Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 119 - Pergerakan 9 AM


Setelah menyelesaikan urusan di kantor Asosiasi, Kevin Jung, CEO 9 AM, langsung pergi ke kantor pemerintah untuk mengurus pendaftaran dan surat-menyurat perusahaan.


Atas saran Kevin Jung, Miyuki akhirnya membuat sistem peringkat avatar hunter dengan nama berbeda, namun dengan menyamakan kenaikan peringkat berdasarkan experience point milik sistem Hunter yang sudah berlaku.


Bahkan, Miyuki telah membuat alat pemindai energi Mana yang jauh lebih canggih dari buatan Sato Corp.


Miyuki juga mendaftarkan peringkat Hunter terbaru yang setara SSSS dan beberapa peringkat lagi di atasnya, yang sebelumnya tidak pernah di buat oleh Sato Corp. karena mereka menganggap tidak masuk akal untuk seorang Hunter dapat mencapainya dengan umur manusia yang begitu singkat.


Berikut adalah nama peringkat yang telah Miyuki buat dengan menyamakan pada peringkat Hunter yang sudah ada :


F ----------- Training


E ----------- Beginner


D ----------- Bronze


C ----------- Silver


B ----------- Gold


A ----------- Platinum


S ----------- Diamond


SS --------- Master


SSS ------- Legendary


SSSS ----- Mythic


SSSSS --- Demigod


SSSSSS - God


°°°


Sementara Kevin Jung disibukan oleh urusan perusahaan, Anna sibuk dalam melatih teman-temannya yang juga sudah terdaftar dalam guild Nine Bears.


Ren, Lucy dan Yola sibuk melatih seni bela diri yang Anna ajarkan pada mereka di dalam dunia buatan.


Pada awalnya Ren dan Lucy, yang baru pertama kali bertemu Orc dan Elf, ketakutan setengah mati hingga membuat mereka hampir pingsan.


Namun, seiring berjalannya waktu, mereka akhirnya berlatih bersama dengan makhluk-makhluk tersebut.


Dengan perbedaan waktu antara dunia buatan dan Bumi yang cukup besar, Ren, Lucy dan Yola mendapatkan kemajuan dalam seni bela diri yang jauh lebih cepat dibandingkan siswa-siswi di Akademi.


Bahkan, Yola Silvia sudah bisa mengalahkan Milena Williams dengan mudah di pertandingan mingguan, walaupun ia memiliki peringkat satu tingkat di bawah Milena.


•••


Dua minggu setelah perusahaan 9 AM berdiri...


Anna dan Miyuki menyaksikan berita peluncuran avatar hunter yang di tayangkan secara langsung di seluruh televisi nasional.


Karena tidak ingin repot dengan pertanyaan para awak media, Anna dan Miyuki memilih untuk berada di belakang layar dan menyerahkan semua urusan humas pada Kevin Jung selaku CEO perusahaan.


Di dalam ruang kerja Miyuki yang berada di bawah tanah, kedua gadis itu menyaksikan siaran sambil memakan makan siang sehat yang dimasak dengan rasa yang begitu lezat oleh Gina sebelum ia pergi ke kantor guild untuk mengevaluasi Hunter-hunter baru yang ingin bergabung.


"Gina benar-benar berbakat dalam memasak. Bagaimana dia bisa membuat rasa makanan ini menjadi begitu lezat?" puji Miyuki.


"Yang aku pikirkan, kenapa kau sekarang suka makanan sehat?" tanya Anna penasaran.


"Aku terlalu banyak makan makanan instan."


"Bukankah kau sangat menyukainya?"


"Itu tidak sehat."


Anna : "..."


'Jika kau tahu itu tidak sehat, kenapa kau dulu memakannya setiap hari dengan sangat lahap?'


Pada saat itu, tayangan mengenai peringkat yang nantinya menjadi peringkat saat avatar hunter melakukan upgrade, ditayangkan.


Anna tertawa saat melihat pilihan nama di dua peringkat terakhir.


Mendengar suara tawa tersebut, Miyuki menatap Anna dengan tatapan malas.


"Apa yang lucu?"


Anna buru-buru menggelengkan kepalanya.


"Tidak ada. Hanya saja..., nama Demigod dan God itu terdengar berlebihan, kan?"


"Aku sengaja membuat nama itu karena mustahil ada seseorang yang bisa mencapainya walaupun dengan bantuan mesin ciptaan ku." sahut Miyuki dengan seringai aneh di bibirnya.


"Kau sangat percaya diri. Apakah mesin ciptaan mu memang begitu hebat?"


Miyuki menatap Anna dengan tatapan malas. Ia kemudian menyuapkan sesendok daging ikan salmon panggang ke mulutnya tanpa berniat menjawab pertanyaan itu.


"Maafkan aku...," ucap Anna yang kemudian menatap kembali pada televisi.


"Kenapa kau tidak mencobanya?" tanya Miyuki.


"Mencoba apa?"


"Mengukur seberapa jauh peringkat mu."


Anna mengerutkan keningnya. "Energi Mana ku berbeda dengan Hunter lainnya. Kau sudah tahu itu, kan?"


"A-apa? Bagaimana kau bisa melakukannya?"


"Kenop pintu ruangan kerja ku. Aku menggantinya dengan alat penyaring energi Mana."


Anna terdiam, lalu menoleh ke arah pintu dan menatap kenop pintu sebentar, sebelum menoleh lagi pada Miyuki.


"Apa kau mungkin memasang sebuah jebakan juga di ruang bawah tanah ini?"


"Ya. Ada banyak."


"Hah?! Kau serius?"


"Ya."


"..."


Miyuki kemudian menunjuk pada alat pendeteksi di atas meja di dekat piring hidangan makan siang mereka.


"Cobalah."


Haaahhh...


"Baiklah."


Anna mengambil benda yang mirip sebuah tablet elekteonik dari atas meja.


Dengan perlahan dia kemudian meletakan telapak tangan di atasnya.


Saat alat itu akhirnya selesai mendeteksi, Anna tersenyum ketika ia melihat hasilnya dan meletakan alat tersebut di dekat Miyuki.


"Sepertinya kau juga bisa membuat produk gagal, kan?" ejek Anna dengan sengaja. Ia sedikit bingung dengan bagaimana Miyuki bisa membuat sebuah alat tanpa ada kecacatan sama sekali. Namun, kali ini ia merasa senang karena akhirnya melihat Miyuki juga bisa melakukan sebuah kesalahan.


Miyuki menatap layar pada alat pendeteksi. Ketika ia melihat hasilnya, gerakan mengunyah pada mulutnya terhenti.


Pada layar itu, Miyuki melihat semua hasil error tertera di belakang semua status, kecuali di belakang status identitas diri.


NAME : ANNA


RANK :


Exp :


MP :


CLASS :


SPECIAL SKILL :


Di bagian bawah layar status, Miyuki melihat tulisan kecil dari sebuah peringatan dengan huruf yang juga tertera kecil bertuliskan,


Peringatan : data Hunter tidak bisa terbaca, energi Mana Hunter terlalu tinggi dan belum di daftarkan pada sistem.


Miyuki dengan tergesa meletakan piring di tanganya ke atas meja, lalu mengambil alat pemindai dan mematikannya.


Ia kemudian melemparkan alat pemindai ke sebuah kotak kayu yang berada di dekat meja kerjanya.


Brakkk!


"Jangan terlalu kesal. Kadang kita bisa membuat kesalahan." Ucap Anna berusaha menghibur setelah melihat Miyuki melemparkan alat itu dengan kasar.


"Y-ya...," sahut Miyuki seraya menganggukan kepalanya dengan cepat.


Miyuki mengambil kembali piringnya dari atas meja, lalu menyantap makanannya dengan cepat sambil menonton berita di televisi.


Sesekali, Miyuki melirik pada Anna, yang sedang menyantap makanannya juga sambil menonton tayangan berita.


'Gila, dia bahkan memiliki energi Mana melebihi peringkat God! Apakah Bumi ini akan baik-baik saja jika dia bertarung dengan menggunakan kekuatan penuhnya? Semoga tidak akan pernah terjadi!'


•••


Setelah 9 AM melakukan peluncuran produk, Kevin Jung dan karyawan perusahaan disibukan dengan banyaknya pesanan avatar hunter.


Tentu saja pesanan membludak setelah avatar hunter melakukan demo secara langsung di sebuah Dungeon peringkat B yang telah dibeli oleh guild Nine Bears.


Banyak orang kaya yang tidak mengalami kebangkitan dari seluruh dunia yang berdatangan ke Kota C untuk menyaksikan demo produk secara langsung.


Dengan kamera khusus yang tim peneliti 9 AM ciptakan, calon pembeli dapat melihat langsung demo produk yang ditayangkan secara real time di depan gerbang Dungeon.


Perusahaan 9 AM bahkan sudah langsung terkenal hanya karena kamera khusus hasil temuan mereka, yang dapat bekerja dengan baik di dalam Dungeon.


Apalagi produk avatar hunter nya. Produk itu bahkan membuat ilmuwan Sato Corp. menggaruk kepala mereka dengan rasa tak percaya. Untung saja mereka tidak mengetahui bahwa pencipta avatar hunter adalah ilmuwan yang masih berusia remaja.


Jadi, tim produksi mendapatkan pekerjaan tambahan lagi untuk memperbanyak kamera khusus, selain pekerjaan utama mereka dalam membuat avatar hunter yang telah di pesan oleh banyak orang kaya dari seluruh dunia.


Banyak orang yang mengagumi hasil-hasil temuan tim ilmuwan 9 AM. Namun, tentu saja banyak juga yang mengkritiknya.


Asosiasi Hunter dari benua Amerika dan Eropa secara khusus mengkritik bagaimana perusahaan 9 AM sangat tergesa-gesa dalam menerima banyak pesanan dari produk yang belum benar-benar teruji dan mengecam bahwa produk tersebut tidak mungkin akan bekerja lebih baik dari Hunter sungguhan.


Mereka juga menyayangkan sikap Asosiasi Asia Tenggara yang membiarkan perusahaan 9 AM meluncurkan produk terlebih dahulu sebelum mendiskusikannya dengan Asosiasi Dunia.


Yang paling dipusingkan dengan perusahaan 9 AM yang menjadi viral dengan begitu cepat tentu saja ketua Asosiasi Kota C.


Ketua Asosiasi Asia Tenggara yang sebenarnya juga belum mendapatkan informasi apapun mengenai perusahaan 9 AM, langsung melemparkan tuduhan Asosiasi Dunia, pada Ronald Stewart.


•••••••