Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
152.Bab 151


❤️ Happy Reading ❤️


Keesokan harinya mereka langsung terbang ke tempat honeymoon selanjutnya yaitu Maldives.


Setelah belasan jam berada di atas awan akhirnya mereka sampai juga di Maladewa,sebuah pulau yang berada di kawasan lautan Hindi yang berada di selatan pulau Lakshadweep India,pulau yang terletak kurang lebih 700km barat daya Srilanka.Sebuah kepulauan yang terdiri dari lebih 1192 kepulauan kecil.


Surga dunia yang menawarkan keindahan bawah laut dengan beraneka ragam ekosistem lautnya.


Snorkeling,diving,bermain jetski,parasailing,kayaking hingga menikmati sunset Cruise untuk melihat sekelompok lumba-lumba di perairan Maldives ini.


Bayangkan saja keadaan di sana...pulau-pulau pasir putih dengan pepohonan tropis dan pemandangan indah bawah laut di lautan berwarna biru jernih yang sangat memanjakan mata.


*****


Saat ini Kevin dan Sifa menginap di salah satu resort yaitu Six Senses Laamu.Menurut banyak orang menyimpulkan bahwa resort ini merupakan pos terdepan di Maladewa dan mungkin merupakan contoh terbaik dari filosofi yang secara ahli menggabungkan lokasi terpencil yang indah,kehidupan yang ramah lingkungan dan kemewahan tanpa kompromi.


Ada beberapa kemewahan yang luar bisa di suguhkan di sana yaitu ocean water villa yang indah dan luas dengan fitur-fitur inovatif dan di rancang dengan gaya yang selaras dengan pengalaman tujuan surga dunia serta tak lupa pula dengan pelayanan yang luar biasa ramah dan sangat memanjakan pengunjung.



''Wow...''satu kata yang terucap dari bibir Sifa ketika mereka masuk kedalam kamar akan mereka tempati untuk beberapa hari kedepan.


Dari dalam kamar mereka dapat langsung menikmati indahnya perairan dan jangan lupakan dengan udara yang sangat sejuk dan menyegarkan.


''Gimana?suka...''tanya Kevin pada sang istri yang menatap takjub kamar mereka beserta pemandangan yang terlihat di sana.


''Sekarang lebih baik kita duduk dulu lalu menghubungi Kendra beserta orang rumah bahwa kita sudah sampai di sini.''kata Kevin sambil memeluk tubuh sang istri.


''Baiklah dad.''jawab Sifa.


Kevin dan Sifa memang hampir setiap hari menghubungi sang putra untuk sekedar melepas rasa rindu mereka pada bocah laki-laki tampan nan menggemaskan itu.


Sifa sesekali juga menghubungi orangtua serta sahabatnya.


Begitu pula Kevin,para sahabatnya sering banget menghubunginya secara bergantian hanya untuk mengganggunya.


*****


Setelah beristirahat sebentar dengan tidur siang mereka berdua mutuskan untuk membersihkan diri karen hari sudah mulai beranjak sore.


Malam ini mereka memutuskan untuk makan malam di dalam resort mereka saja karena di rasa tubuh yang masih agak lelah akibat perjalan panjang yang harus mereka tempuh dari Santorini menuju Maladewa...toh masih ada waktu beberapa hari kedepan untuk mereka bisa menikmati indahnya Maladewa.


Setelah makan malam mereka memutuskan untuk duduk dilantai sambil membuka jendela kamar mereka guna untuk menikmati sejuknya angin malam di perairan Maldives.


Entah karena nyamannya tempat yang membuat kesan romantis serta suasana yang sangat mendukung atau entah apapun itu...serta entah siapa pula yang memulainya terlebih dahulu yang jelas kedua bibir pasangan yang sedang di mabuk asmara itu sudah saling bersentuhan,saling mengecup...mencecap dan mel***t.


Bahkan kini keduanya sudah berdiri menuju ranjang empuk yang tersedia tanpa melepaskan pang***n dari bibir keduanya,dan entah siapa pula yang sudah menutup dengan menggeser pintu jendela serta gorden kamar mereka...hanya author yang tau...😁