Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 302


Keesokan harinya saat akan pergi ke sekolah Alexa berlari mengejar Alden,sementara Alden terus saja berjalan keluar rumah sampai membuat Alexa kesal karena sang kakak tidak memberhentikan langkah kaki nya.


"Alden berhenti." Teriak Alexa, mendengar teriakan adiknya Alden pun berhenti dan menatap Alexa yang terlihat terengah-engah.


"Kamu ngapain lari-lari Alexa?" Tanya Alden dengan bingung, sementara wajah Alexa terlihat merah karena menahan kesal kepada kakak nya.


"Yaaaakkk, bisa-bisanya kamu bertanya polos seperti itu." Ucap Alexa.


"Ck, kamu kenapa?" Ucap Alden.


"Alden aku berlari dari kamar sampai kesini itu karena aku mengejar kamu." Ucap Alexa.


"Kenapa kamu ngejar aku?" Tanya Alden, Alexa memicingkan matanya dan tersenyum penuh arti.


"Alexa wajah mu sangat mencurigakan." Ucap Alden.


"Waaahh, Alden kamu benar-benar menyebalkan." Balas Alexa.


Dan tak lama kemudian Anes pun muncul melihat kedua anaknya sedang berdebat, Anes menghela nafasnya karena kedua anaknya kumat lagi dalam perdebatan setelah beberapa bulan ini terlihat akur.


"Kalian ini bukannya pergi ke sekolah ini kenapa malah berdebat." Ucap Anes.


"Alden nih mom dia sangat menyebalkan." Ucap Alexa.


"Loh kenapa jadi aku?" Tanya Alden.


"Ya karena memang ini kesalahan kamu." Ucap Alexa.


"Apapun masalahnya tetap saja laki-laki yang salah." Cetus Alden, dari pada berdebat Alden memilih untuk pergi saja ke sekolah.


"Yaaak, mommy kenapa Alden malah meninggalkan aku." Kesal Alexa, Anes tertawa melihat kekesalan putrinya.


Di kediaman Cya dan Elang terlihat Cya yang sedang duduk bersantai di taman belakang rumah, karena setelah selesai sarapan dan mengantar suaminya keluar untuk pergi ke kantor Cya langsung pergi ke taman tanpa masuk dulu kedalam rumah.


"Ahhh, bosan sekali hanya diam di rumah saja." Ucap Cya, wanita itu duduk dengan mengusap perutnya yang masih terlihat rata.


Namun tiba-tiba saja Cya teringat dengan Alexa yang sudah tumbuh dewasa, Cya berpikir bagaimana kehidupan Alexa? Apakah adik kecil nya itu bisa bersama dengan Bian, ya Cya memang tahu jika Alexa pernah menyukai Bian.


"Apa aku hubungi saja ya." Gumam nya.


"Tapi ini jam nya Alexa sekolah." Ucap Cya yang bermonolog pada dirinya sendiri.


"Kalian kenapa liatin aku kaya gitu?" Tanya Alexa.


"Gak apa-apa." Jawab Vani, sementara Ara yang memiliki rasa penasaran dan rasa kepo yang tinggi memutuskan untuk memberikan pertanyaan kepada Alexa.


"Kak Ara mau tanya deh sama kakak boleh gak?" Ucap Ara, Vani dan Alexa saling menatap satu sama lain lalu mengalihkan tatapan mereka kepada Ara.


"Ra kalau kamu mau kasi pertanyaan sama seperti apa yang kamu tanyakan kepada Vani, aku sudah punya jawaban nya sendiri ra." Ucap Alexa, gadis cantik itu sudah bisa menebak apa yang akan di tanyakan oleh Ara.


"Benarkah? Kalau begitu kakak jawab apakah kakak tidak memiliki kekasih atau lelaki yang kakak sukai di sekolah ini?" Ucap Ara.


"Enggak, gak ada yang aku suka di sekolah ini." Balas Alexa.


"Kenapa? Bukankah jika di perhatikan banyak laki-laki yang berusaha mendekati kakak." Ucap Ara.


"Ra gak semua orang bisa aku suka apalagi sebelumnya aku pernah kecewa sebelum memiliki." Ucap Alexa.


"Benar itu ra, gak mudah untuk Alexa menyukai orang baru sementara dia pernah kecewa sampai merasa ilfeel." Ucap Vani.


'Itu dia yang Ara maksud kak, kalau misalnya ada yang kak Alexa suka Ara akan minta kak Exa untuk memikirkannya seribu kali." Ucap Ara, Alexa pun tertawa mendengar perkataan Ara.


'Haha, bisa saja kamu." Ucap Vani, Ara pun ikut tertawa mendengar ucapan Vani.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen ya komen dan vote nya 🙏😊