
❤️ Happy Reading ❤️
Sore ini agenda Sifa dan Kevin adalah jalan-jalan di sekitar penginapan mereka.
Berjalan dengan saling menautkan tangan mereka berdua.
Mereka juga memilih untuk makan diluar baru setelahnya mereka kembali lagi ke penginapan.
''Sayang.''panggil Kevin yang sudah memeluk tubuh sang istri dari belakang saat dia sudah selesai membersihkan dirinya.
Kevin membuat Sifa membalikkan badannya sehingga mata merekapun saling beradu...bersitatap seolah mereka sedang berbicara dari hati ke hati dengan isyarat mata mereka.
Entahlah siapa yang memulai duluan yang jelas bibir mereka sudah saling bersentuhan...saling menyecap...saling mel***t...saling menikmati rasa yang tercipta di dalamnya...rasa yang selama ini belum pernah mereka rasakan sebelumnya...rasa yang membuat mereka bisa melupakannya...rasa yang bisa membuat mereka terbang ke awang-awang sampai kelangit ke tujuh.
Terbuai dan semakin terbuai saat sentuhan lembut bibir itu menjalar menelusuri leher jenjang yang sangat menggoda...turun...terus turun hingga tiba di dua sumber kehidupan yang sangat terpampang nyata di depannya.Bak seorang bayi yang merasa sangat butuh asupan hingga membuat suara lenguhan merdu tercipta.
Jangan lupakan tangan nakal yang sudah menelusuri kesana kemari...meraba apa pun yang ada di sana seolah ingin mengabsen setiap inci bagian tubuh indah di depannya.
''Bolehkah?''tanya Kevin sambil menatap mata sayu makhluk cantik di hadapannya.
Sifa hanya sanggup menganggukkan kepalanya kecil karena rasa malu,gugup serta gelora yang ada di dirinya.
Cup
''Ini akan terasa sakit di awal...dan aku rasa sebagai seorang dokter kamu paham akan hal ini.''kata Kevin.''Kamu bisa mencakar bahkan menggigitku untuk menahan rasa sakitmu.''lanjutnya dan lagi Sifa hanya menganggukkan kepalanya sambil sedikit menggigit bibir bawahnya.
Saat pertama Kevin memulainya Sifa mencengkram erat kedua lengan Kevin dengan kedua tangannya dan tak terasa air matanya pun ada yang menetes.
Kevin mendiamkan sejenak agar tubuh Sifa dapat menerima penyatuan mereka ini,setelah di rasa Sifa sedikit tenang...Kevin mulai lagi dengan aksinya.Memulai dengan gerakan dengan ritme lambat nan lembut namun lama-kelamaan menjadi sedikit cepat tapi Kevin sebisa mungkin untuk mengendalikan nafsu hasratnya karena dia tau bahwa ini yang pertama untuk sang istri jadi pasti sakit untuknya.
Ada perasaan lega juga bangga karena dia mendapatkan kesucian wanita yang di sayanginya...dialah yang merenggutnya untuk pertama kali...karena dulu saat dengan sang mantan dia tidak mendapatkannya.Sang mantan sudah tidak perawan saat dia menikmatinya untuk yang pertama kali tapi dia masa bodoh karena sudah tertutup dengan cintanya.
Sifa juga merasakan hal yang sama...karena dia bisa menyerahkan miliknya,kehormatannya yang di jaga selama ini untuk sang suami...ada kebanggaan tersendiri dalam dirinya sebagai seorang wanita.
De**han demi de**han...e***gan demi e***gan saling sahut menyahut disana bagaikan sebuah melodi yang mengalun dalam simfoni yang begitu merdu mengiringi kegiatan panas mereka malam ini,yang seharusnya sudah terjadi dari dua malam yang lalu.
Begitu mendapatkan kep**sannya,Kevin pun mengakhiri sesi bercinta mereka.Sebenarnya Kevin masih ingin melakukannya...tapi dia tidak mau egois...dia juga harus mementingkan sang istri apalagi ini yang pertamakali untuknya.
Kevin membantu sang istri untuk membersihkan dirinya barulah mereka tidur bersama dengan damai dengan saling berpelukan untuk mencari kenyamanan yang hakiki.
*****
Maaf kalau kurang hot...aku gak bisa soalnya kalau mau buat yang terlalu hot...ini aja bingung merangkai kata-katanya...maaf ya...🙏🙏😊😁