Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 60 - Monster Jenis Baru


Sementara itu di tempat lain, masih di dalam Dungeon yang sama, Wang Zhu Ming sudah mulai bertarung sengit melawan sosok monster yang wujudnya hampir menyerupai manusia.


Bedanya, monster itu memiliki warna kulit merah muda dan memiliki enam tanduk yang terbentang dari kening sampai ke atas telinganya yang runcing.


Wang Zhu Ming agak kerepotan karena monster itu memiliki ekor panjang yang mirip dengan sebuah cambuk, yang bisa menyerangnya dengan lincah dengan arah pergerakan yang sangat sulit untuk di tebak.


Monster itu menggunakan senjata tombak panjang berbahan tulang, dengan mata tombaknya yang memiliki 3 cabang yang mencuat dari pangkalnya seperti trisula.


Dengan dua sayap hitamnya yang menyerupai sayap kelelawar, monster itu terbang sambil terus menekan Wang Zhu Ming yang bertarung melawannya dengan berpijak di atas tanah.


“Mengapa ada monster jenis lain disini?” pikir Wang Zhu Ming yang sebelumnya mengira dia akan menghadapi Golem raksasa sebagai boss dari Dungeon tersebut. “Dan lagi, energi Mana yang dia miliki hampir sama besarnya dengan milik ku.”


Kilatan-kilatan hitam dan ledakan-ledakan energi sihir tampak di udara setiap senjata yang mereka gunakan saling beradu.


Dengan posisi monster berada di udara, ia terus menekan Wang Zhu Ming dengan tombak panjang dan ekornya yang sesekali menyerang dari arah kiri dan kanan Hunter itu.


Wang Zhu Ming tidak terlalu kerepotan saat menangkis serangan yang berasal dari tombak, namun ia hampir selalu terkena serangan yang berasal dari ekor monster.


Andai dia tidak memiliki pertahanan yang sangat kuat, mungkin sudah sejak tadi ekor monster itu menghancurkan lengan dan tubuhnya yang terkena serangan.


Tahu bahwa akan sangat berbahaya jika dia terus terkena dan menangkis serangan yang berasal dari ekor dengan tangannya yang bebas, Wang Zhu Ming akhirnya berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari serangan monster yang berasal dari ekornya.


Karena saat dia berusaha menangkis, ekor itu melilit tangannya, lalu memelintirnya, seakan hendak meremukkan tulang dan memutuskan tangannya dengan perlahan.


Saat Wang Zhu Ming mencoba untuk menebas ekor itu dengan pedangnya dengan maksud untuk memutuskan ekor tersebut, ia melihat ekor monster itu bahkan tidak tergores sedikitpun walaupun terkena mata pedangnya yang tajam dan mengandung energi sihir.


Malahan, sama seperti yang dilakukan pada tangannya, ekor monster melilit pedang dan berusaha menariknya agar terlepas dari genggaman pria itu.


°°°


Kilatan-kilatan cahaya dan benturan energi sihir yang dihasilkan dari pertarungan itu, meledakan area disekitar pertarungan.


Wang Zhu Ming yang sejak awal sebenarnya menghawatirkan Cassey Lloyd yang berada tak jauh dari lokasi pertarungannya, tidak bisa bertarung dengan bersungguh-sungguh dan memaksimalkan serangan-serangannya karena dia khawatir jika gadis itu akan menerima dampak energi sihir yang sudah pasti akan mencelakainya.


Wang Zhu Ming bertarung dengan lebih banyak di posisi bertahan. Dia melakukannya sambil mengubah sedikit demi sedikit area pertarungan dengan maksud untuk menjauh dari lokasi Cassey Lloyd berada.


Namun demikian, Cassey yang terpesona dengan ketampanan dan kekuatan Wang Zhu Ming, terus mengikuti kemanapun mereka pergi.


“Sial, akan semakin lama jika aku terus mengkhawatirkannya!” umpat Wang Zhu Ming saat menyadari Cassey terus mengikutinya.


°°°


Wang Zhu Ming memberikan kekuatan pada kakinya dan dengan menghentak tanah yang di pijaknya, dia melompat dan melesat mundur menjauhi monster itu.


Saat monster terbang mengejarnya, Wang Zhu Ming kembali memberikan kekuatan pada kedua kakinya dan dia melompat tinggi untuk terus menjauh.


Tidak ingin memberikan jarak pada lawannya, monster itu terbang lebih cepat dan memburu Wang Zhu Ming.


Setelah melakukan hal yang sama berulang kali, Wang Zhu Ming melihat sebuah peluang dan ia tersenyum sinis.


Ia tak menyangka pelajaran dasar yang dulu pernah ia terima di Akademi Hunter akan berguna untuk melawan monster dengan level S seperti yang saat ini sedang dihadapinya.


Selain untuk menjauhi Cassey yang terus mengikuti, Wang Zhu Ming memang sengaja untuk terus pergi menghindar berulang kali agar monster itu lengah saat melihatnya seperti sedang melarikan diri.


Melihat lawannya mendekat tanpa menyiagakan pertahanannya, dengan cepat, Wang Zhu Ming membuka special skill tahap pertama miliknya.


Asap hitam pekat keluar dari telapak tangannya. Asap hitam itu kemudian pergi menjalari seluruh permukaan pedangnya.


Proses itu berlangsung dengan sangat cepat.


Saat monster sudah berada tak jauh darinya, Wang Zhu Ming mengarahkan ujung pedangnya pada monster dan asap hitam pekat terbang dari pedangnya menuju monster yang tampak sangat terkejut dengan serangan dadakan itu dan hanya bisa menyilangkan tangannya untuk menangkis serangan tersebut.


Bangggggggggggg!!!


Suara ledakan yang di hasilkan dari bertemunya energi sihir Wang Zhu Ming dan monster, menggema di sepanjang Dungeon.


Energi sihir yang dihasilkan dari ledakan, tersebar luas sampai radius 50 meter dan menggoyahkan apapun yang dilewatinya.


Tubuh monster yang terkena serangan, melayang jatuh ke tanah.


Wang Zhu Ming melihat kesempatan itu dan merubah arah jatuh tubuhnya, lalu melesat menuju monster tersebut.


Namun, pada saat Wang Zhu Ming sudah berada dekat dengan monster, makhluk itu tiba-tiba bergerak dan menyerangnya.


Stab…! Slash!


Serangan tiba-tiba dari monster itu sangat mengejutkan Wang Zhu Ming yang menyangka telah berhasil mengalahkannya.


Setelah melancarkan serangannya, monster itu kembali mengepakkan sayapnya dan kembali menyerang Wang Zhu Ming yang telah berhasil ia lukai di bagian dadanya.


Crang…! Crang…!


Wang Zhu Ming berhasil menangkis serangan monster itu tepat di detik-detik terakhir saat mata tombak monster itu mengarah ke kepalanya.


Wang Zhu Ming kembali mendarat di tanah, sementara lawannya masih terbang dengan mengepakkan sepasang sayapnya.


Keduanya tidak langsung menyerang kembali, monster yang memiliki posisi sedikit lebih tinggi dari Wang Zhu Ming, menatap pria itu sambil tertawa.


Melihat lawannya tertawa, Wang Zhu Ming yang seumur hidupnya tidak menyangka monster akan melakukan hal itu, mengkerutkan keningnya.


“Monster bisa tertawa?” pikir Wang Zhu Ming heran.


《”Kau lumayan juga,”》ucap monster itu.


Walaupun dia tidak mengerti apa yang monster itu katakan, namun kejutan baru itu membuat Wang Zhu Ming semakin tidak habis pikir dengan apa yang baru saja dia lihat dan dengar.


“Dia berbicara juga?” pikir Wang Zhu Ming yang kini memiliki rasa penasaran yang jauh lebih besar pada monster dihadapannya itu.


Setelah dia pikir-pikir, walaupun memiliki warna kulit yang berbeda, monster itu mirip Dark Elf. Tubuhnya mirip manusia, dengan ujung telinganya yang juga berbentuk runcing.


Setahu Wang Zhu Ming hanya Dark Elf lah jenis monster yang bisa berbicara walaupun dia juga tidak bisa mengerti bahasa mereka.


Selama pengalamannya menjadi seorang Hunter, Wang Zhu Ming hanya pernah sekali bertemu dengan Dark Elf yang diketahuinya hanya ada di Dungeon berperingkat A.


'Kalau dipikir-pikir, aku tidak pernah bertemu monster jenis ini. Apakah dia jenis baru atau jenis yang sama dengan Dark Elf? Tapi Dark Elf tidak pernah tertawa, kan?'


°°°


Saat Wang Zhu Ming masih dibingungkan dengan apa yang baru saja monster itu lakukan, monster itu kembali menyerangnya.


Monster itu melesat dengan kecepatan yang mengerikan dan mengarahkan tombaknya tepat ke kepala Wang Zhu Ming.


Walaupun masih takjub dengan pengalaman barunya saat melihat monster di hadapannya yang bisa tertawa dan berbicara, namun Wang Zhu Ming tentu saja tidak kehilangan fokusnya dan segera menangkis serangan yang baru dilancarkan monster itu.


Mereka terus bertarung dengan seimbang lebih dari 10 menit lagi, sampai Wang Zhu Ming dapat memastikan bahwa monster itu sudah mengerahkan semua kekuatannya.


Wang Zhu Ming akhirnya membuka special skill tahap keduanya.


Saat skill nya aktif, pusaran badai energi sihir yang berupa asap hitam pekat keluar dari tubuhnya.


Bagaikan tornado yang semakin lama semakin besar, pusaran badai sihir itu menyerang langsung pada monster yang kini mulai terhisap kedalamnya.


Tahu bahwa tubuhnya mungkin akan hancur saat terhisap ke pusat pusaran, monster itu mengepakkan kedua sayapnya dengan cepat untuk berusaha menjauhi badai sihir yang tampak hendak menelannya.


Melihat lawannya kehilangan fokus akibat serangannya itu, Wang Zhu Ming dengan sigap menggunakan kembali special skill tahap pertamanya dan melancarkan serangan secepat kilat.


Monster yang masih disibukkan dengan badai sihir, tidak menyangka dengan serangan dadakan itu. Ia hanya dapat menatap kilatan yang tiba-tiba melesat cepat dan keluar dari pusat pusaran badai sihir dengan kedua matanya yang melebar.


Dengan satu tusukan secepat kilat dan terarah, Wang Zhu Ming menikam tubuh monster itu lalu memenggal lehernya.


Wang Zhu Ming mendarat dengan halus di tanah sementara tubuh dan kepala monster jatuh berdebum dengan menyisakan debu yang beterbangan disekitarnya.


Wang Zhu Ming mendekati tubuh monster itu. Dia bermaksud untuk melihat dan memeriksa jenis monster yang baru saja dihadapinya, karena ini adalah kali pertama ia bertemu monster jenis itu.


Namun saat dia baru setengah jalan menuju tubuh moster tersebut, tubuh monster berubah menjadi asap hitam dan hilang menguap.


Wang Zhu Ming mengerutkan kedua alisnya saat melihat hal aneh yang baru pertama kali dia saksikan. Biasanya, monster-monster tidak pernah menguap seperti itu ketika mereka telah dibunuh.


Pria itu kemudian menendang-nendang area tempat dimana tubuh monster berada untuk menyingkirkan rumput-rumput tinggi yang menutupi lokasi jatuhnya tubuh monster.


Ia bermaksud mencari-cari siapa tahu ada sebuah benda yang ditinggalkan monster tadi, namun dia tidak menemukan apapun disana selain senjata monster.


Wang Zhu Ming mengambil tombak dengan mata trisula itu dan menatap senjata itu dengan kagum. Dia dapat merasakan energi sihir besar berasal dari tombak tersebut.


“Senjata ini mungkin berada di peringkat S dan memiliki energi sihir yang sama kuat dengan senjata ku,” gumam Wang Zhu Ming, mengagumi tombak bermata 3 di tangannya.


Setelah selesai memeriksa tempat itu sekali lagi, Wang Zhu Ming menatap sekelilingnya, mencari orang yang sedari tadi mengikutinya.


Dia dapat merasakan energi Mana lemah dari gadis itu, namun tidak menemukannya dimanapun, sejauh matanya memandang. Sampai akhirnya, dengan sayup-sayup dia mendengar sebuah suara lemah yang meminta pertolongan.


“T-tuan…, tolong aku…”


Wang Zhu Ming menoleh ke arah datangnya suara. Suara itu berasal dari sebuah gundukan tanah yang berada agak jauh darinya.


Wang Zhu Ming pergi ke gundukan tanah dan menemukan gadis itu tertimbun tanah yang tadi beterbangan saat ia menggunakan skill pamungkasnya saat menghadapi boss Dungeon.


“Tsk… inilah sebabnya aku menyuruhnya pergi dari Dungeon.” Umpat Wang Zhu Ming.


Wang Zhu Ming menarik lengan Cassey Lloyd dengan kasar untuk mengeluarkannya dari timbunan tanah.


Saat tubuhnya sudah keluar sepenuhnya dari timbunan tanah itu, Cassey pun pingsan.


•••••••