Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 276


Siang hari Cya dan Elang kembali bertemu di sebuah restoran mewah, Cya melipat kedua tangannya di atas meja dan menatap Elang dengan serius.


Sementara Elang memperhatikan wajah cantik Cya dengan seksama, ia tak menyangka jika di lihat dari dekat kecantikan Cya terlihat begitu jelas.


"Apakah wanita ini nyata? Kenapa wajah nya begitu menarik seperti boneka hidup." Batin Elang.


"Kenapa kamu menatapku seperti itu?" Tanya Cya.


"Tidak apa-apa, sebenarnya kenapa kau mengajakku bertemu?" Ucap Elang.


"Ah itu, aku ingin menanyakan soal pernikahan_" Ucapan Cya terhenti, karena Elang tersenyum miring kepadanya.


"Pernikahan? Apakah kamu ingin pernikahan kita di percepat?" Ucap Elang.


"Aku? Kenapa jadi aku." Ucap Cya.


"Tentu saja kamu karena kamu yang mengajakku membahas nya." Ucap Elang, Cya menghela nafas nya dan menatap Elang.


"Aku kesini ingin menanyakan kenapa kamu meminta pernikahan kita di percepat." Ucap Cya.


"Kapan aku meminta itu?" Ucap Elang.


"Elang ayolah papi kamu datang ke kantor kak Dean, dan dia mengatakan jika kamu ingin pernikahan ini di percepat." Tegas Cya, Elang yang mendengar itu menganga.


"Cya aku memang ingin pernikahan ini terjadi, tapi jika untuk di percepat aku belum_" Elang tidak melanjutkan perkataannya, ia teringat saat dirinya berdebat dengan sang papi.


"Ahh sh*iitttt." Umpat nya, Cya menatap Elang dengan tatapan bingung nya.


"Ada apa?" Tanya Cya.


"Tidak ada apa-apa, sebaiknya kita pulang sekarang aku akan mengantarkan kamu ke kantor." Ucap Elang.


Cya merasa Elang sedang menyembunyikan sesuatu pun tersenyum tipis, tak lama Cya bangun dari duduknya dan menatap Elang.


"Aku bisa pulang sendiri kamu tidak perlu repot-repot mengantar aku." Ucap Cya.


"Cya tidak aku akan mengantarkan kamu." Ucap Elang memaksa.


"Elang cukup aku tidak suka di paksa jadi aku akan pergi sendiri." Ucap Cya, Elang diam dan hanya bisa mengangguk saja.


"Hmmm, baiklah jika begitu." Ucap Elang, lelaki itu menatap kepergian Cya dan mengusap wajahnya kasar.


"Tuan Mahendra ini benar-benar membuatku selalu salah di mata Cya, bahkan sebelum menikah pun dia membuat aku terlihat salah di mata Cya." Geram Elang.


Sementara itu di sebuah sekolah elite terlihat Alexa yang sedang berjalan memegang minuman, dan tiba-tiba saja seseorang menabraknya hingga minuman itu tumpah mengenai baju Alexa.


"Assshh, kamu punya mata gak si kalau jalan liat-liat bisa kan." Ucap orang yang menabrak Alexa.


"Yang salah itu kamu dimana-mana jalan itu selain pake mata ya pake kaki, kamu yang jalan gak bener tiba-tiba nabrak aku sampai minuman aku tumpah dan sekarang kamu juga yang marah-marah." Ucap Alexa.


"Waaah Alexa jangan mentang-mentang banyak yang suka sama kamu, kamu jadi seenaknya kaya gini." Ujar nya.


"Loh yang mentang-mentang siapa aku tanya, lagian kamu ada masalah apa sih sama aku hmmm." Ucap Alexa.


"Alexa." Panggil Vani, gadis cantik itu tercengang melihat baju Alexa yang basah dan kotor akibat terkena minuman.


"Ko baju kamu kotor kaya gini xa." Ucap Vani.


"Iya gara-gara cewek satu ini Van, dia yang nabrak sampai bikin baju aku kotor tapi dia juga yang marah-marah." Ucap Alexa.


"Waaah Alexa aku gak nyangka kamu jago nuduh juga ya." Ucap wanita itu.


"Nuduh apa si aku gak nuduh ya, apa yang aku omongin itu benar." Ucap Alexa.


"Amel kamu ada masalah apa si sama Alexa, selama ini Alexa gak pernah ganggu kamu ataupun teman-teman kamu." Ucap Vani.


"Loh yang bilang Alexa ganggu aku siapa?" Ucap Amel, ya Amel adalah teman satu sekolah Alexa.


"Ya kalo kamu ngerasa aku gak pernah ganggu siapa-siapa kenapa kamu kaya gini." Kesal Alexa, ingat meskipun Alexa tahu jika sang mommy sangat bar-bar namun ia tak mau membuat masalah yang akan menyeret nama mommy dan Daddy nya.


Apalagi selama ini satu sekolah tidak tahu jika mommy Alexa dan mommy Alden itu sama, Alexa menatap kesal Amel.


"Bian? Tapi Bian gak pernah ngomong kalau dia punya pacar." Ucap Alexa.


"Apa yang dikatakan Alexa benar Mel, kamu juga gak bisa cuma salahin Alexa kamu juga harus salahin Bian lah." Ucap Vani, sampai tiba-tiba Ara muncul di tengah-tengah perdebatan Vani, Alexa dan Amel.


"Ada apa nih, kakak kenapa baju kakak kotor kaya gitu." Ucap Ara, nah ini yang suka sekali membela Alexa kebar-baran Ara yang entah menurun dari mana.


"Kamu gak usah ikut campur ya anak kecil." Ucap Amel.


"Waaah apa-apaan nih aku baru datang dan kamu bilang aku anak kecil? Wahh iya aku anak kecil dan kamu tante-tante." Ucap Ara.


"Heh jaga mulut kamu ya Ra yang sopan kalau ngomong." Ucap Amel.


"Ada apa nih ribut-ribut Alexa kenapa baju kamu basah?" Tanya Bian, ya Bian adalah teman satu kelas dengan Alden kakak Alexa.


"Gak apa-apa." Ucap Alexa menjawab pertanyaan Bian.


"Mel ini pasti ulah kamu kan." Ucap Bian.


"Apaan sih honey itu bukan salah aku, dia nya aja yang gak hati-hati." Ucap Amel.


"Bohong ini semua gara-gara Amel, baju Alexa basah dan kotor itu karena Amel." Ucap Vani.


"Kamu gak usah asal ngomong ya van jelas-jelas Alexa yang salah." Ucap Amel membela diri.


"Xa are you ok?" Tanya Bian, tanpa menjawab Alexa pergi dari hadapan Bian dan yang lainnya.


"Alexa tunggu xa." Panggil Vani.


"Kamu ya Mel aku gak akan tinggal diam." Ucap Ara.


"Apa sih." Ucap Amel, di toilet Alexa membersihkan baju nya dan Vani membantu Alexa.


"Xa are you ok? Xa jangan percaya apa yang Amel omongin ya, xa Bian gak mungkin mau sama Amel percaya sama aku xa." Ucap Vani.


"Van aku gak apa-apa lagian itu hak Bian mau sama siapa, kamu gak usah khawatir oke." Ucap Alexa.


"Kak Exa." Panggil Ara.


"Hmmm." Sahut Alexa.


"Ini kakak ganti baju dulu ya, tadi aku minta ini sama kak Alden." Ucap Ara.


"Ara kenapa kamu bilang sama Alden." Ucap Alexa, biar bagaimanapun juga Alden selalu tidak terima jika ada yang menyakiti Alexa.


"Aku gak bilang kok, tadi aku cuma bilang kalau baju kakak kotor karena gak sengaja ketumpahan minuman. Tapi aku gak bilang itu semua gara-gara Amel." Ucap Ara.


Alexa pun mengangguk dan mengganti pakaian nya, Ara dan Vani saling bertatapan karena bingung dengan sikap Alexa yang terlalu baik.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊