
Setelah acara pesta selesai Anes dan yang lain kembali ke kamar mereka masing-masing, saat itu hanya Ike yang masih di aula karena ia memutuskan untuk duduk sejenak sebelum kembali ke kamar nya.
Namun dari kejauhan Ike melihat seorang wanita yang berjalan terburu-buru mendekati ke arah nya, Ike memicingkan matanya apakah itu tamu undangan? Tapi sepertinya bukan karena semua tamu juga sudah pulang.
Saat orang itu semakin mendekat barulah Ike tahu siapa wanita itu, Ike berdiri untuk menyapa namun hal mengejutkan yang ia dapatkan.
"Nona." Sapa Ike, bukannya membalas namun orang itu malah melayangkan t*mp*ran ke pipi mulus nya.
Plaaakk... Suara yang sangat nyaring bahkan wajah Ike saja sampai terhempas ke samping.
"Assshh, apa yang anda lakukan?" Tanya Ike mulai kesal, sebenarnya Ike bukan tipe orang yang mudah marah tapi kali ini ia sedang merasa lelah prasaan nya campur aduk di tambah lagi dengan wanita yang datang dan tiba-tiba menamp*r nya
"Kau masih bertanya apa yang aku lakukan hmmm, setelah nona mu merebut Dean aku masih memakluminya tapi sekarang para pelayan nya pun ikut menikahi teman-teman Dean." Sengit nya.
"Kau harus tahu aku tidak menginginkan pernikahan ini nona." Lirih Ike.
"Kau tidak menginginkan nya tapi kau tetap menikahi Joe, karena apa? Apa karena nona kamu yang memerintah nya? Apakah kamu bekerja dengan Anes untuk menjadi sebuah boneka?" Sengit Intan, ia merasa sakit hati beberapa hari yang lalu Joe mengatakan ia tidak bisa bersama dengan Intan karena Intan bukan tipe idealnya.
Tapi saat Intan berada di luar kota ia harus menerima kenyataan jika Joe justru malah menikahi Ike yang tak lain pelayan pribadi Anes, Intan merasa harga dirinya terluka.
Disaat profesi nya yang seorang model kini kalah oleh Ike yang hanya seorang pelayan, jika yang menikah dengan Joe wanita seperti Anes mungkin Intan tak akan semarah ini dan merasa sadar jika posisinya dibawah wanita itu tapi ini Ike? Apakah Joe tidak salah menikahi Ike?
"Jaga bicaramu nona." Ucap Ike.
"Kamu yang seharusnya menjaga sikapmu, siapa kamu hah? Kamu tahu Joe menolak ku dengan begitu saja tapi kau? Kau malah menjadi wanita yang dinikahi nya." Ucap Intan, Ike menunduk ia merasa sakit hati dengan semua ini.
Tapi asal Intan tahu meskipun Ike hanya seorang pelayan ia juga berpendidikan tinggi, karena Dean dan orang tuanya membiayai Ike.
Karena itulah Ike ingin mengabdi kepada keluarga Dean, berkali-kali tuan Gavriel menawarkan pekerjaan lain namun Ike menolaknya ia cukup sadar diri akan hal itu.
"Intan." Lirih Joe, lelaki itu kembali untuk mencari keberadaan Ike yang tak kunjung kembali ke kamar.
"Joe kenapa kau jahat sekali." Lirih Intan.
"Intan saya sudah mengatakan jika saya tidak akan menjalin hubungan dengan kamu." Ucap Joe.
"Yes i know, tapi kenapa harus Ike Joe? Aku sakit aku kecewa melihat semua ini." Lirih Intan, disaat mereka sedang berdebat karena Intan yang merasa tidak terima.
Di tempat lain Nana menghampiri Anes dan mengatakan jika Intan datang lalu menyerang Ike, Nana tahu itu karena ada salah satu karyawan hotel yang memberi tahu nya.
Mendengar hal itu tentu saja Anes dan Deandra langsung keluar dari kamar, kedua pasangan suami istri itu sudah bersiap untuk tidur bahkan mereka sudah memakai pakaian dinas mereka masing-masing.
"Memangnya ada apa dengan Ike saya mencintai nya apakah ada yang salah?" Ucap Joe.
"Joe come on aku juga mencintaimu." Lirih Intan, Ike merasa kepalanya pusing marah, kecewa sakit hati tercampur menjadi satu.
Saya tidak mencintai kamu maaf." Ucap Joe.
"Apa istimewanya dia?" Tanya Intan dengan mata berkaca-kaca.
"Dia berbeda kau tahu, disaat yang lain ingin bersamaku hanya dia yang menolak. Dia tidak melihat apa yang aku miliki, maka dari itu aku menginginkan nya dia begitu istimewa untukku." Ucap Joe, membuat Intan semakin marah.
"Dia hanya seorang pelayan Joe Wijaya." Teriak Intan.
"Dia memang hanya seorang pelayan Intan tapi setidaknya dia memiliki attitude yang baik, dan tidak memandang rendah profesi orang lain." Ucap Anes, membuat Joe, Intan dan Ike menoleh menatap Anes yang berjalan mendekati mereka.
"Dia baik, lugu, dan sopan satu lagi dia selalu bisa mencairkan suasana menjadi ramai dan membahagiakan bukankah wajar jika Joe menyukai nya." Ucap Anes.
"Nona setelah dulu anda membuat saya pergi ke luar negeri untuk menjadi model dengan iming-iming karier yang bagus, yang ternyata anda malah menikahi lelaki yang saya cintai itu tidak masalah bagi saya. Saya sadar anda berada jauh di atas saya, wajar jika Deandra menyukai anda. Tapi kenapa anda mengulangi semua itu dengan Joe yang menikahi Ike?" Lirih Intan, Anes memicingkan matanya mendengar perkataan Intan.
"Intan tunggu saya tidak pernah mengirim kamu ke luar negeri, pada saat itu perusahaan di pegang penuh oleh Axel dan Aleta dan pada saat itu saya masih berada di negara K. Saya kembali sebelum kakak saya menikah mungkin Aleta pernah meminta pendapat kepada saya, tapi saya tidak memberikan pendapat apapun saya hanya mengatakan semua itu terserah Aleta dan Axel." Ucap Anes Intan terdiam mendengar perkataan Anes.
"Dan apa tadi kamu mengatakan saya mengulangi kejadian itu? Kamu ke luar kota karena ada ikatan kerja sama dengan perusahaan milik suami saya Deandra, jadi bukan saya yang melakukan ini. Intan Joe tidak menyukai kamu sekalipun kamu memaksa nya dia tidak akan bahagia dengan kamu." Ucap Anes, Intan menatap Anes dengan air mata yang mengalir deras di pipinya.
"Apakah saya tidak pantas bahagia?" Tanya Intan, Dean memasang wajah datar nya.
"Tidak ada yang mengatakan itu, kamu bisa bahagia dengan kehidupan kamu." Ucap Anes.
"Tapi saya mencintai Joe nona tidak bisakah saya memiliki nya?" Lirih Intan.
"Joe sudah menikah dan memiliki istri aku rasa itu tidak mungkin." Ucap Anes.
"Saya rela jadi yang kedua." Lirih Intan membuat Ike mendongak, Ike menatap benci Intan dan Joe.
"Saya tidak mau." Balas Ike, membuat semua orang menatap nya.
"Kenapa? Bukankah lelaki bisa memiliki dua istri?" Ucap Intan.
"Tapi saya tidak mau jika kamu menginginkan Joe, dan Joe menginginkan kamu maka tinggalkan saya bukankah itu mudah." Teriak Ike, emosinya mulai meledak.
"Tidak saya tidak akan meninggalkan Ike." Ucap Joe.
"Joe come on." Lirih Intan.
"Pergi dari sini saya tidak ingin melihat wajah kamu lagi." Ucap Joe, lelaki itu pergi dengan menarik tubuh Ike dan menggendong nya menuju kamar.
Sementara Ike memberontak dan menangis ingin di lepaskan, kenapa pernikahan nya malah seperti ini. Ini sangat menyakitkan untuk Ike, dan Anes menatap tajam Intan ia akan menyelesaikan ini nanti.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊