
Satu minggu berlalu di kediaman Anes terlihat Alexa yang berjalan menuruni anak tangga nampak nya gadis cantik itu baru saja bangun dari tidur siang nya, Cya tercengang melihat Alexa yang semakin hari semakin dewasa.
"Wahhh, kayaknya kak Anes dan kak Dean akan cepat memiliki menantu lagi." Ucap Cya.
"Hah, siapa Alden belum punya pacar Cya jangan ngadi-ngadi kamu." Ucap Anes.
"Ck, yang bilang Alden siapa?" Ucap Cya.
"Ya terus siapa kalau bukan Alden." Balas Anes, Cya tertawa kecil begitupun dengan Elang.
"Lupa kak kalau kalian memiliki seorang anak gadis." Ucap Cya.
"Waaah, gak dulu deh kalau yang itu daddy nya posesif." Ucap Anes.
"Loh kan wajar kalau aku posesif Alexa itu anak gadis bagaimana kalau ada yang berniat jahat?" Ucap Deandra.
"Apa sih ini rame banget pake sebut-sebut nama aku segala lagi." Ucap Alexa.
"Kata daddy kamu mau di nikahin xa." Ceplos Alden membuat Deandra melotot.
"H-hah, apaan gak ya aku masih sekolah lagian aku ingin seperti kak Cya kejar karier dulu." Ucap Alexa.
"Anak cewek gak usah kerja kata daddy nikah saja." Ucap Alden lagi, jangan heran karena saat ini Alden sedang mode on untuk menjahili Alexa.
"Gak ya gak ada daddy ngomong gitu." Ucap Deandra.
"Parah banget mom daddy gak mau ngaku." Ucap Alden.
"Jangan macem-macem kamu al daddy coret dari kartu keluarga mau?" Ucap Deandra, Alden dan yang lainnya tertawa.
"Haha santai dad serius amat." Ucap Alden.
"Ngomong-ngomong kalian bentar lagi kan lulus sekolah mau di lanjut kemana?" Ucap Cya.
"Aku mau lanjut kuliah di L* kak." Jawab Alden.
"Kalau kamu xa mau lanjut kuliah kemana?" Ucap Cya.
"Yaah, pake ditanya kemana lagi kalau bukan ngejar cinta oppa-oppa nya." Ledek Alden lagi.
"Whaha, gak ngejar cinta oppa-oppa lah yakali." Ucap Alexa tertawa.
"Jadi kamu mau kemana xa?" Ucap Cya.
"Kalau aku si pengen nya ke Kor*a kak tapi tergantung daddy dan mommy ngasi ijin apa enggak." Ucap Alexa.
"Kalau kamu pisah sama Alden yang nanti jagain kamu siapa?" Ucap Cya.
"Dibilang Alexa mau cari oppa-oppa gak percaya, nanti si oppa di suruh buat jadi bodyguard nya Alexa." Ucap Alden, kali ini tidak hanya Alexa yang tertawa tapi Deandra juga ikut tertawa.
"Waaah bisa dicoba tuh." Ucap Alexa.
"Jangan kaget ya El mereka emang suka melewati batas normal kalau becanda." Ucap Anes.
"Iya kak gak apa-apa lagian lucu juga jadi rame." Ucap Elang, merekapun tersenyum senang karena Elang ikut terbawa suasana.
Malam hari Alexa memutuskan untuk masuk ke kamar Cya kebetulan saat itu Elang sedang tidak berada di kamar, saat membuka pintu kamar Cya Alexa mengintip terlebih dahulu.
"Ada apa xa masuk saja kak Elang lagi pergi sama daddy dan Alden." Ucap Cya.
"Hehe, aku ganggu kakak gak?" Tanya Alexa.
"Enggak kenapa ada yang mau kamu bicarakan?" Balas Cya membenarkan posisi duduk nya.
"Enggak si aku cuma mau cerita aja sama kakak." Ucap Alexa.
"Yasudah kesini duduk dekat kakak." Ucap Cya, Alexa pun mengangguk dan duduk di samping Cya.
"Kak perut kakak sudah mulai membuncit." Ucap Alexa.
"Iya nih nanti juga Alexa kalau sudah nikah seperti ini." Ucap Cya, Alexa tertawa kecil mendengar nya.
"Kakak kok bisa menerima kak Elang secepat itu?" Tanya Alexa.
"Ya bisa Elang kan baik jadi gak ada alasan untuk kakak gak suka sama dia." Ucap Cya.
"Enak ya kak kalau hati sudah bisa di ajak berdamai." Ucap Alexa.
"Ya enaklah kita nya juga bisa bahagia, kenapa kamu belum bisa lupain Bian?" Ucap Cya.
"Enggak aku udah lupa sama Bian, hanya saja aku berpikir adakah laki-laki yang akan membuat aku tertarik." Ucap Alexa.
"Pasti ada xa dan harus ada kakak yakin kamu bisa, lebih dewasa sedikit tidak apa-apa asal itu bisa membuat kamu bahagia." Ucap Cya, Alexa terdiam mendengar perkataan Cya.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊