
Keesokan harinya Alexa, Ara, dan Nadiza terbangun dari tidurnya ketiga gadis cantik itu terduduk di atas tempat tidur.
"Aaah rasanya aku masih mengantuk." Gumam Nadiza, membuat Alexa menoleh menatap Diza yang kembali berbaring.
"Kenapa masih mengantuk bukankah tidur kita cukup?" Ucap Ara.
"Aku tidak bisa tidur semalaman." Ucap Nadiza.
"Yasudah kamu tidur saja aku dan Ara akan keluar dari kamar." Ucap Alexa, sontak saja Nadiza membuka kembali matanya.
"Apa yang akan kalian lakukan pagi-pagi seperti ini?" Tanya Diza.
"Barmain atau berenang." Ucap Ara.
"Aku tidak mengajak kamu bukan berarti aku melarang kamu untuk ikut, bangun dan ayok pergi." Ucap Alexa, Nadiza mengangguk dan tersenyum lalu turun dari tempat tidur nya.
"Kita mau kemana sih kenapa dari tadi jalan dan tidak sampai-sampai." Ucap Nadiza.
"Kita mau pergi ke mars." Ceplos Ara membuat bola mata Nadiza membulat sempurna.
"Ngarang kamu ya." Ucap Nadiza.
"Ya lagian kakak gak lihat kita mau ke dapur pake nanya." Ucap Ara, Diza mencebikan bibirnya membuat Ara dan Alexa tertawa kecil.
Dan saat sampai di dapur mereka mendengar kehebohan karena mama yang sedang melakukan panggilan video dengan Cya, Alexa berlari mendekati Oma nya.
"Kak Cya." Panggil Alexa, ada Alden juga disana.
"Aaaa adikku sayang, kenapa kamu pergi liburan tanpa kakak hmmmmm? Udah gak sayang sama kakak?" Ucap Cya.
"Ish bukan begitu aku juga tidak tahu jika kakak tidak ikut." Ucap Alexa.
"Uang kakak sudah banyak kenapa masih bekerja juga, apa kakak tidak lelah terlalu banyak menimbun uang?" Ucap Alden, Cya tertawa kecil mendengar perkataan Alden.
"Kakak kerja untuk membelikan apa yang kalian mau." Ucap Cya, Alexa dan Alden memutar bola matanya.
"Kami tidak butuh uang kakak kami hanya ingin kakak ada bersama kami." Ucap Alexa, membuat Cya yang berada di sebrang telepon terdiam.
"Lupakan itu sayang, Alexa dan Alden nanti kakak pulang mau di bawain apa?" Ucap Lucya.
"Boleh dong bawain oleh-oleh yang banyak." Goda Nana yang ikut menimbrung.
"Nah iya jangan lupa aku juga ya nitip si tapi kalo gratis gapapa rejeki itu gaboleh di tolak." Ucap Ike ikut menggoda Cya.
"Mon maap ni ya yang tua-tua bisa ngalah dulu gak, aku nanya buat anak-anak nya bukan mami-mami nya." Ucap Cya.
"Ya apa bedanya emang?" Ucap Nana.
"Mami nya bisa beli sendiri ya kan kalau anak-anaknya gak bisa." Ucap Cya, Anes tertawa kecil lalu menatap Cya yang ada di layar ponsel mama Dean.
"Gak usah bawa oleh-oleh kakak lebih suka kamu pulang dengan selamat Cya." Ucap Anes, mata Cya berkaca-kaca mendengar perkataan Anes.
Selama ini memang Anes yang memperhatikan Cya dalam segala hal, Cya saja sampai bingung karena saat ini posisi nya malah seperti anak sulung Anes.
"Iya Cya pulang kok Cya selesaikan dulu pekerjaan disini setelah itu pulang." Ucap Cya, Anes dan mama mengangguk.
"Jaga kesehatan kamu sayang ingat jangan makan sembarangan." Ucap mama.
"Gak ada makan pedas gak boleh makan terlalu banyak." Tambah Anes, Cya mengangguk dan tertawa kecil.
"Kak." Panggil Cya.
"Apa sayang." Sahut Anes, wanita itu duduk di samping mama dengan memakan buah apel.
"Pengen ikutan ish." Lirih nya.
"Yasudah pulang saja kalau begitu." Ucap Anes.
"Enggak bisa loh pekerjaan Cya masih banyak." Rengek nya.
"Kakak gak nyuruh kamu kerja itu kemauan kamu sendiri, kakak sudah bilang kamu diam di rumah nunggu pangeran datang untuk melamar kamu nya gak mau." Ucap Anes, Ike dan Nana tertawa mendengar perkataan Anes.
"Kakak mulai nih apa-apa pangeran dibilang aku gak mau, aku takut tinggal jauh sama kakak." Ucap Cya.
"Gak usah manja sama mommy bisa enggak nanti Daddy marah, aku saja capek debat rebutan mommy sama Daddy." Ucap Alexa, Cya tertawa begitupun dengan yang lain.
"Daddy kamu kalau kakak tukar tambah sama tutup galon mau gak xa, kalo mau nanti kakak tukar tambah." Ucap Cya, Alexa tertawa mendengar perkataan Cya.
"Gak lah nanti Daddy aku jadi benda mati, tar yang kasi aku uang jajan siapa." Kekeh Alexa.
"Enggak mau aku." Ujar nya, Cya tersenyum menatap Alden dan Alexa.
Dan tak lama kemudian Cya mematikan panggilan telepon nya karena ia harus bersiap-siap untuk pergi bekerja, Anes juga mengiyakan hal itu ia tak mau membatasi pergerakan Lucya.
"Eh anak-anak sudah pada bangun mau sarapan apa sayang?" Ucap Anes mengelus kepala Alden, Alexa, Ara, Ardan dan Nadiza.
"Tentu saja sarapan makanan mom." Ucap Alden.
"Iya mommy tahu, Alexa mau sarapan apa?" Tanya Anes.
"Aku ingin sosis saja mom." Ucap Alexa, Anes mengangguk lalu menatap Alden dan Nadiza.
"Kalian?" Tanya Anes.
"Samakan saja mom." Ucap Alden, Anes mengangguk dan kini menatap Nadiza.
"Diza mau sarapan apa nak?" Tanya Anes.
"Roti bakar saja tante." Ucap Nadiza, Anes mengangguk mengiyakan.
"Pagi sayang." Ucap Deandra yang baru terbangun.
"Pagi Daddy." Balas Alden.
"Dad tadi kak Cya video call dengan Oma katanya kenapa Daddy berlibur tanpa kakak." Ucap Alexa.
"Kakak kamu terlalu sibuk sudah dibilang jangan bekerja tapi ngeyel, yasudah Daddy tinggal saja." Ucap Deandra, lelaki itu menuangkan air kedalam gelas dan meneguk nya.
"Mau teh atau kopi sayang?" Ucap Anes.
"Teh saha honey." Ucap Deandra, Anes mengangguk sementara Ike dan Nana tersenyum karena Dean dan Anes tidak malu menunjukkan kemesraan nya.
"Apakah kakak akan segera pulang?" Ucap Alexa.
"Tentu saja jika tidak pulang nanti Daddy suruh orang untuk menjemput nya." Ucap Deandra, Alexa tertawa sementara Nadiza gadis itu hanya tersenyum saja begini ternyata rasanya berkumpul dengan keluarga.
"Ini teh nya." Ucap Anes.
"Emmm, makasih." Ucap Deandra.
"Hmmm." Balas Anes.
"Daddy aku ingin bermain ke pantai." Ucap Alexa menunjuk pantai yang berada di samping tak jauh dari villa tempat mereka tinggal.
"Iya sayang tapi kamu harus sarapan dulu setelah itu kita pergi ke pantai." Ucap Deandra, Alexa mengangguk dan tersenyum manis.
"Eumm oke." Ucap Alexa.
"Om." Panggil Nadiza.
"Iya za." Sahut Deandra.
"Diza boleh ikut gak?" Tanya nya.
"Tentu tapi kamu juga harus sarapan dulu, nanti kita pergi bersama dengan Alexa ya." Ucap Deandra, Nadiza mengangguk senang sementara mama tersenyum bahagia saat Deandra bisa menerima kenyataan jika Nadiza juga sama seperti Kenzie keponakan nya.
"Makan yang banyak ya." Ucap Anes, anak-anak pun mengangguk senang.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊