Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 69


Dean langsung membawa Anes menuju bandara, Anes terlihat heran memangnya Dean akan mengajak Anes liburan kemana.


"Dean kita akan pergi kemana?" Tanya Anes.


"Kemana saja." Jawab Deandra, lelaki itu keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Anes.


"Ayok." Ajak Dean, namun Anes terlihat enggan untuk keluar dari mobil.


"Gak aku gak mau." Ucap Deandra.


"Aneska mau saya bilangin ke Daddy kalau kamu tidak nurut kepada suami." Ucap Deandra, membuat Anes mendengus kesal.


"Ngadu saja terus ngadu." Kesal Anes, akhirnya Anes keluar dari mobil dan berjalan memasuki jet pribadi milik Deandra.


"Bagaimana?" Tanya Deandra kepada Joe.


"Saya sudah mengatakan yang sebenarnya kepada Intan, dan saya juga seudah menyiapkan orang yang kamu minta untuk menemani nona Anes setelah kalian kembali." Ucap Joe, mereka berbicara jauh dari Anes karena wanita itu sudah berada di dalam jet pribadi lebih dulu.


"Bagus, kalau begitu kamu tolong pantau Kenzie dan Liza jangan biarkan Liza membawa Ken pergi tanpa suster nya." Ucap Deandra, Anes memperhatikan Dean yang sedang berbicara dengan Joe.


Anes merasa seperti sudah menikahi seorang mafia, karena banyaknya bodyguard yang menunggu Dean di bandara.


"Kamu tenang saja, jangan memikirkan Kenzie dan Liza yang terpenting sekarang kamu berhasil membawa Deandra junior pulang." Ucap Joe, Deandra mendelik tajam kepada Joe.


Deandra Gavriel lelaki itu akan terlihat konyol jika di hadapan Jordan dan Joe, Dean akan terlihat menyebalkan dimata Anes. Dan Deandra bisa terlihat galak dan berwibawa jika di hadapan para bodyguard dan karyawan nya.


"Dean kita mau kemana? Aku bahkan tidak membawa perlengkapan aku " Ucap Anes.


"Kamu tidak perlu memikirkan itu, kita bisa membelinya disana." Ucap Deandra, lelaki itu duduk di samping Anes sementara Anes menatap Deandra dengan sedikit bingung.


Anes yang merasa malas untuk berdebat dengan Deandra memutuskan untuk tidur, Deandra menatap Anes yang terlelap dalam tidurnya.


Ia tersenyum lucu mengingat dirinya yang dulu menolak untuk menikahi Anes, namun ternyata kini Deandra yang kalah dan mencintai Anes lebih dulu.


Di tempat lain terlihat Aleta yang mendatangi kediaman Deandra, karena Anes meminta Aleta untuk mengawasi Kenzie Anes tubuh ingin Kenzie kenapa-kenapa.


"Nona Aleta." Sapa Ike dan suster.


"Hai Ike , bagaimana kabar kamu baik?" Ucap Aleta.


"Kabar Ike baik nona, nona bagaimana kabar nya." Ucap Ike.


"Kabar saya baik Ike, oiya dimana Kenzie." Ucap Aleta.


"Itu tuan muda Ken nona." Ucap Ike, menunjuk Kenzie yang baru saja masuk bersama dengan suster nya.


"Tante Aleta." Ucap Kenzie.


"Iya sayang, Ken baik-baik saja kan." Ucap Aleta.


"Iya Tante Ken baik-baik saja kok, Tante Anes nya mana?" Ucap Kenzie.


"Lah iya nona Ike mau tanya memangnya benar nona Anes dan tuan muda pergi liburan?" Tanya Ike, Aleta mengangguk dan tersenyum.


"Benar Ike tadi Dean menjemput Anes di kantor." Ucap Aleta.


"Aaaaa, yang bener nona Ike gak mimpi kan nona." Ucap Ike.


"Enggak lah ke masa mimpi." Ucap Aleta.


"Aaaa, mbak beneran mbak Deandra junior on the way mbak." Ucap Ike.


"Iya ke, siap-siap dah nanti ada bos kecil di rumah." Ucap suster Kenzie.


"Seneng banget kayaknya kalian." Ucap Aleta.


"Ya jelas senang loh mbak, setelah sekian purnama akhirnya_ Aaaa mbak Ike senang mbak, Deandra junior on the way gaji naik, bonus double kan dari tuan muda dan dari nyonya besar aduaduaduh." Ucap Ike, membuat Aleta tertawa kecil.


"Bisa-bisanya si Ike masih ingat bonus ke, doain semoga tuan dan nona muda adu kekuatan ke." Ucap suster, Aleta tertawa renyah.


"Pulang-pulang membawa kabar gembira dah dua garis merah." Ucap Ike, suster dan Ike melompat kegirangan.


"Hey, awas jatuh." Ucap Aleta.


"Ah, nona maaf nona sampai lupa untuk mempersilahkan duduk." Ucap Ike.


"Gak apa-apa kalian kan sedang bahagia, lagi pula saya kesini hanya untuk memastikan jika Kenzie baik-baik saja." Ucap Aleta.


"Baik kok nona, iyakan tuan Ken." Ucap Ike.


"Baguslah, kalau begitu saya langsung permisi ya Ike suster saya titip Kenzie." Ucap Aleta.


"Iya nona pasti kok nona, kita pasti akan menjaga tuan muda Ken dengan baik." Ucap Ike.


Aleta pergi untuk pulang ke rumah nya, sementara itu Ike dan suster masih kegirangan karena mendengar kabar Anes dan Deandra yang sedang berlibur.


"Ke gimana ya nanti saat mereka pulang." Ucap suster.


"Mbak pasti wajah keduanya akan berseri-seri mbak, setelah mengetahui kekuatan satu sama lain." Ucap Ike.


"Gak bisa bayangin lagi aku ke." Ucap suster.


"Ya jangan dibayangin lah mbak, nanti kalau pengen report belum ada calon nya." Ceplos Ike, suster Kenzie tertawa kecil mendengar perkataan Ike.


...


Di negara lain Deandra dan Anes sudah berada di dalam mobil menuju villa milik Deandra di negara tersebut, Anes yang sejak tadi tidur terkejut karena dirinya sudah berada di dalam mobil.


"Ke_kenapa aku ada di dalam mobil?" Tanya Anes.


"Yakali saya harus meninggalkan kamu disana nes." Ucap Deandra.


"Yang pindahin aku kesini kamu?" Tanya Anes.


"Supir nes, masih nanya ya siapa lagi yang berani gendong kamu selain suami kamu sendiri." Ucap Deandra, Anes merasa sejuk di hatinya mendengar perkataan Dean.


"Kita mau kemana?" Tanya Anes.


"Ke planet lain nes, yaampun Aneska setelah tidur dalam perjalanan kenapa kamu menjadi bawel seperti ini." Ucap Dean, Anes tertawa kecil hal itu membuat Deandra tercengang baru kali ini ia melihat Anes tertawa.


"Judes banget suami." Ucap Anes.


Deegg... Jantung Dean kembali berdebar, Jordan benar Deandra sudah tidak bisa lagi menyembunyikan perasaan nya dari Anes.


Semakin hari prasaan Dean untuk Anes itu semakin besar, buktinya sekarang hanya mendengar Anes memanggilnya dengan sebutan suami saja sudah membuat Deandra jungkir balik.


Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama akhirnya merekapun tiba di villa milik Deandra, Anes menatap villa itu namun tiba-tiba saja Anes teringat sesuatu.


"Kita disini berdua saja?" Tanya Anes.


"Iya berdua, dan kamu harus masak sendiri tapi kalau tidak mau masak juga tidak masalah masih bisa beli." Ucap Dean, Anes tercengang mendengar perkataan Deandra.


"Ha, ap_apa?" Ucap Anes.


"Kenapa memangnya kalau hanya berdua." Ucap Deandra, Anes menelan saliva nya dengan sulit.


"Ka_kamu gak salah?" Tanya Anes.


"Tidak, ayok masuk." Ucap Deandra, lelaki itu berjalan lebih dulu. Sementara Anes menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Dua hanya berdua di villa seperti ini mau ngapain, omay Dean ngadi-ngadi ini orang." Ucap Anes, seketika tubuh Anes panas dingin mengingat apa yang sudah ia dan Aleta lakukan terhadap Aiden dan juga Vee.


.


.


.


.


.


.


Deandra



Anes (Mode kaget, inget ulah nya yg dulu pernah ngerjain Aiden)



Villa



Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊