Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
236.Bab 235


❤️ Happy Reading ❤️


Sore itu juga mama Iren langsung menggandeng sang besan beserta Putri dan Nia untuk pergi ke mall bersamanya membeli segala bingkisan souvernir yang akan mereka bagikan ke para tamu undangan juga orang-orang yang di minta oleh Kevin dan Sifa kasih.


Setelah dari mall rencananya mereka akan di boyong oleh mama Iren untuk pergi ke salah satu restoran milik Kevin untuk memilih hidangan apa saja yang akan mereka suguhkan untuk tamu.


Tapi sebelumnya mereka sudah di konfirmasi dulu oleh Kevin akan kedatangan 4 wanita dari keluarganya dan Kevin juga memberi tahu besok lusa restoran tersebut tutup dan hanya menyiapkan hidangan serta membantu di kediaman Kevin.


Sedangkan Kania,dia juga sudah melajukan kendaraannya menuju ke butik miliknya untuk mengambil stelan pakaian agar bisa langsung mereka coba dan cuci jadi besok lusa sudah bisa langsung di pakai.


Dan para pria bertugas di rumah untuk menemani para bocil karena di tinggal oleh emak-emaknya.


Tapi walaupun begitu Kemal mendapat bagian untuk menghubungi WO untuk mendekorasi tempat yang akan mereka gunakan untuk besok lusa.


Dan Kevin,si bapak satu itu ikut membantu sang istri mengurus kedua buah hatinya dan sesekali memantau si sulung yang bermain dengan para sepupunya.Tapi eith jangan salah Kevin tetaplah Kevin...dia selalu memeriksa dan menyelesaikan semua pekerjaannya melalui gadget dan laptop miliknya saat sang istri tak membutuhkan bantuannya,walaupun tiga hari ini dia gak masuk kantor dia tidak ingin pekerjaannya terbengkalai begitu saja karena begitu banyak ribuan karyawan yang menggantungkan hidupnya pada seluruh usaha miliknya.


''Sudah hubungi orang WO Mal?''tanya Kevin yang baru saja turun dari kamarnya.


''Sudah kak...beres.''sahut Kemal.


''Ngapain aja Vin baru turun?''selidik Arman.''Ingat Vin kamu harus puasa dulu...belum bisa tu adek aku di *****-*****...''goda Arman sambil menaik turunkan alisnya yang membuat semua yang ada di sana ketawa.


''Siapa juga kak yang *****-*****...''sanggah Kevin.''Orang akunya habis cek kerjaan.''katanya lagi.


''Oh kirain.''kata Arman.


''Sialan lo.''umpat Kevin.''Ini juga gara-gara kamu juga Kania tau...gara-gara kamu yang sama sekali gak mau urus perusahaan.''lanjutnya.''Aku itu harus ngurusin usaha aku sendiri eh di tambah lagi harus ngurusin perusahaan keluarga.''keluhnya.


''Ya aku itu mau menikmati hidup kak...gak mau seribet kakak...hehehe.''kata Kemal.


''Dasar kurang asem.''umpat Kevin lagi.''Untung saja aku punya istri yang pengertian...yang gak marah kalau aku terlalu sibuk ngurusin kerjaan.''katanya lagi sambil ngebayangin pas mereka bulan madu si Sifa di duain sama kerjaan...hehehe.


''Mas...''panggil Sifa yang baru saja turun.


''Eh iya sayang.''sahut Kevin.


''Kendra mana?''tanyanya.


''Ada tu di teras belakang sama yang lainnya lagi main.''jawab Kevin.


''Kok kamu turun nak terus anak-anak sama siapa?''tanya papa Adi.


''Iya nak anak-anak kok di tinggal sendiri...''kata ayah Harun menimpali.


''Anak-anak baru saja tidur dan mereka di tungguin sama bik Asih kok yah,pa.''jawab Sifa.


''Kamu mau ngapain yank?''tanya Kevin.


''Mau ambil minum sekalian mau lihatin Kendra.''jawab Sifa lalu melangkah menuju ke teras belakang untuk melihat anak-anak bermain di sana.