
❤️ Happy Reading ❤️
''Hari ini mau ikut mommy ke rumah sakit gak sayang?''tanya Sifa pada sang putra saat mereka semua sedang sarapan pagi bersama.
''Enggak.''jawab Kendra sambil menggelengkan kepalanya.
''Loh kenapa?''tanya Sifa lagi.
''Kendra gak mau gangguin mommy kerja.''jawab Kendra.''Kendra mau ikut daddy saja...''lanjutnya.
''Oh jadi kamu gak mau ikut mommy karena takut ganggu mommy kerja terus kamu mau gantian gangguan daddy kerja gitu...''sahut Kevin dan Kendra pun jadi sedikit menundukkan kepalanya begitu mendengar ucapan sang daddy.
''Mas...''lirih Sifa namun dengan penuh penekanan memanggil Kevin lalu sedikit amencubit pinggang suaminya dengan kedua jarinya.
''Ish...sakit mom.''ringis Kevin lalu Kevin melihat kode dari Sifa dengan mata lentiknya dan dia pun melihat kemana arah mata sang istri.
Kevin melihat sang putra yang masih menundukkan wajahnya dengan mimik murung.
''Oh jadi Kendra mau ikut daddy ke kantor?''tanya Sifa namun Kendra hanya diam saja.''Emm...baiklah kalau Kendra ikut daddy ke kantor,nanti siang mommy susul ke sana dan kita makan siang bareng.''usul Sifa.''Gimana dad?''tanyanya beralih pada Kevin.
''Wah usul yang bagus tu mom jadi nanti kita bertiga bisa makan siang bersama nanti di luar.''sahut Kevin kemudian.''Gimana boy?''tanya Kevin pada Kendra.
''He'em.''jawab Kendra sambil menganggukkan kepalanya.
''Baiklah kalau begitu sekarang jagoan mommy ini habiskan sarapannya lalu setelah selesai nanti mommy bantu buat bersiap serta menyiapkan segala keperluan princenya mommy ini selama di kantor daddy.''kata Sifa.
''Iya mom.''jawab Kendra yang sudah lebih ceria dari sebelumnya.
*****
''Lain kali kalau ngomong sama anak itu hati-hati dad.''tegur Sifa saat sang putra sudah di bawa oleh Mirna sang pengasuh ke kamarnya.
''Aku gak suka ya dad kalau kata-kata kamu sampai ngelukain hati anak aku.''peringat Sifa.
''Kendra itu anak aku juga mom...anak kita.''kata Kevin.''Iya maaf tadi aku salah tapi aku gak maksud kayak gitu...aku hanya bercanda saja mom.''lanjutnya.
''Tapi bercanda kamu itu gak lucu dad.''sahut Sifa.
Saat Kevin sedang di omeli oleh Sifa...kedua orangtuanya hanya diam saja menyaksikan drama suami istri itu...mereka sangat senang karena Sifa begitu peduli dan memperhatikan perasaan sang cucu.
''Ya sudah aku mau ke atas dulu...bantu Kendra bersiap.''ucap Sifa setelah berbicara panjang lebar dengan Kevin.
''Huft...''Kevin menghela nafasnya begitu Sifa sudah pergi ke kamar Kendra.
''Makanya kalau ngomong itu di pikir dulu.''celetuk papa Adi.''Jadi kena omelkan pagi-pagi.''sambungnya.
''Lagian kamu itu ngomong sama anak kok kayak gitu.''timpal mama Iren.''Masih untung cuma di omeli bukan gak di kasih jatah...kalau sampai itu terjadi...hadeh bisa lebih lama mama dapet cucu lagi dari kamu dan Sifa.''lanjutnya.
''Aduh mama kok gitu sih ngomongnya...gak kasian apa sama aku kalau sampai gak dapat jatah...baru belum lama buka masa sudah puasa lagi.''keluhnya.
''Itu sih deritamu kalau sampai apa yang mama omongin kejadian.''sahut mama Iren.
Tap
Tap
Tap
''Ayo dad.''ajak Sifa yang sudah bersama Kendra dan Mirna.
''Oh iya ayo.''sahut Kevin dan mereka pun berpamitan dengan mama Iren juga papa Adi,Kania pun ikut berpamitan untuk pergi ke butik miliknya.