
Keesokan paginya Deandra masih terlelap di sofa, Anes mengerjapkan matanya karena mendengar suara tangis bayi. Wanita itu menatap jam yang masih menunjukkan pukul 05:30 pagi, Anes menatap nanar bayi nya ia bingung harus bagaimana.
"Selamat pagi nona." Ucap Ike dan suster, yang membuat Anes terkejut karena ini masih terlalu pagi.
"Pagi ke kalian kesini?" Tanya Anes, Ike dan suster mengangguk.
"Iya nona kita kesini soalnya semalam tuan muda yang meminta kita untuk kesini pagi-pagi." Ucap Ike, Anes tersenyum manis kepada Ike.
"Dimana Cya?" Tanya nya, ia khawatir jika Cya di tinggal sendirian.
"Nona Cya ada di rumah nona hari ini akan pergi ke sekolah, tapi Ike dan suster sudah menyiapkan semuanya." Ucap Ike, Anes mengangguk dan menatap Ike yang menggendong bayi nya.
"Nona siapa nama bayi perempuan ini?" Tanya Ike.
"Alexa ke namanya." Ucap Anes, Ike mengangguk dan menatap bayi itu dengan tersenyum manis.
"Cantiknya sama seperti nona." Ucap Ike.
"Kalau yang laki-laki ini siapa namanya nona?" Tanya suster.
"Namanya Alden sus." Balas Anes, suster pun mengangguk dan tersenyum manis.
Mendengar seperti ada orang yang berbincang Deandra pun terbangun dan mengerjapkan matanya, dia menatap Ike dan suster yang sedang menggendong bayi nya.
"Kalian sudah datang." Ucap Deandra.
"Sudah tuan maaf jika kami mengganggu tidur anda." Ucap Ike.
"Tidak saya sama sekali tidak terganggu." Ucap Deandra, Ike mengangguk dan kembali menatap bayi Anes.
"Pagi sayang." Ucap Dean, ia mengecup kening istrinya dengan lembut.
"Hmmm, kamu ke kantor hari ini?" Tanya Anes, Dean menatap Anes dan menangkup wajah cantik Anes.
Ike yang melihat itu langsung membalikkan tubuhnya begitupun dengan suster, ia tak ingin melihat pemandangan itu di pagi hari.
"Apakah aku boleh pergi ke kantor?" Tanya Dean, Anes tersenyum manis dan memeluk pinggang suaminya.
"Tentu lagi pula hari ini kamu ada meeting di kantor." Ucap Anes, Deandra menatap Anes yang tidak pernah membuat nya bosan.
"Setelah selesai meeting aku akan langsung pulang oke, sekarang aku mau mandi dan bersiap-siap dulu." Ucap Deandra.
"Hmmm." Balas Anes.
"Tuan pakaian yang tuan minta sudah Ike letaknya di dekat meja." Ucap Ike, Deandra mengangguk dan pergi dari hadapan para wanita itu.
...
Siang hari Cya datang ke rumah sakit dan langsung memeluk Anes, disana ada Nana, Ike, dan suster yang menemani Anes.
"Kakak rumah terasa sepi karena kakak tidak ada." Ucap Cya.
"Hmmm, benarkah seperti itu." Ucap Anes mengusap lembut wajah Cya.
"Tentu saja benar aku tidak ada teman bercanda lagi." Ujar nya, Anes tertawa kecil begitupun dengan Nana, Ike dan suster.
Saat mereka sedang berbincang pintu kamar rawat Anes terbuka, terlihat para keluarga Anes yang datang mungkin akan menjenguk wanita yang baru saja melahirkan itu.
"Utukk-utuuukkk tayang maaf aku baru bisa datang." Ucap Aleta.
"Gak apa-apa kok ta aku tahu kamu sibuk ngurus baby Leo." Ucap Anes.
"Nona kalau begitu kami akan menunggu di luar." Ucap Ike.
"Eh jangan sudah disini saja tidak apa-apa." Ucap kakak ipar Anes.
"Tidak apa-apa nona kami akan menunggu di luar sekalian membeli makan siang." Ucap Ike lagi, Aleta tersenyum manis kepada Ike.
"Ke Deandra junior sudah launching ke." Ucap Aleta.
"Double kill ternyata nona dikasi bonus Aneska junior." Ucap Ike, Aleta dan yang lain tertawa kecil.
"Satu tembakan dua cebong yang nyangkut ya ke." Ucap Aleta.
"CK, sukur-sukur dua bukan lima." Ledek adik ipar Anes, Alea tertawa dan di ruangan itu sangat ramai dengan tawa para mommy muda.
"Nes anak nya kok mirip Dean semua si." Ucap adik sepupu Anes.
"Iya Dean mah curang yang hamil kan aku tapi anak nya mirip dia semua." Protes Anes.
"Yasudah kalau begitu kami keluar dulu nona." Ucap Ike, Anes mengangguk hal itu membuat Cya sedikit bingung.
"Apakah Cya juga harus keluar?" Tanya nya, Anes tertawa kecil dan meminta Cya untuk duduk di sampingnya.
"Gak perlu Cya duduk disini saja temani kakak." Ucap Anes.
"Nes dia siapa?" Tanya Aleta.
"Ini adik sepupunya Dean ta, yaampun aku bersalah banget sama dia kemarin." Ucap Anes memeluk Cya.
"Kenapa?" Tanya Vee yang tak lain kakak ipar Anes.
"Karena kesakitan kan aku tarik baju dia sampai robek, dan lihat tangan nya sampai merah-merah karena kena cakaran aku." Ucap Anes mengelus tangan Cya.
"CK, jahat kamu nes." Ucap Adelle, wanita itu adalah istri dari Arka adik sepupu Anes.
"Gak gitu ih." Ucap Anes tertawa kecil.
"Cya bingung kenapa pas lahiran kakak kesakitan seperti itu, emang pas bikin gak nanya dulu apa gimana?" Ucap Cya, Aleta dan yang lain tertawa renyah mendengar perkataan polos Cya.
"Pas bikin hilang ingatan Cya sampe gak nanya-nanya dulu." Ucap Adelle.
"Lain kali minta cara lain biar gak sakit, Cya gak tega lihat kakak kesakitan kaya gitu." Ujar nya, wajah Anes merona mendengar ucapan Cya.
"Negosiasi sama Dean gak si Cya." Ucap Aleta.
"Nah iya bilang kak Dean jangan yang sakit pas lahiran." Ucap nya, Alea istri dari adik bungsu Anes tertawa ia tak menyangka Aleta meracuni kepolosan Cya.
"Ta cukup ta jangan nodai kepolosan Cya." Ucap Anes.
"Lagian si aneh-aneh aja kamu anak polos begini di aniaya." Kekeh Aleta.
"Oiya nama baby nya siapa kak?" Tanya Alea.
"Alden dan Alexa namanya." Ucap Anes.
"Ngikut keluarga mommy nya." Goda Aleta.
"Gak kok tengah dan akhirnya pake nama keluarga Dean." Ucap Anes.
"Masa?" Tanya Adelle.
"Hmmm, namanya Alden Livano Gavriel dan Alexa Liona Gavriel dell. Kalau Alexa itu namanya sama kaya Cya." Ucap Anes, Adelle menatap Cya yang sedang memainkan ponselnya.
"Cya nama kamu apa?" Tanya Aleta penasaran dengan nama gadis cantik itu.
"Lucya Liona Gavriel kak." Jawab nya, mereka ber oo ria mendengar nama Cya.
"Bagus ya namanya lucu." Ucap Alea.
"Alea anaknya cepetan lahir deh takut gak kebagian nama soalnya." Ucap Aleta, Anes tertawa kecil mendengar perkataan Aleta.
"Ngarang baru berapa bulan ini hamil nya." Kekeh Alea, Anes tersenyum manis menatap Alea yang mengelus perutnya.
"Ini namanya siapa?" Tanya Cya mengelus pipi gembul Varo.
"Giovaro Abrisham kak namaku." Ucap Vee menirukan suara anak kecil.
"Uwww nama dan wajah nya sama-sama tampan." Ucap Cya dengan gaya centil nya.
"Uwww boleh dong nanti kita jalan bareng." Ucap Vee, mereka semua tertawa bersama melihat kekonyolan itu.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊