Goddess Of War

Goddess Of War
Bab 274 - Pertempuran Di Pusat Kota Beijing


Satu menit setelah Miyuki memberi peringatan, monster-monster berkulit merah muda yang memiliki enam tanduk itu akhirnya mulai bermunculan dari semua gerbang yang tersisa.


Hanya sesaat setelah kemunculan mereka saja, semua Hunter yang berada di depan gerbang langsung bisa merasakan aura dari energi sihir yang sangat tidak nyaman.


Kevin yang sebelumnya diminta untuk menghadang di beberapa gerbang, mengambil 3 gerbang sekaligus dan membakar semua monster yang baru saja keluar, sementara Gina dan Miyuki langsung mengamuk menyambut monster-monster yang keluar dari gerbang lain.


Sambil bertarung, Gina memberikan komando pada semua Hunter yang berasal dari Tiongkok itu untuk mundur kebelakang mereka dan berjaga-jaga disana apabila ada monster-monster yang mereka lewatkan.


•••


Walaupun gerbang yang tersisa berjumlah 50 dan monster yang keluar dari semua gerbang itu berjumlah ribuan, namun semua monster langsung terpancing pergi ke satu arah saat Bimo menggunakan sihir aggro dan taunt nya secara bersamaan.


Monster-monster itu hanya setingkat dengan seorang Hunter peringkat S. Karena itulah Bimo yang berperingkat SSS dapat mengikat mereka semua dengan mudah menggunakan kedua jenis sihirnya.


Saat semua monster berdatangan ke arah Bimo, Miyuki dan Gina yang sebelumnya mengamuk secara membabi buta akhirnya bisa membunuh monster-monster itu dengan lebih mudah. Mereka akhirnya bisa menghabisi para monster satu per satu, tanpa adanya pergerakkan yang merepotkan lagi.


Sementara itu, Kevin masih terus membakar semua monster yang baru saja keluar dari tiga gerbang yang berada di dekatnya.


•••


Awalnya, tidak ada satupun monster yang bisa lolos dari amukan Gina dan Miyuki, juga Rin yang akhirnya mengaktifkan avatar lagi.


Tapi, semakin banyak mereka keluar dari gerbang, Gina, Miyuki dan avatar Rin akhirnya tidak sanggup membendung lagi kedatangan monster-monster itu hingga mereka terus menumpuk di sekitar Bimo yang telah mengikat semua monster dengan sihirnya.


"Ledakkan!" teriak Gina, saat melihat Bimo mulai kewalahan juga karena semua monster yang lolos itu mulai menyerangnya.


Booooooooommmmmmm!!!


Bimo langsung menggunakan special skill saat mendapat aba-aba dari Gina.


Karena ledakan sihir itu, ratusan monster yang sebelumnya sudah mulai menyerang Bimo dengan tombak bermata trisula mereka, langsung meledak seketika.


Setelah itu, Gina, Miyuki dan avatar Rin masuk lagi untuk menyerang monster-monster yang baru berdatangan lagi, sementara Kevin tidak meloloskan semua monster yang ingin keluar dari 3 gerbang yang ia jaga.


°°°


Merasakan energi sihir yang berasal dari monster-monster bertanduk enam itu, tentu saja membuat semua Hunter peringkat A dan juga S yang menyaksikan kehadiran mereka secara langsung itu gemetar. Tapi, saat mereka melihat bagaimana Gina dan rekan-rekannya berjuang menghabisi monster-monster tersebut, semangat mereka kembali bangkit.


Wang Sin Long yang diminta untuk berjaga akhirnya tidak bisa diam lebih lama lagi. Ia pun mengangkat tinggi senjatanya dan memerintahkan semua Hunter yang berada dibawah kepemimpinannya untuk maju membantu.


Tapi, Gina langsung berteriak untuk mencegahnya.


"Jangan maju dulu. Tunggu dulu!" seru Gina, sambil terus menghabisi monster-monster yang berada disekitarnya. "Untuk Hunter-hunter penyerang jarak jauh silahkan membantu, untuk penyerang jarak dekat tolong tunggu dulu," tambah Gina.


Mendapatkan permintaan seperti itu dari seorang Hunter kelas atas seperti Gina, Wang Sin Long akhirnya menahan semua Hunter petarung jarak dekat untuk menunggu.


Sementra itu, Hunter dengan skill bertarung jarak jauh mulai membantu menyerang monster-monster yang lolos dari amukan Gina dan sedang berlarian menuju Bimo.


•••


"Gina, mereka tidak akan habis. Aku akan masuk kedalam gerbang untuk menghancurkan pilar sihir." Ucap Miyuki.


"Ya. Kami berempat akan menahan mereka."


"Pergilah, serahkan pada kami." Sahut Gina.


Miyuki akhirnya pergi memasuki gerbang satu demi satu untuk menghancurkan pilar sihir Dungeon agar bisa mengurang jumlah monster yang sedang menginvasi mereka.


Saat Miyuki sudah pergi, seluruh avatar hunter yang sebelumnya nonaktif, kini telah aktif kembali. Mereka langsung bergerak dan menyerang semua monster yang terus berdatangan menuju Bimo.


Hanya 10 menit berselang setelah Miyuki pergi, monster-monster berkulit merah dengan 4 tanduk mulai bermunculan. Mereka adalah monster yang lebih kuat dari monster-monster bertubuh merah muda bertanduk 6. Mereka adalah monster yang setara dengan seorang Hunter peringkat SS.


Ada sekitar 80 monster bertanduk empat yang kini sudah berlarian menghampiri Bimo.


°°°


"Avatar, hentikan monster enam tanduk. Rin, kau dan aku akan mengurus monster empat tanduk!"


《"Ya ketua!"》sahut semua avatar hunter bersamaan.


"Tuan Wang, bantu avatar hunter menghabisi monster-monster enam tanduk! Hindari monster empat tanduk. Mereka berbahaya!" Seru Gina, yang akhirnya meminta Wang Sin Long dan semua Hunter petarung jarak dekat itu untuk membantu.


Mendapat perintah itu, semua Hunter pun menghunuskan senjata mereka dan bergerak maju. Sementara Hunter-hunter tipe Mage yang sejak tadi sudah membantu memberikan serangan jarak jauh, menghentikan serangan mereka untuk mengembalikan energi Mana mereka lagi.


•••


Hanya setelah Hunter-hunter dari Tiongkok itu ikut dalam pertempuran, mereka akhirnya tahu seberapa kuat monster-monster bertanduk enam itu.


Hunter-hunter peringkat S mereka bahkan kesusahan untuk membunuh satu monster saja walaupun mereka sebenarnya sudah terikat oleh sihir Bimo yang membuat mereka tidak bisa fokus dalam mengatasi serangan-serangan Hunter tersebut.


Jika Hunter peringkat S saja kesulitan, apalagi Hunter-hunter yang masih berperingkat A. Mereka sampai harus mengeroyok 1 monster bertiga untuk bisa bertarung seimbang. Bahkan, banyak dari Hunter-hunter peringkat A itu yang akhirnya terluka parah.


Melihat Hunter-hunter peringkat A itu terluka parah, Gina yang sebenarnya sangat sibuk bertarung dengan monster bertanduk empat akhirnya harus membagi fokusnya untuk memulihkan semua Hunter yang terluka.


Melihat Gina mulai kesulitan, Kevin akhirnya meminta Gina untuk mundur dan fokus menyembuhkan Hunter-hunter yang terluka, juga fokus untuk memberikan buff pada dia, Bimo dan avatar Rin saja.


"Gina, mundur dulu. Sembuhkan mereka dan beri kami bertiga buff."


"Ya." Sahut Gina yang kemudian melompat mundur dan berdiri di tempat yang agak jauh dari lokasi pertempuran.


Gina melepaskan sihir penyembuhnya. Saat semua Hunter itu dialiri asap kehitaman dari energi sihir Gina, semua luka parah mereka, bahkan anggota tubuh yang sebelumnya putus, langsung pulih dan teregenerasi seketika.


Melihat apa yang terjadi pada diri mereka, semua Hunter yang sudah pulih itu langsung melompat mundur dan menjauh dari lokasi pertempuran.


Mereka semua kini menatap Gina dengan perasaan serba salah. Mereka ingin terus membantu, namun mereka merasa bahwa mereka sepertinya telah menjadi beban untuk Gina. Gina yang awalnya bisa menghabisi sangat banyak monster, malah harus mundur hanya untuk melindungi mereka.


"Jangan dipikirkan. Jika kalian ingin bertarung, bertarung saja. Jika kalian lelah, istirahat dulu." Ucap Gina, mengerti arti tatapan sungkan mereka padanya.


"Tapi..."


"Tidak apa-apa. Aku punya banyak energi Mana untuk melindungi kalian semua," ucap Gina lagi, saat melihat keraguan pada tatapan Hunter-hunter tersebut.


Gina tahu, mereka sangat ingin membantu walaupun mereka sebenarnya tidak memiliki kekuatan yang cukup.


•••