu menyempatkan untuk membeli sovenir di setiap tempat yang mereka berdua kunjungi.
Berjalan bergandengan tangan,tertawa,bercanda...adalah moment-moment berharga yang nantinya akan menjadi kenangan indah dalam perjalan rumah tangga mereka nantinya.
Setelah dinner romantis yang di minta Kevin untuk mereka berdua akhirnya mereka berdua kembali ke penginapan untuk beristirahat.
Malam ini mereka berdua benar-benar hanya beristirahat tanpa melakukan kegiatan panas yang membuat peluh mereka mengucur di sekujur tubuh.
*****
''Morning...''sapa Kevin yang sedari tadi sudah bangun dan memandangi wajah Sifa.
''Ehm...morning.''jawab Sifa dengan salah tingkahnya.
Cup
Kemudian Kevin mengecup sekilas bibir Cherry yang selalu menggodanya itu.
''Sholat subuh dulu yuk.''ajak Kevin dan di angguki oleh Sifa.
Mereka berdua lalu turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi secara bergantian guna untuk membersihkan serta menyegarkan tubuh mereka.
*****
''Hari ini kita mau kemana lagi dad?''tanya Sifa saat mereka sudah duduk di balkon kamar menikmati indahnya sunrise di Santorini.
''Kita gak bakal kemana-mana hari ini.''jawab Kevin.
''Seharian ini kita akan di kamar seharian...karena nanti malam kita sudah akan terbang.''jawab Kevin.
''Bukannya masih besok ya dad?''tanya Sifa dengan sedikit heran.
''Aku ingin agar kita segera ketempat tujuan selanjutnya lagian kemarin sudah seharian kita mengunjungi semua tempat di sini dan juga sudah beli sovenir juga kan.''tutur Kevin.
''Memangnya kita mau pergi kemana lagi sih dad?''tanya Sifa.''Gak bisa apa kita di sini saja.''lanjutnya yang masih betah berlama-lama di daerah itu.
''Kita akan ke Maldives.''sahut Kevin.''Kamu sangat ingin pergi kesana kan?''tanyanya pada Sifa.
''Iya dad.''jawabnya senang.
''Bagaimana masih ingin lama di sini apa kita ke Maldives?''goda Kevin.
''Ke Maldives.''seru Sifa dengan semangat.
''Tapi semua itu tidak gratis loh sayang.''kata Kevin dengan tangan yang sudah melingkar sempurna di perut Sifa karena posisi mereka saat ini adalah Sifa berdiri menghadap pemandangan alam yang membentang di hadapannya sedangkan Kevin yang tadinya duduk di sebuah kursi santai sudah berdiri di belakang Sifa.''Kamu harus membayarnya.''sambung Kevin.
''Hah.''beo Sifa yang langsung reflek menoleh ke hadapan Kevin dan hal itu sama sekali tak di sia-siakan oleh sang mantan duren tersebut.
Langsung di kecupnya bibir Sifa dengan lembut.
''Terus bayarnya pakek apa?''tanya Sifa.''Bukannya tuan Wijaya ini sudah banyak uang...masa mengajak istrinya honeymoon minta bayar.''katanya lagi.
''Aku tidak memintamu membayarnya dengan uang,tapi...''kata Kevin.''Dengan ini...''lanjutnya dengan meremas salah satu dari dua bongkahan yang menjadi sumber nutrisi milik istrinya
''Aaakh...''desis Sifa saat sebelah tangan kekar itu meremas salah satu dari miliknya.
''Bagaimana?''tanya Kevin berbisik di telinga Sifa yang membuat Sifa semakin meremang di buatnya karena deru nafas Kevin yang menerpa leher jenjang miliknya,dan jangan lupakan bibir kecil yang sudah berpindah menciumi seluruh leher jenjang itu...di kecup,di jilat,sampai di gigitnya kecil leher itu sampai meninggalkan jejak kepemilikan yang terpampang nyata disana.