
❤️ Happy Reading ❤️
''Kalian boleh pergi.''titah Kevin kepada penjaga yang menjaga istrinya.
Bukannya lebay...hotel juga hotel miliknya tapi dia tidak ingin jika terjadi sesuatu dengan wanita yang dicintainya maka dia memberikan tambahan keamanan ekstra mengingat banyak orang yang hadir di sana.
Cklek
Kevin membuka pintu kamar hotelnya dengan menggunakan cart miliknya.Kemudian dia terus melangkahkan kakinya ke kamar utama yang sekarang ada istrinya di sana.
Cklek
Pertama kali yang dia lihat saat memasuki kamarnya yaitu wanita yang telah mengisi hatinya sedang terlelap.
Dilangkahkan kaki tegapnya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya baru setelahnya dia menyusul sang istri berbaring di tempat tidur.
Di pandanganya wajah cantik nan damai itu...ada perasaan bersalah yang menyeruak dari lubuk hatinya karena telah membiarkan sang istri sendirian di kamarnya.
''Maaf...''lirih Kevin.
Cup
Cup
''Selamat malam my wife...i love you.''ucapnya setelah mengecup kening serta mencium bibir Sifa.
Diraihnya tubuh Sifa ke dalam dekapannya...dengan hati-hati dipindahkan kepala sang istri ke lengannya agar dia lebih mudah untuk memeluknya.
Entah sadar atau tidak...tangan Sifa juga malah melingkar di tubuh Kevin...memeluk tubuh kekar yang setengah neked itu.
Seorang Kevin Wijaya tidak terbiasa tidur memakai bajunya...dia lebih suka tidur dengan bertelanjang dada dan mengenakan celana kolor dengan panjang yang sedikit diatas lututnya.
*****
Perlahan di bukanya mata lentik itu dan pandangan pertama yang dia lihat adalah tubuh polos sang suami.
Lalu di dongakkan kepalanya untuk melihat wajah yang telah memporak porandakan hatinya itu...di pandanganya terus wajah rupawan itu.
''Ini adalah pemandanganku setiap pagi mulai hari ini.''batin Sifa.''Oh Tuhan...nikmat mana lagi yang bisa ku dustakan...''batinnya lagi.
''Sudah puas memandang wajah tampan suamimu ini...''kata Kevin yang masih menutup matanya lalu perlahan di bukanya mata itu begitu mengakhiri kalimatnya.
Bak seorang pencuri yang tertangkap basah...Sifa pun tergelonjak kaget mendengar suara bariton yang masih serak khas orang yang baru bangun tidur.
''Eh...''kaget Sifa dengan wajah yang sudah merona karena ketahuan.''Ka...kamu sudah bangun dari tadi mas?''tanya Sifa gugup.
''Semenjak istri tercintaku ini memandang kagum wajah tampan suaminya.''sahut Kevin padahal sebenarnya dia sudah bangun dari tadi...dari sebelum Sifa bangun memandangi serta menikmati wajah damai nan ayu milik istrinya itu namun dia pura-pura kembali menutup matanya begitu melihat pergerakan Sifa yang akan bangun dari lelapnya.
''Ish...nyebelin.''kata Sifa dengan muka cemberutnya yang membuat Kevin malah terkekeh karena gemas dengan raut wajah yang di tampilkan istrinya itu.
''Mau kemana?''tanya Kevin begitu Sifa ingin melepaskan pelukannya.
''Ya mau bangunlah.''sahut Sifa.
''Morning kiss dulu dong sayang...''kata Kevin yang membuat wajah Sifa kembali blushing.
''Apaan sih mas...nanti kita kesiangan sholat subuhnya.''kata Sifa.
''Makanya buruan kasih dulu morning kissnya...semakin cepat kamu kasihnya maka kita gak akan kesiangan sholat subuhnya.''bujuk Kevin.
''Cih modus.''kata Sifa.
''Ya gak apa-apa dong sayang...modus sama istri sendiri ini bukan istri orang lain.''kata Kevin.''Ayo sini kasih morning kissnya biar cepat bisa sholat subuh.''kata Kevin lagi dengan tangan yang masih setia memeluk tubuh sang istri.
''Ya sudah kalau kamu gak mau aku aja.''kata Kevin lagi yang langsung menyambar bibir sang istri dan jangan lupakan satu tangannya yang sudah menahan tengkuk Sifa.