Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
173.Bab 172


❤️ Happy Reading ❤️


Saat Sifa memasuki lobi rumah sakit seluruh para pekerja mulai dari satpam cleaning servis para perawat dan dokter yang melihatnya memberinya salam juga ucapan selamat atas pernikahannya dan tak lupa juga mengucapkan selamat datang kembali.


''Woy manten baru.''seru Luna sang sahabat yang baru datang dan ada di belakangnya dan tentu sontak saja seruan itu membuat Sifa langsung membalikkan tubuhnya.


''Orang itu kalau datang beri salam atau apa kek ..ini main teriak-teriak aja.''sungut Sifa menegur sang sahabat.


''Hehehe...assalamualaikum.''salam Luna.


''Wa'alaikumsalam.''sahut Sifa.


''Bawa apaan tu?''tanya Luna yang melihat Sifa menenteng beberapa paper bag di tangannya.


Sebenarnya tadi Kevin akan membantunya tapi di tolak oleh Sifa karena tidak ingin kalau sang suami sampai telat berangkat ke kantor dan memberi contoh yang tidak baik untu para karyawannya.


''Oleh-oleh.''jawab Sifa.


''Wah asik ni.''seru Luna.''Aku dapet gak?''tanyanya.


''Enggak.''jawab Sifa cepat.


''Yah tega bener sih Fa sama sahabat sendiri...''lirihnya dengan nada di buat memelas.


''Enggak salah maksudnya.''kata Sifa.''Tentu saja ada dong untuk sahabat terbaik aku...spesial.''kata Sifa lagi.


''Ough...''kata Luna sambil mendramatis.''Banyak banget?''tanya Luna.


''Iya ini mah sudah berkurang tadi untuk satpam depan sama yang jaga resepsionis...''kata Sifa.''Ini tinggal untuk semua yang ada di poli aku sama kamu.''sambungnya lagi.


''Kedalam yuk...''ajak Luna.''Aku sudah gak sabar ni pengen tau oleh-oleh buat aku.''lanjutnya.


''Ngomong-ngomong gimana honeymoonnya?''tanya Luna saat mereka berdua berjalan beriringan di koridor rumah sakit.


''Apanya nih?''tanya balik Sifa.


''Tempatnya gimana?''tanya Luna.


''Bagus banget...''jawab Sifa.''Santorini dan Maladewa bener-bener memiliki ciri khas keindahan yang memukau hati...''sambungnya lagi.''Meskipun tetep ya...negara kita tercinta tetap yang nomor satu di hati.''lanjutnya lagi.


''Emmm jadi pengen kesana.''rengek Luna.''Terus yang lainnya gimana?''tanyanya lagi.


''Apanya?''tanya Sifa.


''Sok gak tau.''sahut Luna.''Bikin adik buat Kendranya...''katanya lagi.


''Ih gak asik ni...cerita dong Fa...''kata Luna.


''Nanti kalau aku cerita kamu malah jadi pengen dan pikiran kamu itu pasti traveling kemana-mana.''sahut Sifa lagi.


*****


''Ni buat kamu sama Egi.''kata Sifa sambil menyerahkan dua paper bag ke Luna saat dirinya sudah sampai di depan poli anak.


''Ih terimakasih ya...''ucap Luna.


''Iya sama-sama.''kata Sifa.


''Aku ke ruangan aku dulu ya...nanti kita bareng makan siangnya.''kata Luna sembari berpamitan.


''Ok.''jawab Sifa.


Sementara Luna berjalan ke arah ruangannya yang ada di poli kandungan,Sifa pun berjalan masuk ke poli anak.


Di sana para perawat langsung menyambut kedatangan Sifa...dokter favorit mereka.


''Assalamualaikum.''


''Wa'alaikumsalam.''


''Akhirnya dokter berangkat juga.''kata salah satu perawat.


''Iya ni...cutinya sudah abis.''jawab Sifa.


''Apa itu dok?''tanya perawat itu lagi.


''Oh iya sampai lupa.''kata Sifa.''Ini oleh-oleh buat kalian semua.''katanya lagi.


''Terimakasih dok.''ucap mereka semua


''Iya sama-sama.''jawab Sifa.''Tapi jangan lupa yang bagian sif malam juga di bagi ya...''peringatnya.


''Beres dok.''sahut mereka.


''Kalau gitu saya masuk keruangan dulu.''pamit Sifa.


*****


Maaf cuma bisa up 2 🙏🙏🙏