Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
134.Bab 133


❤️ Happy Reading ❤️


Sebelumnya aku mau minta maaf kalau tulisanku kemarin terlalu bertele-tele...terlalu banyak acara adat yang mendetail...sebenarnya ada tujuannya aku nulis sedetail itu biar kita semua bisa belajar tentang adat budaya kita yang semakin tidak di gunakan...jadi selain membaca novel...mengahalu kita juga bisa belajar adat budaya...tapi ternyata tidak berkenan...sekali lagi aku mohon maaf🙏🙏🙏


Terus masalah up ku yang lama aku juga minta maaf karena aku juga banyak kesibukan di dunia nyata tambah lagi kemarin sempet drop...jadi maaf banget 🙏🙏🙏


*****


Setelah proses meminta ijin menikah yang mengharu biru kini saatnya hal yang paling mendebarkan...hal yang paling di tunggu-tunggu yaitu acara ijab qobul.


Dimana saat ini ayah Harun sebagai wali menjabat tangan Kevin calon menantunya.


''Sudah siap?''tanya petugas KUA yang di angguki oleh Kevin dan ayah Harun.


''Silahkan.''ucap petugas KUA lagi.


Bismillahirrahmanirrahim


''Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau ananda Kevin Wijaya bin Adi Wijaya dengan anak saya yang bernama Asifa Putri binti Harun Saputra dengan mas kawin berupa seperangkat alat sholat,sebuah rumah sakit,satu buah mobil Alphard dan saham 5% dari perusahaan Golden Wijaya corp dibayar tunai.''


Bismillahirrahmanirrahim


''Saya terima nikah dan kawinnya Asifa Putri binti Harun Saputra dengan mas kawin tersebut di bayar tunai.''


''Bagaimana saksi...''tanya sang petugas.''Sah...''serunya.


''Sah...''para orang yang ada disana pun menjawabnya lantang.


Ada satu kelegaan di hati Sifa dan Kevin...dalam satu tarikan nafas Kevin dapat mengucapkan kalimat sakral itu...kalimat yang bukan hanya perjanjiannya dengan orangtua Sifa melainkan perjanjiannya dengan Allah SWT.


Jangan lupakan mahar yang di berikan Kevin membuat semua orang yang ada di sana menjadi tercengang...bagaimana tidak Kevin memberikan Sifa mahar gak gak main-main.


''Silahkan mas dan mbaknya untuk saling memakaikan cincin.''


Mereka saat ini saling duduk berhadapan lalu Kevin pun mengambil sebuah cincin emas putih dengan lapisan emas kuning di pinggirnya yang bertahtakan berlian disana dan disematkannya di jari manis tangan kanan Sifa Sifa pun seperti itu hanya bedanya cincin yang di pakai Kevin hanya ada satu berlian kecil di tengahnya.


Setelah selesai memakaikan cincin masing-masing,Kevin pun mengangkat tangan kirinya dan diletakkannya di atas ubun-ubun kepala sang istri seraya berdoa


Bismillahirrahmanirrahim


Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih.Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltahaa 'alaih.


Amin ya rabbal alamin


Begitu selesai membacakan do'a...Kevin lalu meniup ubun-ubun Sifa sebanyak tiga kali.


Ada perasaan haru yang menyelimuti hati Sifa begitu pula Kevin...Sifa sampai meneteskan air matanya kembali begitu mendengar lantunan do'a yang dilantunkan oleh kekasih halalnya itu.


Sifa lalu meraih tangan kanan Kevin dan mencium tangannya lalu Kevin pun mencium kening Sifa dalam.


''Cantik...''bisik Kevin.


''Kangen...''bisik Kevin kembali tepat di telinga Sifa yang membuat mata Sifa sedikit terbelalak mendengar dua kata penuturan suami yang baru menghalalkannya beberapa menit yang lalu.


*****


Setelah selesai prosesi ijab qobul dan do'a yang di pimpin oleh salah satu pemuka agama serta mendapatkan beberapa nasehat dari pihak kantor urusan agama...mereka pun langsung melakukan sungkeman kepada kedua orangtua mereka serta kakak Sifa,meminta do'a dan restu untuk rumah tangga mereka.


Seluruh anggota keluarga yang hadir pun memberikan selamat serta do'a untuk mereka.


Semua orang bahagia terkecuali Siska dan mamanya yang sangat...sangat iri dengan apa yang Sifa dapatkan...mulai dari mahar juga perlakuan yang Kevin berikan ke Sifa yang sangat jauh sekali dengan apa yang di dapatkannya dari Erik.